
Mediabnr – Panitia NGEBUM SF selaku owner arena gantangan NSF yang berlokasi di area parkir Pantai Ngebum, Kaliwungu-Kendal kembali menggelar rutinitas kompetisi burung berkicau kemasannya siang hari ini dengan suguhan special bertajuk Latpres Ngebum SF Bersatu, Selasa (24/7). Sukses pun diraup oleh panitia lewat kemeriahan suasana yang terlihat, dimana kicaumania tumplek blek memadati sekitaran lokasi arena dalam suasana nan harmonis.
“ Cukup lama kita tidak berjumpa ya, terakhir di latpres menjelang Idul Fitri lalu. Terlalu lama libur kangen banget rasanya kumpul-kumpul begini, ya karena memang semuanya harus dipersiapkan dan dimatangkan segala sesuatunya, baik intern maupun ekstern agar lebih solid lagi kedepannya. Selamat datang seluruh rekan-rekan kicaumania di Pantai Ngebum ini, monggo kita nikmati bersama kompetisi fairplay serta panorama alam yang cukup indah sekitar lokasi kami ini,” ungkap Toni selaku Ketua Panitia menyapa kicaumania yang hadir dari berbagai penjuru kota ini.
Ngebum SF adalah salah satu EO berdikari yang terkenal mandiri dan berani mempertahankan ciri khasnya sendiri lewat inovasi mapun aturan-aturan yang diterapkannya, ditengah ketatnya persaingan serta inovasi kemasan gantangan yang semakin ramai seperti saat ini. “ Memang sedikit berbeda di sini, tapi pada umumnya tetap sama sebenarnya. Cuman yang pasti ada bumbu-bumbu special di setiap gelaran kami dan tetap solid dengan system penilaian terbuka versi kami,” tambah punggawa Ngebum SF yang akan kembali rutin menggelar latber dihari Selasa sore ini kepada media.
Setiap kelas yang dibuka menyuguhkan ketatnya persaingan untuk menjadi yang terbaik. Dikelas lovebird misalnya, tahta kejuaraan bergantian ditempati gaco papan atas antar kota yang memang terbukti fasih menorehkan tinta emas, seperti halnya Sadewo, Bang Tigor, Sule dan Haruka. Sungguh di luar dugaan, lovebird sekelas nasional ini berbondong-bondong menyambangi lokasi yang satu ini. Tak hanya itu saja, sengitnya persaingan juga nampak pada perebutan posisi juara umum yang begitu kental akan atmosfir kejar-mengejar point, dan tentunya dalam koridor aturan yang diberlakukan panitia secara sah tanpa ada coretan sedikitpun.

Sadewo kembali membuktikan eksistensinya sebagai salah satu lovebird papan atas lewat prestasi memukau yang berhasil diraihnya hari ini meskipun cuaca cukup panas serta angin pantai yang menerpa juga cukup kencang. Turun di keempat sesi yang ada, gaco milik Galuh-Semarang 33 ini selalu stabil menempati podium juara. Menyabet posisi juara 1 dikelas utama NSF dan lainnya sebagai runner up hanya dengan selisih point tipis saja. “ Sedikit kurang lepas penampilan Sadewo, seperti ada sesuatu yang kurang gitu,” jelas Galuh 33 menuai pertanyaan.

Kelas kacer mutlak dikuasai oleh performa ciamik Ankara yang berhasil menyapu bersih predikat jawara dengan raihan double winner. Dahsyatnya muntahan variasi lagu isian yang dikeluarkan oleh gaco besutan Foead Alaina ini tak mampu dibendung oleh rival-rival disekitarnya saat tarung disesi Family maupun Friendship. Menurut penuturan sang punggawa penampilan Ankara sudah mendekati sempurna akhir-akhir ini setelah beberapa saat lalu sedikit geseh dikarenakan jatuh 3 bulu sayap juga cukup banyak bulu lembut. “ Ya kalau sudah on seperti ini InsyaAllah bisa diandalkan lah pokoknya, seperti pada laga dihari Minggu kemarin juga juara 1 di Latpres BOB GBK BC Kendal,” tambah pengusung bendera KBC Bersatu yang akan mengagendakan lomba akbar bertema KBC CUP I dibulan September depan ini.

Masih bersama crew KBC Bersatu, punggawa lainnya yaitu H. Jumari juga sukses mengorbitkan kedua nama gaco terbarunya bertengger di puncak podium. New Samson tak henti-hentinya bongkar tembakan isian yang menjadi andalannya untuk mensupport gaya jambul ngentrok yang fasih ditampilkan. Hal ini menjadi point plus kemenangannya untuk membungkam aksi lawan disesi cucak hijau Frienship. Disusul aksi perdana Serdadu yang cukup menghipnotis tim juri saat mempertontonkan gaya tarung khas burung kacer sembari rajin menggelontorkan materi lagu kasar-kasar untuk bersanding ketat di posisi juara III sesi Family. “ Semoga kedepan semakin stabil keduanya,” ujar sang maestro.

Sedangkan dikelas cucak hijau Family sukses dimenangi oleh gaco besutan Chandra-BBF SF dengan nama Bentow. Siapa yang tidak mengenal Bentow salah satu koleksi amunisi andalan owner penangkaran murai batu kualitas wahid dengan Ring BBF ini, yang aksinya sudah tidak diragukan lagi untuk diakui kualitasnya teruji dan mampu bersanding di papan atas seperti saat menjuarai event Piala Kapolsek Gemuh lalu serta event-event besar sebelumnya.

Tak hanya Bentow saja, Bos BBF SF Weleri ini juga masih menurunkan gaco lain dikelas kenari yaitu Gendon yang juga tak terbendung aksinya untuk dinobatkan sebagai pemenang. Nagen satu titik ditutup aksi rapat pembawaan lagunya yang panjang menjadi favorit tim juri untuk menancapkan bendera koncer A di bawah nomor gantangannya. Turun disesi yang kedua pun Gendon masih terlihat tangguh meski waktu sudah menjelang gelap, aksinya kembali terpantau menonjol untuk layak finish diposisi runner up. “ Alhamdulillah bisa bantu menyumbangkan point untuk temen-temen Broilerr 23 juga Codot SF, intinya silaturahmi dan tetap guyub rukun kicaumania khususnya di wilayah Kendal-Weleri ini,” pungkasnya.

Hokky melanjutkan fenomena stabil juaranya setelah siang ini juga mampu merajai mutlak pertarungan sengit dikelas utama murai batu NSF. Sederet sabuk juara telah berhasil disabet oleh gaco polesan Aris-Berlian SF ini, seperti halnya yang masih hangat pada laga nyaris double winner di event Parijoto Cup I Kendal pekan lalu. “ Pemanasan Hokky menuju Purwodadi Award besok Minggu,” papar Aris Berlian.

Setelah melewati perjuangan panjang dipersaingan juara umum yang begitu ketat, Dwi punggawa Broilerr 23 berhasil memenanginya. Sederet gaco andalan yang diturunkan dapat menuai point maksimal untuk terkumpulnya pundi-pundi kejuaraan. Alhasil, dipenghujung gelaran namanya dinobatkan sebagai peraih juara umum Single Fighter sejati yang solid mengomando tim juga squad amunisinya di gelaran ini.

“ Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan YME yang telah melimpahkan Nikmat-Nya kepada kita semua untuk dapat berkumpul bersama di gelaran perdana Ngebum SF Bersatu ini sebagai awal baru menyongsong gelaran rutin selanjutnya. Tak lupa kami juga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kicaumania atas partisipasi serta dukungannya. Kekurangan dan kesalahan kami mohon maaf yang sedalam-dalamnya, monggo kritik dan saran membangun sangat kami harapkan demi kemajuan kita bersama. Sampai jumpa,” tutup Toni mewakili seluruh jajaran panitia yang bertugas diakhir gelaran. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara NgeBoom V- Kendal (24/7/2018)









