Piala Walikota Semarang

MediaBnR-Semarang, gelaran Piala Walikota Semarang sukses hadirkan 1000 peserta, lomba yang digelar di taman wisata hutan kota Tinjomoyo Minggu 14 November 2021, menjadi saksi bergulirnya kembali event lomba burung pasca masa pandemik covid-19 dkota Semarang. Sempat vakum hampir kurang lebih 2 tahun lamanya gelaran lomba dibuka dengan dihadiri para tokoh perburungan dikota Semarang, meski bapak Walikota berhalangan hadir, pihak pemkot yang diwakili oleh Ibu Iin kepala dinas pariwisata serta Bapak. Wakapolsek Gunung Pati menjadi tanda pembuka gelaran lomba piala Walikota Semarang, ditemani oleh ketua umum Lindu Aji Bapak. Ikhwan dan berberapa perwakilan dari para pendukung acara seperti dari Twister, Nasmoco Pemuda, Sangkar Jendral dan Semarang 33 BC sukses digelar.



Gelaran lomba dibuka secara simbolis dengan menggantang burung branjangan sebagai tanda dimulainya piala Walikota Semarang. Dari 31 sesi yang dilombakan hampir terlihat penuh oleh para rekan kicau mania dari sekitaran kota Semarang. Sebagai EO Lindu Aji BC yang dikomandoi duet Mr. Andi LA dan Mr. Yoyok LA memberikan format baru dengan membatasi jumlah peserta hanya 40 gantangan setiap sesinya.” Ini bukan hal yang baru namun kita harus tetap patuh akan protokol kesehatan yang di anjurkan pemerintah agar pandemik covid-19 segera berakhir dan kita diperbolehkan lagi untuk menggelar latber maupun lomba berskala regional maupun nasional.”ucap Mr. Yoyok dan diamini oleh Mr. Andi La.

Megaloman salah satu gaco Kacer dari Mr. Han Semarang unjuk gigi dengan selalu berada di 3 besar podium teratas. Megaloman yang belum lama ini menjadi berita viral di channel youtube serta menjadi perbincangan para rekan kicau mania sewaktu lepas digelaran The Premiere Of Java dikota Magelang beberapa pekan yang lalu langsung tancap gas dengan torehan juara 3 dan 1 disesi kelas Kacer. Megaloman seakan tidak terpengaruh dengan kejadian yang menimpanya beberapa pekan lalu, dimana getah pulut yang pernah menempel ditubuhnya tidak meninggalkan trauma bagi Megaloman. Kinerja Megaloman tetap seperti biasanya, roll speed serta tembakan irama lagukasarnya tetap terasa syahdu ditopang volumenya yang keras menjad senjata maut yang mampu meruntuhkan hati para juri yang bertugas untuk memberikan bendera koncer untuk Megaloman. Mr. Budi Sarnuk sebagai mekanik tampak puas dengan kinerja Megaloman, senyum sumringah terpancar dari raut wajahnya saat Megaloman berhasil mendapatkan bendera koncer mutlak disesi ke 2 kelas Kacer.

Batosai Cucak Hijau milik Mr. Febby Intan Sakti BC curi perhatian dengan aksi jamtroknya, ditengah cuaca yang kurang mendukung Batosai tetap memberikan perlawanan berarti untuk memperebutkan mahkota kejuaraan. Mr. Febby memang mempersiapkan Batosai untuk turun berlaga di Piala Walikota Semarang, dengan gelontoran isian lagu yang dimiliki Batosai berhasil membawa 2 trophy kejuaraan kemarkas Intan Sakti BC. Batosai berhasl torehkan prestasi Nyeri dengan koleksi podium pertama di dua sesi yang ikutinya. Selain Batosai, beberapa gaco milik Mr. Febby tampil moncer sehingga kemenangan para gaco yang dimiliki memberikan piala juara BC untuk tim besutan Mr. Febby Intan Sakti BC.


Lama tidak terdengar dijagad perburungan, ternyata Mr. Yono Plaza masih menyimpan amunisi berbahaya, menurunkan Dragon Bela dikelas Anis Merah gaco dari Mr. Yono Plaza ini nyaris menorehkan raihan double winner. Torehan juara 2 disesi pertama dan berhasil membalikkan keadaan di sesi ke dua dengan tampil lebih impresif membuat Dragon Bela diganjar bendera A mutlak dan berhasil mengamankan podium sang juara. Dengan gaya nagen ngecun bongkar isian dengan gaya wiper kekanan dan kekiri Dragon Bela nampak enjoy menikmati atmosphere ketatnya persaingan lomba di sesi kelas Anis Merah. Mr. Johan sang mekanik akan mempersiapkan Dragon Bela untuk berlaga dievent-event bergengsi lainnya.

Aksi tidak terduga dilakukan besutan tim Halilintar BC dengan gaco andalannya Cemplon, diluar prediksi para rekan kicau mania. Cemplon berhasil merangsek di sesi kelas Cucak Hijau partai utama dengan menjadi kampium juara. Mr. Ciner selaku mekanik seakan tidak percaya bahwa Cemplon mampu menjadi kuda hitam di piala Walikota Semarang. Aksi full jamtrok tidak pelit dalam menggelontorkan tembakan irama lagu menjadi senjata untuk menghantarkan Cemplon ke podium tertinggi.

Di penghujung acara, Mr. Andi LA dan Mr. Yoyok LA selaku ketua panita dan ketua pelaksana mengucapkan banyak terima kasih untuk para rekan kicau mania yang sudah meramaikan gelaran Piala Walikota Semarang dengan tertib, mematuhi protokel kesahatan sehingga acara berjalan dengan aman dan lancar dari awal sesi hingga akhir sesi. Serta para pendukung acara Nasmoco Pemuda, Sangkar Jendral dan Tim promo Twister yang sudah ikut perpartisipasi dengan memberikan sampel pakan Twister untuk para rekan kicau semua. “Tunggu kejutan kita selanjutkan, siapkan gacoannya kita buat kemasan lomba bergengsi lainnya.” Ucap Mr. Yoyok. (aben)




