Bak Gayung Bersambut

Suasana Lapangan B Borneo Cup I Pontianak

Borneo Cup I Pontianak

Suasana Lapangan B Borneo Cup I  Pontianak
Suasana Borneo Cup I Pontianak

Pontianak (MediaBnR.COM) ­– Gelaran Borneo Cup I Pontianak menjadi tempat silahturahmi antara pengurus BnR Indonesia Kalimantan Barat dan IKM (Indonesia Kicau Mania) bersama Brunei Sharma Team yang berada di Brunei Darussalam, Minggu (11/11/2016).

Seperti yang diutarakan Agus yang merupakan anggota IKM kepada Edward selaku Ketua BnR Indonesia Kalimantan Barat dan awak MediaBnR.Com bahwasanya IKM bersama Brunei Sharma Team mendambakan untuk mengadakan gelaran yang bisa menggandeng BnR dalam kegiatannya. Agus pun menambahkan bahwa agenda gelaran tersebut rencananya akan direalisasikan pada bulan Maret 2017 dan tinggal menunggu pernyataan dari Bang Boy sebagai BnR Satoe untuk mengaminkannya sehingga apa yang sudah menjadi pembicaraan awal kicaumania Brunei menantikan BnR bak gayung bersambut.

Agus (tengah) Anggota IKM ( Indonesia Kicaumania) Brunei Darussalam
Agus (tengah) Anggota IKM ( Indonesia Kicaumania) Brunei Darussalam

Selain terjalinnya silahturahmi antara kicaumania Brunei Darussalam dan BnR Indonesia, di gelaran kali ini pun juga menghadirkan persaingan yang sengit antara setiap single fighter (SF) dan bird clubnya (BC). Ini dikarenakan di gelaran ini, panitia Borneo Cup I menghadirkan dua lapangan perlombaan yang di setiap lapangannya menghadirkan kelas yang siap diperebutkan juaranya untuk nantinya setelah setiap juara, dikomulatifkan menentukan siapakah yang berhak membawa pulang  gelar Juara umum single fighter dan bird club.

Herry AJS (Crew Nofal SF) yang membawa Amir dan Jhon Mory, tidak tanggung-tanggung dalam mengkoleksi juara terbaik. Kenari Amir yang kerja ngedur dan memiliki irama lagu yang mewah, melesat menjadi yang terdepan di tiga kelas yaitu Kenari Open A, Kenari Open B dan Kenari Open C. Sedangkan Jhon Mory, kapas tembak yang memiliki gaya buka ekor full, juga tampil stabil di setiap kelas yang diikutinya sehingga prestasi hattrick diraih oleh burung yang memiliki durasi kerja maksimal tersebut.

Guntur Bumi milik Saini dan Muhsin  Eksis di Jalur Juara
Guntur Bumi milik Saini dan Muhsin Eksis di Jalur Juara
Amir dan Jhon Mory Banggakan Herry AJS (tengah)
Amir dan Jhon Mory Banggakan Herry AJS (tengah)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pandawa BC Juara Umum Bird Club
Pandawa BC Juara Umum Bird Club

Sedang Saini/Muhsin, pemilik murai batu Guntur Bumi, juga bangga sebab dari lima kelas yang ada, Guntur Bumi tidak pernah absen juara. Di Kelas Murai Batu Open A, Murai Batu Open B dan Murai Batu Open D, masing-masing Guntur Bumi raih juara peringkat dua, satu dan dua. Bahkan di Murai Batu Open C, Guntur Bumi masih bisa mempersembahkan juara di peringkat kelima.

Sharova milik Feby yang tergabung dalam Yoga BC adalah murai batu yang handal dalam mencetak prestasi di Kelas Murai Batu Open A dan Murai Batu Open D berhasil didominasi juara terbaiknya oleh burung yang sarat akan prestasi ini. Bukan hanya Sharova, Feby juga bisa membawa oleh-oleh prestasi terbaik di Kelas Murai Batu Open E dengan amunisi lainnya yang bernama Target.

Nofal SF Juara Umum Single Fighter
Nofal SF Juara Umum Single Fighter

Raihan double winner pada gelara ini tercipta oleh Momoy milik Ahien SF di Kelas Pleci Lokal A dan Kelas Pleci Lokal B serta Senopati milik Nofal SF di Kelas Kacer B dan Kelas Kacer C. Patria Mas yang membawa jagonya, Kampret, sukses menyandang gelar juara hattrick.

Di akhir gelaran, setelah team panitia menjumlahkan juara terbaik di masing-masing kelasnya, yang berhak sandang gelar juara umum single fighter adalah Nofal SF sedangkan di juara umum bird club dimenangkan oleh Pandawa BC. (Rizky Permadi)

BACA JUGA: Daftar Juara Borneo CUP I Pontianak – LAP A (11/12/2016)