Sweet Valentine Ke-17 Jogjakarta

MediaBnR – Jogjakarta, Sweet Valentine yang dikemas PBI Bantul kali ini menuai sukses besar dari sebelumnya. Para pemain luar kota bahkan luar pulau tumplek blek hadir digelaran ini. Apa sebabnya? Karena event Valentine sudah menjadi icon PBI kota Jogja selain Piala Raja. Beberapa pengurus PBI Pulau jawa juga hadir dan ikut menyaksikan seperti tahun sebelumnya. Acara dibuka langsung oleh Bapak. H Bagya Rahmadi SH selaku Ketua Umum PBI Pusat juga sambutan oleh Bapak Ketua BKSDA Jogja dilanjutkan pelepasan burung pertanda PBI masih setia dengan konservasi alam.
Gelaran dengan 2 lapangan ini bisa dibilang sukses besar dengan tembus 2848 peserta yang rata-rata tiap sesinya hampir full gantangan dengan membuka 62 kelas 2 gantangan selesai tepat pukul 18.00 WIB.
Pertarungan di sesi Murai Batu sungguh ketat, Mr King dari Tangerang dengan jagoannya syarat prestasi Kawaguci Jr Duo tampil bak kesetanan. 4 kelas yang diikutinya berhasil menorehkan kestabilan yang luar biasa dengan memborong gelar Juara 1,1,1,2 nyaris Quattrick. Sekilas info Kawaguc iJr Duo prestasinya sudah tidak diragukan lagi puluhan tropy Juara 1 berhasil di koleksinya, mulai dari lokal hingga lomba Nasional. Beberapa EO berhasil diikutinya dengan prestasi yang membanggakan. Selanjutnya Kawaguci Jr Duo akan dipersiapkan Event Kagum Cup 1 pada 8 Maret mendatang.

SementaraTedi yang mengawal Murai Batu milik Sigit Kedung Mulyo Klaten berbangga hati tatkala gaco handalannya Matahari Sakti mampu menunjukkan penampilannya top form. Murai Batu dengan karakter ngeplay serta bongkar isian lagu sesekali diselingi tembakan dasyat berhasil menorehkan kemenangan Juara 1 di kelas utama serta menempati Runner Up. Seperti Kawaguci Jr Duo, Matahari Sakti juga akan di berangkatkan di Event Kagum Cup 1 Bandung 8 Maret 2020.

Fero Klaten yang bisa dibilang pemain pemula dan tak kenal juri hanya mengandalkan nekat berhasil mengantarkan jagoannya Barakati di tangga juara. Barakati tampil sangat menonjol walaupun dapat gantangan pinggir. Lagu kasar serta tonjolan-tonjolan tembakan dikeluarkan nyaris tanpa jeda hingga finish akhir menempati podium 4 besar.
WW Angga Surabaya masih bisa membawa tropy kebanggaan berkat beberapa jagoannya yang kerja maksimal. Namun belum hoky membawa pulang tropy Juara 1, Joyoboyo Murai Batu handalannya yang pernah meraih Runner Up di BnR Award hanya menempati Juara 2 dan 3, Whamei Putra Pangeran di posisi 3 besar dua kali serta Anis Kembang Super Bejo menempati 4 besar. “Apapun yang terjadi harus disyukuri” ungkapnya.

Sesi Anis Merah penampilan Sadis milik Ade Irawan yang dikawal Farid benar-benar sadis sesuai namanya dengan gaya semi rebah buang kanan kiri mentok dan tentunya didukung irama lagu serta volume dasyat. Sadis berhasil menorehkan prestasi yang sangat menggembirakan dengan membukukan kemenangan Juara 1 dan 2. “Terima kasih om Farid yang telah merawat Sadis dengan kasih saying hingga berhasil tampil maksimal dengan menggaet Juara” ungkap Ade Irawan dengan bangga.

Sedang Wahyu NS Tangerang yang membawa bendera Paparazi serta beberapa amunisi juga sukses menyabet juara. Anis Merah handalannya tampil apik di dua sesi yang diikutinya dengan menorehkan prestasi Juara 2 dan 3. Murai Batu Sulaiman di posisi 5 besar, Cendet Chichago di posisi 6 besar serta BlacksroatJ uara 3. “Musuhnya berat-berat, burung terbaik se-Indonesia pada turun. Alhamdulillah masih kebagian Juara” ujar Wahyu NS bangga.

Om Ekaliza Semarang yang akhir-akhir ini getol bermain di kelas Whamei mencoba gaco lawas di kelas Anis Merah bernama Jaguar. Namun tak di sangka Jaguar masih menunjukkan performa terbaiknya. Teler dengan irama lagu kasar serta speed sangat rapat dengan buangan kanan kiri lebar hingga akhir penilaian dan berhak menerima koncer A mutlak. Selanjutnya Jaguar akan mengikuti Event Brigade Cup 2 Semarang pada 23 Februari mendatang.

Tampak hadir pula Renaldi Husada bersama Haji Mungin silaturahmi serta galang dukungan di Event Kagum Cup I Bandung pada 8 Maret mendatang. Beberapa peserta menyatakan siap hadir di gelaran Kagum Cup I. Tak terkecuali Royal Merapi Klaten full Team akan ikut meramaikan.

Dian Solo Timur bersama keluarga juga ikut mengadu keberuntungan di kelas Murai Batu bersama Manahadap Murai Batu besutannya yang habis kelar mabung masih bisa tampil bagus walaupun masih kurang begitu maksimal dan hanya bertengger di posisi 6 besar.

Dalam perebutan Juara Umum baik SF maupun BC sangat seru. Namun di sesi-sesi akhir lomba Faidzin DM meraih point terbanyak hingga berhak mengusung tropy Juara Umum SF. Sementara Runner Up SF diraih Ivan Syam. Sedangkan Juara Umum BC direbut KAW Team serta Runner Up Betawi Team.
Di Pamungkas acara H Astono selaku Ketua PBI Bantul didampingi H Samsul Hadi selaku pengurus PBI Pusat menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang hadir dan ikut berpartisipasi di event kami. Mohon maaf bila masih ada kekurangan dalam pelayanan maupun penjurian. Insya Allah kedepannya kami perbaiki. Sampai bertemu kembali di Event PBI Jogja. Waktu dan tempat belum kami tentukan. ( TOBIL/TYCKA)





