
Pacitan (MediaBnR.Com) – Suasana pegunungan menghiasi pemandangan di sekitar areal lomba burung berkicau “Goa Gong Cup 1” yang diselengarakan di Kec. Punung, Pacitan, Jawa Timur, Mingg (18/92016). Pacitan yang menyimpan keindahan pesona alamnya menjadikan salah satu faktor dikunjunggi para penghobi kicau burung. Sebanyak 25 sesi berhasil digelar dan berhasil mempertemukan ratusan peserta dari lintas provinsi dan lokalan Pacitan.
Lomba yang diprakarsai oleh Tanlun Paguyupan Burung yang bekerjasama dengan KAMI Pacitan juga berhasil menaikkan pamor anis merah dengan dibukanya 4 kelas anis merah. Anis merah Layang Swara milik Fery Tran yang kali ini memperkuat barisan Pacitan Bersatu berhasil hatrrick dan hampir quattrick.
Pacitan Bersatu BC yang didukung penuh pemain Pacitan, Magetan dll, akhirnya berhasil meraih juara umum BC. Sedangkan juara umum SF, berhasil diraih oleh Almaira SF. Dukungan dari Bang Ronni Cah Galek, teman-teman dari Pacitan, Ponorogo dan Jogja membawa Single Fighter pimpinan Agung Almaira raih juara umum SF.

Pertarungan merebutkan tahta juara pertama di lomba ini memang sangat ketat kendati banyak nama-nama gacoan terbaik turun di laga perang bintang. Besutan cucak hijau Arjuna milik Ronni Cah Galek berhasil hattrick. Kemenangan ini menjadi penyumbang poin buat Almaira SF dalam meraih juara umum.
Di kelas kenari, ada nama kenari Raja Gedhek besutan H. Ronni Bonafide SF Wonogiri yang berhasil nyeri juara pertama (nyaris hattrick). Penampilan kenari F1 yang dikawal Adi Betal membuat kagum pengunjung lomba. Kondisinya yang vit membuat kenari ini mengeluarkan volume yang dahsyat. Sedangkan dua kenari kembar milik Pungky Krembol Team yang bernama Galileo dan Galilei, berhasil menyuguhkan tontonan yang menarik. Alhasil dua gacoan ini berhasil menjadi juara di tiga kelas yang diikutinya.
Persaingan ketat juga terjadi di kelas murai batu. Gacoan murai batu Edan Lomba milik Onder berhasil juara pertama. Menurut sang pemilik, murai batu ini baru saja didapat dan langsung moncer di Goa Gong Cup 1 .
Berhasil nyeri juga terjadi di kelas cendet. Gacoan cendet AM milik Ivan Kita Jaya Ponorogo yang memperkuat Almaira SF, membuktikan gacoan stabil dengan raihan sikat habis di kelasnya. Sebelumnya, cendet ini sering juara di laga Ponorogo.
Di kelas kacer, ada nama Mahesa gacoan milik Riyanto Greendoloe BC yang berhasil buktikan kualitasnya, dan raih juara. Di kelas love bird, ada gacoan langganan juara Wonogiri yang bernama Uut kepunyaan Warno Baturetno. Tampil sekali di Kelas Love Bird Goa Gong, gacoan hasil breeding ini berhasil raih juara pertama. “Gacoan ini belum saya jual walau sudah ada penawaran yang mengiurkan,“ kata Warno yang ditemani istrinya.
Emergency BC adalah suatu komunitas burung yang terbentuk dari satu pekerjaan satu hobi yang sebagian besar anggotanya tenaga kesehatan RSUD Pacitan dan berhasil mengawal gacoan love bird Amasya milik Anggi Mantri juara pertama di Kelas Pantai Klayar
Sementara itu, Heru Pacitan berhasil membawa juara love bird Taryssa. Love bird ini berhasil nyeri juara pertama di Kelas Goa Tabuhan dan juara pertama di Kelas B Pantai Klayar. “Alhamdulillah Tarissa masih mau tertawa,“ terang Heru saat di konfirmasi oleh awak media BnR.
“Buat para juara terimakasih dan buat para kicaumania terima kasih juga yang telah berpartisipasi di gelaran Goa Gong Cup 1 Pacitan,“ kata Pri selaku MC di akhir acara. (agus farrel)
BACA JUGA: Daftar Juara Goa Gong Cup (18/9/2016)
GALERI:













