Begal Hattrick, Donking Nyeri – Putra Bintang, Bandit & Suro Saling Jegal

OBI Brebes, JBI, dan Panitia Mahakarya BnR Brebes

Mahakarya BnR Brebes

Andi Sahara & H. Wijayanto Mozay

MediaBnR-Brebes, OBI Brebes komando H. Wijayanto Mozay beserta seluruh jajarannya telah sukses menggelar lomba akbar bertajuk Mahakarya BnR Brebes yang dihelat pada Minggu (22/08/2021) lalu di lokasi gantangan BnR Tobo, Perum Palm Indah, Paguyangan-Brebes dengan begitu ketat dan tegas menerapkan aturan protokol kesehatan.

Yono BF selaku Ketua Pelaksana

“ Terkait dengan pandemi, sebetulnya kita sudah merencanakan Mahakarya BnR Brebes ini sejak lama, cuman kita kondisional untuk mundur-mundur mengikuti aturan pemerintah (PPKM). Kebetulan di Brebes ini Alhamdulillah levelnya sudah turun di level 3, dengan kondisi tersebut kita ada kebijakan untuk berkegiatan dengan tetap ketat menerapkan aturan prokes, prokes, dan prokes. Lomba seperti ini pastinya terlaksana di lokasi yang luas dan pesertanya juga menyebar atau tidak dalam satu ruangan kecil saja, dalam artian apabila terdapat virus akan lebih minim resiko penularannya, ditambah pengawasan ketat dari pihak panitia yang sangat melarang adanya kemuruman, jadi selain masker juga wajib menyebar dan jaga jarak. Namun yang paling utama adalah kita harus tetap taat aturan pemerintah menyesuaikan kondisi level di daerah masing-masing, semoga pandemi ini segera berlalu,” ungkap H. Wijayanto Mozay didampingi Yono BF selaku Ketua Pelaksana beserta seluruh jajarannya yang memang begitu keras dan ketat menerapkan prokes di kegiatan lomba Mahakarya BnR Brebes hari itu.

Milista Sf sabet podium juara umum Single Fighter

Hasil akhir benih perjuangan panjang sejak awal hingga usai gelaran sukses dimenangi oleh Milista SF lewat sederet nama besar gacoan-gacoannya yang menghantarkan sosok kicaumania asal kota Pekalongan ini ke puncak podium juara umum Single Fighter. “ Terimakasih tentunya kepada seluruh crew dan rekan-rekan kicaumania semua yang telah mensupport penuh Milista SF untuk dapat mencapai puncak prestasi ini, semoga kita dapat terus mengulang kesuksesan-kesuksesan lainnya di event-event selanjutnya,” ujar Kembar mewakili Milista SF yang full squad pekan depan bakal meluruk laga akbar Piala Pariwisata di kota Magelang.

Ade-Eka Bella BC raih juara umum Bird Club

Bersanding di podium puncak juara umum Bird Club terlahir nama Eka Bella BC pimpinan Ade asal kota Kendal yang saat ini memang sedang getol-getolnya fight di lapangan untuk terus memaksimalkan target prestasi juara. Point membanggakan diantaranya ditorehkan oleh Brajamusti besutannya dikelas lovebird yang menyandang predikat juara runner up ketika bertarung kualitas dengan sederet nama-nama besar lovebird nasional yang juga turun di laga itu.

Neyra 0721 Srikaton, Begal cetak hattrick B

Prestasi demi prestasi membanggakan di berbagai gelaran lomba akbar lintas EO terus disematkan oleh Begal, lovebird milik Neyra 0721 Srikaton yang memang saat ini namanya menjadi hot topik buah perbincangan kicaumania Nusantara lewat aksi kualitas yang dimilikinya (durasi tembak super panjang, jeda rapat, volume keras, serta staminanya yang selalu stabil dan konsisten disetiap laganya, meskipun turun dibanyak kelas dalam satu laga). Siang ini, namanya pun kembali dinobatkan sebagai raja dikelas lovebird umum untuk dapat menyanding pulang predikat kemenangan juara hattrick diketiga kelas yang ada, dimana para jawara Nasional lintas Blok juga ikut serta memenuhi gantangan.

Iskandar-Tatu Sf & Eggi Raja Ngurak, PB terbaik

Datang dari Ibu Kota, Putra Bintang debutan Iskandar-Tatu SF cukup bernafas lega dimana lewat tampilan aksi terbaiknya ia sukses menorehkan prestasi sebagai juara 1,2,2 diketiga sesi murai batu yang ada. Nyaris tanpa jeda mengeksplore muntahan roll lagu isian kasar serta variasi tembakan panjang disela-sela mempertontonkan aksi tarung happy ngeplay ekornya, disesi murai batu 36G BnR Brebes Putra Bintang finish di podium runner up, dan menorehkan prestasi senada sebagai runner up ketika bertarung disesi murai batu 36G Claban BC, kemudian membalik keadaan untuk tampil sebagai yang terbaik disesi murai batu Perang Bintang. Iskandar didampingi rekannya Eggi Raja Ngurak yang juga menurunkan salah satu koleksi gacoannya, Top Gun sepertinya belum hoky di laga perdananya pasca mabung. “ Masih belum bau rawatan sama sekali, yah cuman nemenin Om Iskandar aja ke sini sekalian ngajakin jalan-jalan Si Top Gun,” ujar owner penangkaran murai batu Raja Ngurak-Tegal ini.

Bandit besutan Rohman-Harum Sf Pkl comeback

Perform Bandit dengan jubah barunya juga tak kalah hebat dalam aksi saling jegal di kelas murai batu ini. Kualitasnya tetap menonjol ditengah ramainya roll tembak bongkar materi lagu yang terjadi di dalam arena, alhasil gaco sarat prestasi besutan Rohman Sate punggawa Harum SF Pekalongan ini lagi-lagi mutlak diganjar bendera koncer A saat berlaga disesi murai batu 36G BnR Brebes.

C-Moex Rambo Sf andalkan kualitas Suro & CR7

Sementara rekan sekotanya, yakni C-Moex punggawa Rambo SF Pekalongan yang siang itu menurunkan duet amunisi terbaiknya juga tak mau ketinggalan mendulang pundi-pundi prestasi membanggakan. Diantaranya yang sukses ditorehkan oleh murai batu hasil tangkarannya sendiri, yaitu Suro yang bikin geger lapangan lewat balutan kualitas sempurnanya untuk mampu mendominasi pertarungan sengit disesi pamungkas Mahakarya. Ini bukti kualitas produk breeding Rambo SF, Suro diusianya yang baru menginjak 11 bulan sudah tampil menjuarai lomba Nasional. Disusul CR-7 polesannya dikelas cucak hijau yang juga tak kalah dahsyat bersaing kualitas untuk kemudian sukses meraih podium juara 1 disesi 36G Claban BC dan juara 2 disesi YN BF.

Donking sabet podium double winner

Masih seputaran kisah kicaumania asal kota Batik yang sukses berprestasi di laga akbar ini. Bergeser ke kelas kacer, Rangga yang memang sudah mempersiapkan matang kondisi amunisi andalannya untuk menghadapi laga akbar ini akhirnya dapat tersenyum lebar dimana aksi mempesona Donking dua kali dihadiahi koncer sebagai juara 1 disesi kacer 36G BnR Brebes dan 16G Claban BC. “ Alhamdulillah, usaha tidak mengkhianati hasil. Meskipun lawan-lawannya berat, hari ini Donking bisa stabil tampil maksimal dan sukses menyabet podium double winner dikelas-kelas pamungkas,” pungkas Indra Prasetya mewakili crew.

Paku Mas pasca mabung nyeri runner up

Rival terberat Donking adalah Paku Mas milik H. Oyong-Pandanwangi, dimana telah kita ketaui bersama nama besar serta track record prestasinya di kancah Nasional. Meskipun ini merupakan penampilan perdana pasca mabung, Paku Mas sudah cukup dahsyat dalam mengeksplore materi-materi unggulannya dan bahkan langsung sukses mencuri perhatian tim juri untuk mengganjarnya bendera koncer A. Namun sepertinya Dewi Fortuna belum begitu memihak Paku Mas, dimana hasil akhir prestasinya harus legowo dua kali tergeser ke podium runner up. “ Bagi saya pribadi, perform Paku Mas hari ini belum sepenuhnya maksimal, ya maklum saja cukup lama libur PPKM ditambah lagi waktu masa mabung,” jelas Hadi sang mekanik.

Teddy Bun Pandanaran Sf, Super Bejo tetap terbaik

Meski sedikit kecewa karena terlambat hadir sehingga tidak dapat mengikuti pertarungan disesi pertama, Teddy Bun punggawa Pandanaran SF asal kota Semarang yang mengusung salah satu koleksi amunisi jawaranya dikelas burung cendet ini cukup terhibur ketika Super Bejo mutlak memenangi perseteruan sengit disesi kedua cendet A Palm Indah. Roll speed tembak dengan bongkaran materi lagu isian komplit, volume tembus, dan disempurnakan oleh aksi tarung nagennya. (kiky)

OBI Brebes, JBI, dan Panitia Mahakarya BnR Brebes