
MediaBnR – Lapangan Masterpiece Arena masih menjadi Barometer Burung Kualitas dimata kicaumania khususnya di wilayah Jabodetabek. Even Masterpiece yang dihelat dua pekan sekali itu kerap menjadi rujukan untuk mengukur kualitas, bahkan menjadi ajang berburu gaco – gaco baru. Salah satu buktinya, pada kelas bursa yang hampir setiap momennya tak pernah sepi bahkan selalu menjadi rujukan transaksi bagi burung prestasi.
Seperti pada lomba yang digelar pada Minggu, 21 Mei lalu, hampir semua kelasnya dijubeli peserta dan mayoritas yang datang didominasi burung – burung pilih tanding, tak terkecuali peserta yang mengikuti kelas bursa yang main disesi ke-10 setelah kelas utama. Sesi ini menjadi momentum yang paling dinanti dan hampir semua peserta yang datang tertuju dan fokus memantau jalannya acara.

Suasannya terlihat cukup tegang, diantara peserta saling berbisik, ada juga yang berkeliling memantau satu persatu sambil sesekali bertanya kepada pemantau lainnya, hingga tiba saatnya team juri menentukan proses nominasi dan berlanjut ke penentuan bendera koncer.
Kang Rangga salah satu new comer asal Jakarta Timur cukup takjub melihat proses jalannya kelas bursa di Masterprice. Baginya akan lebih menguntungkan bagi kicaumania yang ingin mencari maupun membeli burung yang diinginkan sesuai selera dan budget. “Jadi model seperti ini membuat peserta tanpa ragu – ragu menawar burung yang di incarnya tanpa ada rasa takut dengan bandrol harga burung tersebut, karena patokan harganya sudah jelas ya maksimal diangka 25 Juta, tidak seperti saat menawar burung juara di latber maupun latpres yang terkadang membuka bandrol dengan harga tak wajar,” ujar pemilik Murai Batu Zorro.
Keuntungan lain bisa didapat jika burung tersebut di dapatnya di bawah harga maksimal. “Seperti yang terjadi kemarin di bursa Masterpiece, burung juara 1 nya terjual dikisaran harga 17 Juta, sementara yang saya taksir meraih juara ke-2 dan langsung kami ajukan tawaran 15 Juta, namun yang punyanya belum mau menjualnya, saya anggap belum rezeki,” imbuh Kang Rangga.

Meski tak mendapat burung buruannya, Kang Rangga tak berkecil hati karena masih ada agenda lomba Masterpiece berikutnya. “Tetap optimis aja bisa dapat burung bagus di bursa Masterpiece berikutnya di even 4 Juni besok dalam tajuk lomba “Grand Launching Tory” bersama juri Masterpiece, kebetulan ada kelas bursa tiket 150 Ribu, semoga di even tersebut bisa dapat burung yang diinginkan dengan harga yang sesua,” pungkasnya.



