Anakan Love Bird Kerap Moncer di Bursa

Breeding Love Bird Hengky TKT Dewe
Breeding Love Bird Hengky TKT Dewe

MediaBnR.Com – Kesempatan untuk mengembangkan sayap di dunia burung kekekan tidak disia-siakan oleh Hengky. Hengky TKT Dewe berhasil orbitkan anakan love bird yang bernama Juwita. Kinerja Juwita boleh dibilang maxsimal. Saking bagusnya, Wahyu Jogja kepencut dan meminang Juwita dengan harga yang fantastis.

Usut punya usut, ternyata Hengky TKT Dewe punya 12 pasang indukan berkualitas di kediamanya yang beralamatkan di kawasan Sumber, Solo. Breeding milik Hengky ini baru berjalan 1, 5 tahun namun sudah dirasakan hasilnya. Baik anakan yang sudah banyak sold out, moncer di mana-mana dan juga lembaran-lembaran rupiah yang dihasilkan dari breeding ini.

Sudah Makan Sendiri Siap Anter
Sudah Makan Sendiri Siap Anter
Hengky Saat Merawat Gacoanya
Hengky Saat Merawat Gacoanya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Per-ekor Rp 800 ribu – Rp 1,5 juta (umur 2,5 – 3 bulan) dengan rata-rata per-bulan bisa panen 15 samapi 20 anakan love bird bila bernasib bagus. “Kalau dikalkulasi per-bulan bisa hasilkan sekitar Rp 10 juta,” kata Hengky.

Dengan anakan yang berkualitas ngekek panjang dan fighter. Jenisnya pun beraneka ragam. Konsumennya Hengky kebanyakan dari Solo, Jogja, Lampung, Banjarmasin, Magelang dan kota-kota di Pulau Jawa.

Transaksi Love Bird di Bursa Solo
Transaksi Love Bird di Bursa Solo
Transaksi di Bursa Pasar Depok
Transaksi di Bursa Pasar Depok

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keistimewaan breeding ini selain harga yang murah, juga memberikan garansi bagi konsumenya dengan menukar baby love bird yang tidak sesuai jenis kelaminya (kalau jantan bisa ditukar betina). Dengan digaransinya baby love bird ring Hengky, para konsumen akan mendapatkan baby love bird sesuai yang diharapkan.

Keseharian Hengky dalam merawat breedingnya ditemani Mr. Kenthung. Indukan breeding ini sebagian dari berburu di lomba dan mencetak sendiri dari breeding ini. Untuk mengetahui bagus dan tidaknya anakan, Hangky selalu mencoba di Bursa Pasar Depok Solo.  Hasilnya tidak mengecewakan malah kadang tampil juara pertama. (agus farrel)