Arena Termegah & Termewah Rocket Arena Yogyakarta – Gangster Sien Ronny Double Winner, Duet Bejita & Rojo Koyo Banggakan NdarBoy Team

Sambutan H. Nurul Atik owner Rocket Arena didampingi Managemen

Launching Rocket Arena

Arena Termegah & Termewah Rocket Arena Yogyakarta – Gangster Sien Ronny Double Winner, Duet Bejita & Rojo Koyo Banggakan NdarBoy Team

Rocket Arena Yogyakarta arena termegah & termewah dengan fasilitas lengkap serta wahana wisata

Media BnR – Saat ini, Rocket Arena yang berdiri dibilangan wilayah Ngrenak Lor, Sidomoyo, Kec. Godean, Kab. Sleman-DY menjadi arena gantangan modern termegah sekaligus termewah di Jawa Tengah-DIY, bahkan mungkin juga se-Nusantara dengan berbagai fasilitasnya yang sangat lengkap. Tidak hanya dalam konteks lomba burung berkicau, di lokasi luas ini juga disupport berbagai wahana rekreasi yang sangat recommended bagi peserta yang hendak memboyong keluarga untuk berwisata.

Jajaran Fungsional PBI yang bertugas mengawal gelaran Launching Rocket Arena

Dibuktikan langsung oleh para peserta yang hadir pada Soft Launching Rocket Arena hari Minggu (05/01/2025) kemarin, dimana PBI khususnya PBI Cabang Bantul mendapatkan kesempatan emas sebagai penyelenggara pertama di arena tersebut. Seluruh peserta begitu terkesima dengan gantangan Rocket Arena yang beraura megah nan mewah ini.

Sambutan H. Nurul Atik owner Rocket Arena didampingi Managemen

Nurul Atik owner Rocket Arena sekaligus Rocket Chicken yang memilik 1400an cabang se-nusantara ini membuka langsung gelaran. “Rocket Arena adalah salah satu fasilitas yang kami bangun untuk dapat mewadahi komunitas pecinta burung kicauan di Indonesia yang animonya sangat luar biasa. Tentunya dengan catatan arena lomba ini harus menjadi yang terbaik, setidaknya di DIY. Alhamdulillah, hari ini perdana bersama teman-teman panitia PBI, arena bisa mulai digunakan, semoga bermanfaat,” kutipan sambutan beliau diawal gelaran.

Sambutan H. Bagya Rakhmadi, S.H., M.M., selaku Ketum PBI Pusat
Sambutan Ir. H. Agus Gamping selaku Ketua Pengda Jateng-DIY

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Umum PBI Pusat H. Bagya Rakhmadi, SH., MM, yang sangat mengapresiasi dibangunnya Rocket Arena di DIY ini. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pengda Jateng-DIY Ir. H. Agus Gamping yang juga sangat antusias dan berharap kedepan Rocket Arena ini bisa menjadi percontohan arena dan gelaran di Tanah Air.

Konservasi PBI pelepasan burung ke alam
Sambutan HM. Samsulhadi selaku Ketua Panitia

Sementara HM. Samsulhadi selaku Ketua Panitia seusai menyambut rekan-rekan kicaumania dari berbagai penjuru yang sudah hadir, beliau juga menggarisbawahi bahwasanya Rocket Arena ini kelak bukan hanya exlusive untuk PBI saja, tetapi juga terbuka untuk teman-teman EO lainnya. “Monggo, Rocket Arena terbuka untuk rekan-rekan EO yang ingin bikin lomba di sini, tentunya selama jadwal masih kosong. Bp. Goen Jake selaku Managemen yang dipasrahi wewenang oleh H. Nurul Alik akan mengelola, mengatur dan mengkoordinasikan sebaik mungkin,” papar HM. Samsulhadi.

Gangster milik Sien Ronny Surabaya terbaik kelas utama dengan hasil akhir double winner

Secara keseluruhan gelaran berjalan dengan lancar, sangat kondusif dan sukses menuntaskan 28 kelas burung yang dilombakan hari ini, meskipun diiringi hujan yang turun sejak pagi. Gangster milik Sien Ronny menjadi salah satu murai batu terbaik lewat hasil torehan prestasi double winner mengandalkan kualitas aksinya yang memang di atas rata-rata saat tampil dikelas utama tiket 1100K dan 550K.

Duet Bejita juara 1 feat Rojo Koyo juara 2 banggakan NdarBoy Team

Demikian halnya dengan duet amunisi murai batu koleksi NdarBoy Team komando Rendy Jerk yang turut memperketat kompetisi. Bejita dengan balutan materi tembakan isian panjang, power tandes dan gaya tarungnya yang rapi berhasil memimpin persaingan disesi Saudah Lestari 330K, dan disempurnakan oleh Rojo Koyo yang memiliki tipikal tarung sama dengan Bejita ini juga nyaris sukses memimpin perseteruan sengit disesi Sahabat Rocket Arena 550K. “NdarBoy Team Gass Poll Ndangak,” ucap kompak tim asal kota Gudeg ini.

Kohaku milik Chandra Oemah Murai Semarang juara 2 kelas utama tolak pinangan 100 juta

Menjadi sorotan Bos-Bos besar dan bahan perbincangan nyaris semua peserta yang hadir hari ini justru terfokus pada murai batu Kohaku besutan Chandra jebolan Oemah Murai Semarang saat turun dikelas utama Rocket Arena 1100K finish sebagai runner up. Volume Kohaku melampaui jauh di atas rata-rata dengan pembawaan lagu tembakan isian panjang bervariatif. “Riil faktanya tadi ada yang nawar 100 juta tapi maaf belum kita lepas kalau segitu. Prospek Kohaku masih panjang, ini belum topformnya karena masih bulu baru. Alhamdulillah 5 kali event selalu juara 1 bahkan nyeri, melesetnya juara 2, hari ini main track basah juara 2 dan 5,” terang Chiko sang mekanik.

Danishwara SF Demak komando Yustiar borong prestasi lewat aksi Jegal, Jarot & Siliwangi

Squad amunisi yang diturunkan Yustiar punggawa Danishwara SF juga sukses mendulang sederet prestasi. Diantaranya Jegal yang tampil memukau dengan hasil akhir finish double winner dikelas murai batu Ring PBI Silver dan Ring Bintang PBI. Sementara Siliwangi yang hari ini terkendala cuaca, dengan tampilannya yang kurang maksimal masih mampu bertengger di posisi juara 4 kelas utama Rocket Arena 1100K dan juara 4 lagi disesi berikutnya. Disusul aksi Jarot yang juga merepotkan persaingan ketat dikelas cucak hijau dengan hasil prestasi nyeri runner up.

Silaturahmi Benedix Sies-Bodronoyo SF Salatiga usung kualitas Cikal Gendhis & Satria

Tidak perlu diragukan lagi kualitas amunisi koleksi Benedix Sies punggawa Bodronoyo SF Salatiga ini, khususnya dikelas burung anis kembang. Menurunkan dua nama gacoan, Cikal Gendhis dan Satria yang keduanya sukses bersamaan mendulang prestasi disesi Ring Bintang PBI sebagai juara 2 dan 3. “Intinya silaturahmi, kita jumpa lagi di event-event selanjutnya,” pungkas beliau. (kiky)