BANDIT BUNGO CARI SATU KEMENANGAN, AMAR TAK TERBENDUNG

Doa dipimpin Om Iwan Sanubari

NONA NITA CUP 3 KLATEN (04/10/2020)

Doa dipimpin Om Iwan Sanubari

Mediabnr – Gelaran lomba dan kontes burung berkicau bertajuk “Nona Nita Cup 3” sekaligus memperingati hari jadinya yang ke 30 berakhir sedih. Event yang rencana semula berlokasi di Kalasan berhubung tidak mendapat ijin dari Polsek setempat akhirnya bergeser ke Klaten, tepatnya daerah Manisrenggo.

Dilihat dari pesanan tiket yang ada, bisa dibilang cukup ramai, tercatat peserta dari Semarang, Solo, Salatiga, Jogja bahkan dari Pacitan Jawa Timur juga hadir. Suasanapun adem ayem. Tepat pukul 10.15 WIB acara dimulai dengan sambutan dan doa bersama yang dipimpin Om Iwan Sanubari dilanjut pemotongan tumpeng hari jadinya mbak Nita selaku yang punya hajat. Lomba baru berjalan  9 sesi datang petugas dari Polsek disuruh menghentikan acara tersebut.

Nita – potong tumpeng hari jadinya ke 30
Om Iwan Sanubari memberi sambutan

Sesi pembuka diawali kelas Campuran Import, pesertanyapun bisa dibilang lumayan sekitar 25 peserta. Kali ini Mr Konde dari Semarang yang mengusung Blackthroat “Amar” menyapu 2 kelas yang disediakan panitia dengan torehan prestasi Juara 1 dua kali. Penampilannya layak diacungi jempol, lagu lelah panjang dengan volume kencang dibawakan dari awal hingga akhir penilaian nyaris sempurna tak ada mletik atau nabrak jeruji.

Mr Konde Semarang – Blackthroat Amar sapu kelas Campuran Import
H Andy dan Joko Billion – MB Bandit Bungo sabet Podium Utama

Wajah gembira ditunjukan H.Andy dan Joko Billion dari kota Klaten tatkala besutannya “Bandit Bungo” mendapat Koncer A mutlak di kelas Murai Batu Nona Nita, Bandit Bunga yang tidak lain adalah hasil dari breedingnya sendiri di kawasan Jogonalan Klaten,  bermaterikan irama lagu burung kecil serta tonjolan tembakan Pelatuk dan Cililin, Bandit bango siap mengawal di event-event besar. “Kalau tidak ada halangan, Insya Allah minggu besuk akan kita turunkan di  gelaran Road To Tobil Cup 2 Magelang, sekalian bersilaturami ke teman-teman kicaumania Magelang” ujar Handy yang diamini Joko Billion.

Di pungkasan acara, Nita selaku yang punya hajat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para peserta kepada para peserta atas diberhentikannya acara tersebut. (TOBIL)