Bejo dan 007 Berbagi Juara, Mozza SF Seri di Kenari

Pengurus BnR Tuban dan Juri Sukses Kawal Latpres Gebyar Tahun Baru
Pengurus BnR Tuban dan Juri Sukses Kawal Latpres Gebyar Tahun Baru
Pengurus BnR Tuban dan Juri Sukses Kawal Latpres Gebyar Tahun Baru

Tuban (MediaBnR.Com) – Masih dalam suasana tahun baru, gantangan BnR Tuban yang dikomandoi Fredy dkk sukses menggelar latpres dengan tajuk Gebyar Tahun Baru, Minggu (15/1/2017). Tak kurang 820 peserta tumpah ruah di markas Kompi 521 Tuban. Tak pelak cuaca cerah mendukung kelancaran jalannya lomba yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.

Tak hanya dihadiri kicau mania lokalan. Animo peserta luar daerah pun nampak dari hilir mudik kendaraan yang masuk lokasi gantangan. Blok timur seperti dari Surabaya hingga blok tengah, diantaranya Rembang, Lasem. Masing-masing menurunkan besutannya. Persaingan pun sangat sengit di 17 kelas yang dibuka panitia.

Pengambilan Sumpah Juri BnR
Pengambilan Sumpah Juri BnR

Para jawara kelas favorit saling berbagi podium. Seperti di kelas cucak hijau, turun di sesi pertama. Persaingan antara Bejo gaco Aris, Pramuka BC dan 007 milik Andy PDI, New LBC Lamongan sangat ketat. Hingga akhir penilaian, Bejo yang berada di podium puncak ditempel 007 di posisi kedua. Selain Bejo, Aris bersama rekannya yang menurunkan kenari Banyu Grimis dan kacer Tompel siap bertandang ke even Mahakarya BnR Indonesia.

Budi STH Team Sukses Kawal Love Bird BB di Tuban
Budi STH Team Sukses Kawal Love Bird BB di Tuban
STH Team Surabaya Borong Juara di Love Bird Saat Tampil di Kompi 521 Tuban
STH Team Surabaya Borong Juara di Love Bird Saat Tampil di Kompi 521 Tuban

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pramuka BC Tuban Siap Turunkan Amunisinya ke Mahakarya BnR Indonesia Surabaya
Pramuka BC Tuban Siap Turunkan Amunisinya ke Mahakarya BnR Indonesia Surabaya

Begitu pula di kelas murai batu. Persaingan antara Setan Amplop, Rochim, Jatirogo BC dan Brajamusti, Anwar Blawus, C2N Sedan tak mampu terelakan. Setan Amplop yang mengandalkan lagu cililin, kenari dan greja tarung mampu merangsek ke puncak juara. Sedangkan Brajamusti yang menempel di posisi kedua mengandalkan lagu cililin, kapas tembak, platuk sampit dan colibri. “Burung hasil ternakan, usianya masih muda,” terang Anwar.

Dari luar daerah, Mozza SF pasukan kenari dari Rembang tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya gaco yang diturunkan mampu melibas dua kelas sekaligus. Bahkan tak tanggung-tanggung, posisi dua teratas diduduki besutan Erbert/Somet dkk. Dua gaco tersebut diantaranya, Cong Yang dan Predator.  Sedangkan Jetzo gaco Ferry/Arif bertengger di posisi empat. Meski satu diantara amunisi Mozza SF merupakan kenari jenis lokal. Namun hal ini menunjukkan hasil ternakan mereka masih mampu bersaing dengan kenari bodi besar.

C2N Sedan Rembang Puas Turun di Gelaran BnR
C2N Sedan Rembang Puas Turun di Gelaran BnR
Setan Amplop Rochim Jatirogo BC Kerap Juara di Gantangan BnR Tuban
Setan Amplop Rochim Jatirogo BC Kerap Juara di Gantangan BnR Tuban

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Afit Tuban Exotic BC Puas Meski Love Bird Satrio Berada di Posisi Dua
Afit Tuban Exotic BC Puas Meski Love Bird Satrio Berada di Posisi Dua

Perang Bintang Jawara Love Bird

Perhatian publik kicau mania tak luput dari ramainya kelas love bird hampir di seluruh gelaran. Tak terkecuali di latpres Gebyar Tahun Baru polesan BnR Tuban. Hal ini terbukti dengan suksesnya 7 kelas yang dibuka panitia. Hingga berakhirnya gelaran sekitar pukul 17.30 WIB. Tak ada satu pun peserta melayangkan protes kepada panitia.

Bahkan salah satu peserta sempat melontarkan ungkapan puas terhadap kinerja juri selama gelaran berlangsung. “Main di BnR enak nggak ribet. Sistem penilaiannya bagus,” kata Anwar Blawus, C2N Sedan, Rembang dan rekan. Meski love bird Dewi milik timnya hanya bertengger di juara 11. Namun mereka puas melihat kinerja juri yang fair play dalam memberikan penilaian.

Mozza SF Rembang Sapu Habis Posisi Dua Teratas di Kelas Kenari
Mozza SF Rembang Sapu Habis Posisi Dua Teratas di Kelas Kenari

Dari lapangan, sang bintang jawara burung paruh bengkok sangat puas melihat kinerja amunisi mereka masing-masing. Diantara yang merayakan selebrasi adalah tim STH Surabaya. Menurunkan tiga burung sekaligus, 7 kelas yang dibuka nyaris tak ditinggalkan. Meski demikian, jerih payah bersaing dengan jawara tuan rumah terbayar sudah. Beberapa juara di posisi tiga teratas mampu diborong Budi dkk.

Love Bird Mimi Semox Frangky KPBL Lasem Juara Dua di BnR Tuban
Love Bird Mimi Semox Frangky KPBL Lasem Juara Dua di BnR Tuban

Tak kalah apik, Jatirogo BC yang sudah moncer di murai batu. Di kelas love bird pun berhasil meraih juara satu. Sianida milik Sabar merangsek ke puncak kala perform di Sesi C. Bahkan usai meraih juara satu di Kelas Love Bird C. Sianida dipinang Arive One Zero.

Selebrasi tak hanya milik sang pemangku kasta puncak. Mereka yang bertengger di runner up pun merasakan atmosfir tersebut. Seperti Afit, Tuban Exotic BC. Love bird Satrio yang turun di Kelas C berhasil memberi perlawanan Sianida. Meski hanya meraih juara dua. Afit optimis gaconya perform di gelaran berikutnya.

Andy PDI New LBC Lamongan Bawa 007 Moncer di Tuban
Andy PDI New LBC Lamongan Bawa 007 Moncer di Tuban

Tingginya animo kicau mania yang hadir di latpres pekan kemarin, tak hanya dari bumi Ronggolawe.  Hal ini semakin membuat optimis pengurus BnR Tuban akan situasi yang sama pada gelaran-gelaran mendatang. “Pasca gelaran ini (Gebyar Tahun Baru). Kami fokus pada lomba selanjutnya, yaitu Kapolres Cup,” ujar Fredy sembari memohon dukungan kicau mania Tuban dan sekitar untuk hadir pada gelaran tersebut. (stf)

BACA JUGA: Daftar Juara Latpres Gebyar Tahun Baru BnR Tuban (15/1/2017)