PACUAN KUDA PIALA RAJA HAMENGKUBUWONO X CUP, STADION SULTAN AGUNG, BANTUL (19/11)

Mediabnr – Lapangan pacuan kuda Stadion Sultan Agung, Bantul kembali menjadi ajang kompetisi kuda nasional sarat prestasi dalam memperebutkan trophy bergengsi piala Raja Hamengkubuwon X.Pordasi DIY kali ini ditunjuk oleh Pordasi pusat untuk menyelengarakan lomba. Acara di buka langsung oleh Wakil Bupati Bantul dengan penyerahan trophy secara simbolis kepada ketua pelaksana Bp Choirul Muslim, SE. pertanda lomba dimulai. Beberapa tamu kehormatan seperti Kapolres Bantul, Dandim Bantul serta beberapa perwakilan Pordasi daerah se-Indonesia.


Di race pertama memperebutkan piala piala pengcab pordasi bantul kelas g-1000 M, yang diikuti 9 peserta. Kuda P.Mini BHM milik Ny. Yayul Gondang Stable Kalimantan Selatan dengan joki F. Lepah sejak awal lepas dari start gate langsung memimpin hingga finish di urutan pertama.


Dirace ke-10 yang memperebutkan piala house of raminten kelas perdana c/d 600 Myang diikuti 8 peserta. Kuda betina warna merah umur 2 tahun bernama Putri Fajar milik H. Samsuri MH Stable Jateng dengan joki H. Suoth menjadi tontonan yang menarik.Dengan kecepatan diatas rata-rata langsung meninggalkan lawannya hingga sukses merebut gelar juara 1, disusul Asykor milik Ibrahim An Najm Stable dari Depok, Jabar dengan joki S. Permana. Serta juara 3 besar di tempati Angin Malam punya Akid Parangtritis Stable DIY.


Di race ke-11 memperebutkan piala dinas pariwisata DIYkelas b-1800 M, yang di ikuti 7 ekor kuda, Sidra milik Karina & Karisa Saddak Aragon Stable Jawa Barat dengan joki F. Turangan melenggang dengan mudah di podium utama, ditempel ketat kuda Sempati Nusa punya H. Errizal Achmad, SE Dirgantara Stable Sumatra Barat dengan joki T. Firmansyah yang finish diposisi runner up. Sedangkan kuda Fajar Indah besutan H. Samsuri MH Stable Jawa Tengah dengan joki H. Suoth yang sejak lepas dari start gate berada di urutan terakhir, dengan power dan sprintnya yang semakin meningkat serta skill joki yang mempuni mampu mengejar lawannya hingga berhasil finish diposisi 3 besar.


Kekuatan MH Stable Jawa Tengah tidak berhenti di kelas dewasa saja, terbukti di kelas remaja 1400 M memperebutkan piala piala eclipse stable. Dengan kuda betina bernama Alena warna hitam yang berusia 3 tahun masih dengan joki H. Suoth. Bersaing dengan 12 ekor kuda handal dari berbagai pordasi, sejak lepas dari start gate Alena langsung melesat di urutan pertama, kurang 400 meter menjelang finish laju Alena semakin tak tertandingi hingga berhasil menempati posisi juara 1. Sedangkan diurutan ke-2 ditempati kuda bernama P.Binuang Muda punya Hj. Haryati BHM Stable Kalimantan Selatan dengan joki C.Pantow serta juara ke-3 dimenangkan kuda Just Mine besutan H. Alex As & H. Edri Anas Tanjungsari & Rama Shinta Sdari DKI Jakarta dengan joki S. Dedy.


Sedangkan di kelas utama, calon derby-1600 M memperebutkan piala dinas pariwisata DIY dengan hadiah 100 juta. Kuda Caesar Eclipse milik Ir. Iman Hartono Eclipse Stable dari Jawa Tengah dengan joki M.Soleran berhasil memenangkan pertandingan dengan memboyong gelar juara 1. Dan diposisi runner up di tempati Queen Permata punya Setiono Budi Passion Stable Kalimantan Barat dengan Joki T.Wuryanto. Dan di urutan ke-3, diduduki kudaAvanger debutan H. Alex As & H. Edri Anas Tanjungsari & Rama Shinta S dari DKI Jakarta dengan joki A.Rahmat.

Sementara di race ke-21 kelas bergengsi dengan jarak tempuh 2000 M yang memperebutkan piala Sri Sultan Hamengkubuwono X. 6 kuda unggulan se-Indonesia bertarung memperebutkan piala mahkota raja. Djohar Manik KP5 milik Aragon & Tombo Ati Stable Jawa Tengah dengan joki J.Turangan yang diunggulkan masih mempertahankan gelar juara 1 selama 3 tahun. Dengan kondisi yang sangat topform berhasil memboyong kembali mahkota raja. Sedangkan rivalnya yang menjadi unggulan yaitu Red Silones KP.5 punya Hafa & Syhafa Taliabo Stable Jawa Barat dengan joki D.Suhendar meraih juara 2 serta di urutan 3 ditempati Aikon G4 besutan Agam Tirto Buwono Shrd Stable Jawa Timur dengan joki H.Karom.

Bp Choirul Muslim, SE. selaku ketua pelaksana mengucapkan terimakasih kepada Pordasi se-Indonesia yang telah ikut hadir dan mensukseskan gelaran kami. Sampai jumpa lagi di kejuaraan pacuan kuda Sawahlunto Dearby 2017 yang akan di laksanakan pada Minggu, 10 Desember 2017 di Gelanggang Pacuan Kuda Kandih Talawi, Sawahlunto, Sumatra Barat. Serta di event akhir tahun akan diadakan kejuaraan pacuan kuda bertajuk Trainer’s Cup-2017 yang sedianya dilaksanakan pada Sabtu, 23 Desember 2017 di Gelanggang Pacuan Kuda Tegal Waton Salatiga, Jawa Tengah. (TOBIL)


