
Mediabnr – Duo Petinggi Sumber Raya Group yakni Mr. Slamet SRG & Dian SRG yang ikut terjun langsung di dalam arena merasa puas atas antusias serta dukungan kicaumania yang menghadiri gelaran Road To Sumber Raya Cup 2 di lokasi gantangan Markas Mahessa, Jl. Blancir Sari 3, Plamongan Sari-Semarang pada hari Minggu (22/9), meskipun banyak juga terselenggara event yang sama di kota-kota sekitar.
Gelaran pemantaban yang menggandeng kerja sama dengan OBI Semarang komando Sukma Titut serta support produk minyak goreng Palamas dan pakan burung juara Maxxx Power ini sukses menjadi ajang silaturahmi kicaumania lintas EO. “ Terimakasih pastinya untuk seluruh kicaumania yang hari ini begitu luar biasa bersemangat, semoga di puncak acara Sumber Raya Cup 2 yang sedang kami godog kepastian tanggal serta lokasinya nanti bisa lebih heboh lagi, tentunya bersama Organisasi BnR Indonesia,” ungkap Dian SRG kepada media.
Cuaca terik serta hembusan angin yang cukup kencang sama sekali tidak menyurutkan semangat peserta dalam berlomba yang selain disesaki kicaumania akar rumput Semarang terpantau juga peserta dari kota Pekalongan, Kendal, Demak, Kudus, Solo, Purwodadi, Jepara, Jogja, Salatiga dan sebagainya yang hadir memadati Kampung Wisata Blancir ini. Dan tidak hanya wajah lama yang menghiasi puncak podium, jawara-jawara baru pun juga andil bermunculan mewarnai kompetisi.
Diantaranya adalah Dimas, gaco debutan anyar Bambang Hapkie dikelas cucak hijau yang masih terlihat noda trotolnya. Meski demikian, materi serta mental juaranya sudah kental terlihat. Hal ini terbukti pada laga perdananya beberapa waktu lalu saat tampil menjadi juara terbaik di gelaran Banyu Asin Cup 1, dan kembali menguat hari ini dimana namanya mutlak mendominasi kelas utama cucak hijau Sumber Raya.
Disusul artis pendatang baru yang sepertinya kedepan bakal menjadi kuda hitam di kancah persaingan murai batu papan atas. Namanya memang baru mencuat belum lama ini setelah lulus uji di beberapa laga sebelumnya, namun pesonanya selalu mampu mengundang decak kagum penonton yang menyaksikan. Ngedur dengan cacahan roll lagu aktif, variasi pukulan isian panjang, volume dahsyat, serta gaya tarung happy nya tak bisa dipungkiri lagi. Alhasil, dipertarungan bergengsi ini Tedjo milik Febi Ngaliyan lagi-lagi sukses menorehkan tinta emas sebagai yang terbaik disesi utama murai batu Sumber Raya. “ Masih pemula mas, masih harus banyak belajar di dunia burung ini,” ujarnya rendah hati.
Demikian halnya dengan murai batu Ambizi yang track record prestasinya juga melonjak cukup pesat akhir-akhir ini. Mengandalkan senjata pamungkas berupa tembakan isian cililin, kenari, kapas tembak, greja tarung, tengkek, serta lovebird yang fasih menutup aksi roll nagen satu titiknya, gaco debutan Arief Sinyo kawalan Saraf Team ini nyaris sukses menyabet predikat double winner dan mengharumkan nama sang punggawa untuk meraih podium juara Single Fighter terbaik bersanding dengan Dt. Anniv KM Selo yang menyandang predikat juara umum Bird Club.
Tak ketinggalan salah satu koleksi murai batu jawara milik Galuh Vina yang juga tampil bersinar mewakili tim Panji Wulung Demak. Kinerja optimalnya juga terpantau tim Juri BnR Indonesia yang bertugas siang itu dimana roll speed rapat serta bongkaran materi lagu isian komplit yang cukup keras dibawakannya dihargai bendera koncer A untuk kemudian finish di podium juara 3 sesi murai batu BnR.
Masih dikelas ekor panjang, Sinabung juga sukses mengibarkan bendera Dt. Paparazi Cup 1 saat namanya menorehkan kemenangan tipis di podium runner up kelas utama murai batu Sumber Raya, yang kemudian disempurnakan oleh kemenangan Hulk polesan Galuh 33 yang nyaris menyabet predikat double winner.
Sementara dikelas cendet, turun perdana pasca mabung karena sang empunya saat ini sedang padat agenda pekerjaannya, Suro gaco lawas sarat prestasi milik Teddy Bun langsung menunjukkan kestabilan dalam mengolah materi andalannya untuk langsung merangsek ke podium runner up dengan selisih tipis bendera koncer. Roll speed rapat dengan variasi tembakan komplit ditopang gaya nagen dalam membawakan aksi favoritnya, Suro jadi bintang lapangan hari ini.“ Masih agak repot akhir-akhir ini jadi jarang main ke lapang,” jelas punggawa Pandanaran SF ini.
Sedangkan dikelas kacer, Super Paradise milik Denny H Pekalongan berhasil menyapu bersih podium jawara dan layak mendapatkan support hadiah tambahan uang tunai yang langsung diserahkan oleh Bos Maxxx Power, Om Sugiharto. “ Saratnya gak neko-neko, cukup beli satu produk Maxxx Power kemudian menunjukkan tiket untuk distampel, dan apabila juara 1 cair bonus langsung dari kami,” jelas Om Sugiharto.
Menguntit ketat aksi Super Paradise, Daikin milik Ari Rambo 4294 yang kalah tos nomor gantangan terkecil saat beradu dikelas kacer BnR ini juga menarik perhatian khalayak. Aksi mempesona dengan balutan materi dahsyat yang semakin mapan berprestasi di berbagai gelaran lomba lintas EO, menjadi modal penting Daikin melawat laga akbar selanjutnya. “ Hoky hari ini di podium 2 dan 3,” cetus sang mekanik.
Segenap panitia dan jajaran crew yang bertugas menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania dipenghujung gelaran, serta tak lupa memohon maaf apabila terdapat kekurangan maupun kesalahan dalam menyuguhkan lomba hari ini. “ Salam satu hati satu hobi, nantikan gelaran akbar kami selanjutnya,” tutup Sukma Titut. (kiky-Aben)

























