B90 CUP 2 Ungaran
Andry B90 Terjun Langsung Ke Arena – Badai Ngorbit, KJ Trans & H. Soeprojo WS Dt. 168 Juara Umum

Media BnR – Minggu (30/10/22). Sempat terkendala dengan waktu dan lokasi karena berbarengan dengan Pilkades serentak yang terlaksana di seluruh wilayah Kabupaten Semarang, ajang akbar festival dan lomba burung berkicau B90 CUP 2 yang awalnya berlokasi di Wisata Taman Bunga Banyu Kuning, Bandungan-Ambarawa harus berpindah ke Lapangan Asrama Zipur, Kebonpolo-Ungaran pada H-1 menjelang gelaran. Sebuah ujian yang cukup berat tentunya dan sangat berdampak baik bagi panitia sendiri maupun peserta kicaumania.

Namun hal ini dapat diatasi dan dilalui dengan baik oleh pihak panitia komando Andry N B90 (Ketua Paniti) yang dibantu Agung Qpit (Ketua OBI Magelang) sebagai Ketua Pelaksananya serta peran masing-masing jajaran kepanitiaan yang solid berkerja sama sehingga gelaran ini dapat terlaksana sesuai jadwal bahkan cukup sukses mencuri perhatian kicaumania ditengah padatnya lomba yang juga naik bersamaan dihari tersebut.

“ B90 Cup 2 memang sengaja kita gelar di Jawa Tengah dengan suasana baru dan tentunya biar bisa menjalin silaturahmi, bertatap muka langsung dengan teman-teman kicaumania di Blok Tengah. Alhamdulillah, antusiasnya luar biasa, terimakasih rekan-rekan panitia yang telah all out berjuang demi suksesnya gelaran hari ini, terimakasih OBI Regional Jateng atas supportnya, terimakasih teman-teman kicaumania semua atas dukungan dan partisipasinya,” ungkap Andry N owner B90 yang terjun langsung ke lokasi hari ini.

Drs. H. Soeprojo WS, salah satu tokoh senior kicaumania yang sudah cukup lama vakum ini juga tampak hadir ditengah arena untuk mendukung sekaligus memeriahkan gelaran lewat beberapa amunisi gacoannya. Apakah ini pertanda bahwa beliau akan kembali fight mewarnai dunia kicaumania? “ Kangen juga dengan atmosfir kompetisi di lomba burung, kebetulan lokasinya cukup dekat dan tajuknya juga bagus, makanya Agus Nasa ngajak saya ke sini tadi. Ya, mumpung sedikit luang saya mengiyakan. Tetap meriah seperti dulu, saya lihat juga ada inovasi-inovasi baru dalam penjurian dan konsep gantangan di 16G, 24G, dan 36G ya. Apapun itu inovasinya semoga dapat memajukan dunia kicaumania untuk kedepannya,” pungkasnya.

Dibawah komando Agus Nasa sederet amunisi dapat menuai hasil optimal mengusung bendera Dt. 168 hingga sukses meraih puncak podium juara umum Bird Club, diantaranya disumbangkan oleh point mutlak Algojo yang berhasil mendulang kemenangan double winner dikelas murai batu 36G BnR Indonesia dan 36G BnR Jateng lewat paparan kualitasnya yang memang terurai jelas di atas rata-rata.

Point selanjutnya juga diukir oleh amunisi jebolan markas penangkaran Ring PBI Silver AB Galeh BF Pekalongan milik Bambang AB Galeh lewat nama Badai yang sukses mutlak memenangi pertarungan sengit dikelas murai batu BnR Semarang. Aksi ngecune ngeplay sujud dengan muntahan irama lagu bervariasi, tembakan isian panjang-panjang, volume tembus, serta durasi aktif kerjanya tak mampu dibendung oleh lawan-lawan tangguh lainnya. “ Bisa mensupport Dt. 168 menjadi juara umum merupakan kebanggaan tersendiri bagi AB Galeh BF, semoga prestasi yang diraih Badai hari ini, kedepan performnya bisa lebih baik dan konsisten lagi di event-event selanjutnya,” ungkap Bambang AB Galeh dihubungi awak media via WA.

Podium runner up juara umum Bird Club ditempati oleh Serapan BC asal kota Pati pimpinan Alik Ashari di bawah koordinasi Lucky Yoga atau yang beken dengan sapaan Cebol. Pundi-pundi point menggunung sukses diraih baik pengumpulan prestasi yang diperoleh dari amunisi sendiri ataupun support dari kolega yang juga satu suara untuk solid mengibarkan bendera Serapan BC ini.

Sementara ketatnya persaingan memperebutkan puncak podium juara umum Single Fighter berhasil ditaklukkan oleh KJ Trans pimpinan Indra Prasetya dari bilangan wilayah Limpung-Batang. Sederet amunisi yang diusung sukses mendominasi pertarungan dikelasnya masing-masing. Alhasil, torehan point terus optimal sejak awal hingga akhir penobatan yang tak mampu dikejar oleh beberapa nama besar kandidat lainnya yang juga mengincar podium bergengsi ini. Diantaranya lewat duet kacer Nato dan Paku Mas, disusul nama-nama amunisi lainnya yang juga eksis bertengger di tahta juara.

Membayangi ketat untuk finish sebagai peraih runner up juara umum Single Fighter ini sukses diposisikan oleh 37 Team SF pimpinan H. Bagus asal kota Kudus, dimana nama-nama gacoan handalnya juga konsisten mendulang pundi-pundi prestasi. Diantaranya dicatat oleh Raja Beton yang memimpin kompetisi sengit dikelas utama murai batu 24G B90, disusul Sindoro yang nyaris tak terbendung aksinya dikelas murai batu BnR Semarang, kemudian disempurnakan oleh Marquez yang mengukir nyaris mengukir tinta emas sebagai double winner dikelas cucak hijau BnR Semarang dan Flora Wisata.

“ Silaturahmi menjadi tujuan utama kami hari ini dengan rekan-rekan kicaumania semua, sekaligus mengusung duta Piala Kota Kudus untuk menggalang dukungan dari kicaumania semua untuk dapat hadir memeriahkan gelaran yang akan terselenggara pada tanggal 27 November 2022 mendatang di lokasi Museum Kretek-Kudus. Monggo segera pesan tiketnya dan kami tunggu partisipasinya,” papar H. Bagus didampingi seluruh crew 37 Team SF seusai menerima trophy juara runner up Single Fighter.

Selain penobatan juara umum Single Fighter dan Bird Club, sebagai bentuk dukungan konservasi alam dalam hal pelestarian dan penangkaran burung endemik, panitia juga memberikan penghargaan terbaik kepada Fursal Bird Farm kepemilikan H. Fatoni dengan alamat di Jl. Secang RT.01 RW.01, Kel. Samban, Kec. Bawen-Kab. Semarang sebagai salah satu penangkar murai batu Ring BnR yang recommended untuk pecinta murai mania nusantara. “ Terimakasih atas penghargaan ini, tentunya ini semakin memotivasi kami Fursal BF untuk terus berkarya dikemudian hari, mencetak produk murai batu yang lebih berkualitas lagi,” ujar H. Fatoni.

Misi silaturahmi dan sosialisasi gelaran juga dilakukan oleh crew Klambu Bird Society komando Octha dari kota Purwodadi yang akan menggelar event bertajuk Lounching KBS Feat BnR Indonesia pada tanggal 06 November pekan depan di lokasi gantangan KBS, Pasar Penganten, Klambu-Grobogan. “ Don’t miss it brother, kami tunggu kehadirannya besok Minggu,” cetus Octha.

Di kelas kenari nama besar Balakosa SF asal kota Bandung komando H. Rico cukup mendominasi persaingan, yakni lewat aksi stabil AD-01 di bawah pengawalan Putra Baron yang berhasil mencuri point mutlak dua kali untuk mengukir double winner. Prestasi ini semakin mengukuhkan eksistensi juara AD-01 yang terus berada di posisi teratas setelah sukses hattrick di Piala Raja 22, memenangi laga Bandung Lautan Api 5, dan juga finish quattrcik di Piala Jakarta Cup 1. Tangan dingin Putra Baron juga sangat berperan dalam pencapaian prestasi ini, demikian halnya dengan nama H. Rico yang semakin melejit di dunia kenari mania nusantara.

Sederet amunisi handal dikelas yang sama dari Tohar RND dan Ipank Zidni juga sukses mengibarkan Dt. Selebrasi Canary Pekalongan, diantaranya lewat nama Sengketa disesi kenari kecil, (Yorkshire) Sugar Daddy, dan (Rasmi) Terror disesi kenari all size yang semuanya mampu tampil terbaik dimasing-masing kelas yang dilakoninya dengan hasil akhir pengumpulan point sebagai juara 1,1,1,2,3. “ Selebrasi Canary Pekalongan dengan tiket 30K sampai 500K semuanya kami persembahkan untuk sahabat kenari mania nusantara yang akan kami gelar pada tanggal 25 Desember 2022 di lokasi gantangan KLI Tirto-Pekalongan, segera pesan tiketnya kita happy bareng kenari mania,” papar Tohar Sam didampingi seluruh tim.
Diakhir gelaran segenap jajaran panitia menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania serta seluruh pihak yang telah mensupport dan mensukseskan gelaran B90 CUP 2. “ Kami memohon maaf apabila terdapat kekurangan, sampai jumpa di gelaran selanjutnya, salam satu hati satu hobi,” tutup Agung Qpit selaku Ketua Pelaksana didampingi crew panitia. (kiky-tobil)



