
MediaBnR.Com – Gelaran lomba Ramadhan Ceria KMYK Yogyakarta pada hari Minggu (11/6) di Taman Kuliner Yogyakarta menjadi saksi dahsyatnya penampilan beberapa jagoan pasca menjalani masa mabungnya. Mereka antara lain adalah Raja Selatan, Paradise, Super Star, Exafator dan Jet Z. Murai batu Raja Selatan milik Indra CMR dari Handayani BC, misalnya, tampil lebih garang setelah hampir 1 tahun macet akibat mabung panjang.
Diturunkan 2 kelas, Raja Selatan yang mendapat mekanik barunya pasca mabung mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya seperti tembakan celilinan dan kapas tembak yang disambung dengan kenarian dan love bird. “Puji syukur, Raja Selatan makin bagus setelah mabungnya. Semoga semakin stabil di jalur juara hingga Piala Raja nanti,” ungkap Indra yang juga memberikan sinyal pekan depan akan mengawal sang jagoan ke Gadjah Mada Cup Solo.
Exafator dan Jet Z adalah dua jagoan kenari yang sama-sama menandai come backnya pasca mabung dengan performa lebih bagus dan mewah. Exafator milik Edo-Agus yang sebelumnya sering juara di Blok Barat, kali ini tampil lebih ngedur dan akhirnya meraih gelar juara 1 dan 5. “Baru 2 minggu ini turun lomba di Blok Tengah. Pertama turun di latpres Penny Jaya SF langsung juara 1 dan hari ini turun 2 sesi, juara 1 dan 5,” jelas Edo yang tampak optimis dengan performa sang jagoan.
Demikian juga dengan Sigit GCO selaku pemilik Jet Z. Jagoan kenarinya tersebut tampil lebih ngedur dengan rata-rata 1 menitan dibawah kendali tangan dingin Dodok Oke. “Pekan lalu juara 1 di Sorowajan dan hari ini juara 1 lagi,” ujar Sigit GCO yang siap mengawal Jet Z ke Ronggolawe Award Cibubur nanti.
Paradise dan Super Star juga tampil lebih mewah pasca mabung di kelas kacer. Paradise sukses mengibarkan Konveksi Agen SF yang dinahkodai Mr. Deki Jogja dengan mencetak juara 1 dan 3. Ada pun Super Star milik Ir. David Jogja yang sebelumnya juara 1 di Anniversary BnR Jogja, kembali unjuk gigi dengan meraih gelar juara 1 dan 3. “Persiapan ke Anniversary KNI Jogja dan Piala Raja,” cetus sang pemilik.
Bayu dari Walet Family dan rekan-rekannya sukses mengawal love bird Paud Dorayakin maen 2 sesi di kelas Paud dan 2 sesi di kelas dewasa. Di kelas Paud, Dorayakin tampil ciamik dengan meraih gelar juara 1 dan 10. Adapun di kelas dewasa, Dorayakin cetak dua kali runner up bersaing ketat dengan Jhoni Jr yang lebih mapan. “Tadi kita coba semua kelas dan Dorayakin teryata bermental baja,” ujar Bayu yang tampak ceria dengan performa sang orbitannya.
Agung Prasetya yang datang bersama rekan-rekannya dari 3 People SF Jogja menurunkan beberapa jagoan terbaiknya yang dikenal sebagai langganan juara dan kali ini masih eksis di jalurnya seperti kenari Taliban yang dua kali mencetak juara 2 dan murai batu Yakuza yang akhirnya finish di posisi runner up kelas Murai Batu Ramadhan. “Alhamdulilah masih stabil di jalur juara,” ucap Agung Prasetya penuh syukur.
Secara keseluruhan even ini bisa dikatakan berjalan lancar dan sukses. kelas love bird, kenari dan murai batu menjadi penyumbang peserta terbanyak. STD selaku ketua panitia mewakili segenap panitia mengucapakan terima kasih dan mohon maaf bila ada kesalahan selama lomba berlangsung. “Selamat bagi para pemenang,” kata STD d isela-sela penyerahan juara umum kepada Duta Piala Raja dan Adi SF Magelang.
“Jangan lupa, even rutin KMYK akan hadir kembali di Tamkul setiap Sabtu sore,” pungkas Bimbim MC menutup lomba seraya mengingatkan dan mengundang kehadiran rekan-rekan kicaumania di even rutin KMYK setiap Sabtu sore di Taman Kuliner Yogyakarta. [Jtyk.Team]
BACA JUGA: Daftar Juara Ramadhan Ceria KMYK Yogyakarta (11/6/2017)











