
Palembang (MediaBnR.Com) – Diklat BnR Angkatan X dari tanggal 12 sampai 14 Februari 2015 di Asrama Haji Palembang sudah berakhir. Akan tetapi moment spesial dan paling membanggakan justru di Palembang dari semua Diklat dari Angkatan i sampai IX. Diklat kali ini justru diselenggarakan yang peduli akan BnR yang mengatasnamakan Sahabat BnR dari Palembang.
Pelaksanaan Diklat Juri BnR Angkatan X ini dihadiri 42 peserta masing-masing dari Palembang 11 orang, Prabumulih 1 orang, Tanjung Enim 1 orang, Muara Enim, Lampung 13 orang, Pulau Jawa 10 orang serta Bengkulu 5 orang.


Diklat juri Bnr Angkatan X memang cukup spesial, selain kehadiran BnR di acara pembuka. Dilanjutkan dengan tokoh perburungan Jabodetabek sekaligus pendiri Jayakarta Sofyan Juandi yang juga merupakan pengurus BnR Pusat juga hadir untuk memberikan materi acara Diklat. Selain itu kembalinya M. Kadafi masuk dalam jajaran BnR Pusat sebagai Dewan Penasehat Pusat yang hadir diacara Diklat juri BnR Angkatan X ini.


Respond kicaumania Sumatera yang kini haus akan gelaran yang memakai juri BnR yang tersebar di semua provinsi, memaksa perlu ditambah juri-juri baru. Setelah Diklat juri BnR di Lampung, Medan baru Palembang menyusul untuk penambahan calon-calon juri terbarunya.
Rata-rata calon juri muda BnR Angkatan X ini, hampir 95 persen mempunyai pengalaman dilapangan. Terlebih permintaan dari peserta cukup banyak untuk memakai juri BnR dan diharapkan bisa bertugas dilapangan. Terutama provinsi Lampung dan Sumatera Selatan, siap membuka lapangan-lapangan terbaru.

Tahun 2015 menjadi momen tahun kebangkitan Sumatera dengan jadwal padat lomba-lomba BnR hampir setiap minggu munculnya gelaran-gelaran. Belum lagi permintaan para pemula untuk membuka lapangan baru khsusus untuk latberan rutin mingguan.
Oji Lahat sebagai koordinator Sumatera patut diacungi jempol dengan gebrakannya, mampu merangkul kicaumania Sumatera mendukung BnR dan hasilnya sangan jelas, kini BnR menjadi barometer lomba dan panutan kicaumania khususnya di Sumatera.
Terlebih BnR Sumatera kini terbagi 3 wilayah, BnR Sumbagsel yang diketuai H. Rico yang meliputi kawasan Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung serta Bengkulu. Sumatera Tengah meliputi kawasan Sumatera Barat, Jambi, Riau serta BnR Sumbagut meliputi Provinsi Sumatera Utara, Aceh dan kepri.

Pekarjaan Rumah yang harus bisa diselesaikan dengan baik bagi ketua BnR cabang untuk bisa mensosialisasikannya dengan kicaumania. BnR
Bisa lebih maju dan berkembang lagi, terlebih jadwal sangat padat yang harus bisa dijawab dengan keberhasilan dilapangan. Adanya Diklat Juri BnR Angkatan X, diharapkan bisa membuka animo kicaumania lebih bergirah lagi kelomba yang lebih fair play. (yudi)


