Lomba Piala Adipura Klaten

Mediabnr – Gelaran perdana PBI cabang Klaten yang dimotori Supriyanto dan Vianno bertajuk Piala Adipura Klaten sukses terlaksana pada hari Minggu, 4 Maret 2018 di Taman Candi Prambanan Yogyakarta. Mr. Bagya SH selaku ketua PBI Pusat turut mengawal jalannya lomba dan memberikan sambutan. Dalam sambutanya, Mr. Bagya SH mendukung penuh lomba yang mengedepankan kelestarian. Terlebih, di Klaten dikenal sebagai gudangnya bermacam-macam penangkaran, mulai dari kenari, murai batu, love bird hingga jalak suren.


Sebagaimana umumnya lomba PBI, even ini mendapat apresiasi dari kicaumania dari berbagai blok. Ca Bo BC Duta Pakualam dan Mr. Agung Mahadewa berhasil menutup lomba dengan meraih gelar juara umum BC dan SF. Ca Bo BC Duta Pakualam sukses membawa pulang gelar trophy juara umum BC berkat penampilan maksimal Arnold di kelas love bird. Arnold milik Ca Bo Pekanbaru sukses memborong 4 kali juara 1 (Quatrick).

Selain lewat aksi Arnold, Ca Bo BC Duta Pakualam juga meraih poin maksimal dari kelas anis merah lewat aksi KG yang mencetak double winner. Ditambah lagi oleh poin kemenangan di beberapa kelas, membuat laju Ca Bo BC Duta Pakualam tak terbendung dalam meraih gelar bergengsi juara BC. Sementara itu, Mr. Agung Mahadewa sukses meraih gelar juara SF lewat kemenangan amunisinya di beberapa kelas seperti di kelas murai batu, kenari, cucak rowo, dan jalak suren.

Batosai milik H. Fitri BKS yang dikawal Teddy Jogja bisa dikatakan jadi bintang lapangan kali ini. Tampil dengan performa terbaiknya, Batosai nyaris memborong semua gelar juara 1 di kelas murai batu. Dari 4 kelas murai batu yang dibuka panitia, Batosai merebut 3 kali juara 1 dan sekali runner up.

Mustika Raja sukses meraih 1 kali kemenangan dari sengitnya persaingan di kelas murai batu. Gaco orbitan Wanda Ong Kediri ini sukses unjuk gigi dengan seabrek lagu mewah yang dibawakan dengan volume tembus. “Sebelumnya juara di BnR, hari ini juara di PBI. Semoga pasca mabung nanti kembali top form,” ungkap Wanda Ong yang pasca lomba di Piala Adipura akan mulai mengistirahatkan sang jagoan karena sudah dalam fase bulu tua.

Di kelas kenari, nama Diamond orbitan Edo/Rivai dari B90 Team sukses menegaskan diri sebagai salah satu kenari berbahaya dengan nyaris mencetak double winner. Ada pun di kelas kacer, nama Joko Bejo besutan Mr. King Tangerang masih belum terbendung sebagai langganan juara di kelas ring. Setelah sebelumnya menang di Pakde Karwo, Piala Raja, dan Valentine, Joko Bejo kembali tampil digdaya dengan meraih koncer A di kelas Kacer Ring Gundala.


H. Cahaya Samarinda yang datang bersama anak dan istri berhasil mengawal penampilan Gendewo. Meski belum meraih juara 1, Gendewo tetap menjadi idola di mata penonton. Penampilannya pun semakin mapan di tangan H. Cahaya. “Alhamdulilah, silarutahmi kali ini bisa terjalin dengan baik. Gendewo juga semakin baik penampilannya. Semoga nanti bisa silaturahmi lagi ke blok tengah,” terang H. Cahaya yang memberikan sinyal siap ke Candi Borobudur Cup.

Basudewa milik Sigit Kedung Mulyo SF Klaten yang sebelumnya juara di Malioboro Vaganza, lagi-lagi kebolehan dengan memborong dua kali gelar juara 1. Penampilan ini pun semakin membuktikan Basudewa sebagai salah satu love bird stabil di jalur juara di tahun 2018 ini. Pada akhir acara, panitia yang diwakili Supriyanto, Vianno, Kelik Jenggot, Zimon DP dan rekan-rekan mengucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam even tersebut dan mohon maaf bila ada kesalahan.[Jtyk.Team]


