H. Slam Jakarta
Berburu Murai Batu Ke Kerinci, Langsung Take Over
MEDIABnR.COM – Dikalangan komunitas Kenari nama H. Slam sudah tak asing ditelinga kicaumania nasional. Nama H. Slam dikenal sangat piawai memainkan kenari terutama jenis besar dan menjadi salah satu yang paling disegani dan ditakuti awan-lawannya. H. Slam terkenal cukup jeli dan tahu kualitas kenari yang berkelas, tak heran namanya sangat familiar dikalangan mania kenari. Tak heran keinginan tahu tentang kenari sampai menginjak ke daratan benua biru alias Eropa, beberapa negara besar seperti Belanda, Belgia sampai Turki didatanginya untuk berburu kenari, baik untuk dimainkan ataupun dilepasnya. Sekali ambil H. Slam bisa sampai 500 ekor yang dibawanya.
Sebagai seorang pengajar dibeberapa perguruan tinggi swasta terutama program pasca sarjana, H. Slam cukup sukses dibidang karir dan gelar Doktor di usia muda sudah diraihnya. Tak beda di hobi burungpun sama seperti sekolah, H. Slam lebih sering memiliki jagoan yang punya prospek cukup menjanjikan dan dipolesnya sehingga menjadi sosok yan berkualitas dilapangan. Tak heran banyak kenari dari pilihannya banyak yang moncer setelah di take over tak hanya di regional melainkan sampai ke tingkat nasional.
Tapi bagi H. Slam belum puas sebatas main di kenari saja, melainkan keinginan memperluas di jenis murai batu yang mempunyai komunitas cukup banyak dan paling bergengsi untuk jenis burung berkicau. Mulailah H. Slam mempelajari seluk beluk murai batu kualitas yang betuil-betul cocok dengan vacum penilaian burung yang tepat. Burung prospek dan berbakat dengan kualitas istimewa yang dicarinya dan mulailah H. Slam mencari informasi murai batu handal dan masih fresh yang ingin diperolehnya. Sampailah H. Slam berkunjung ke Kerinci yang merupakan salah satu daerah tempat bernaungnya murai batu handal dan bisa bersaing sampai tingkat nasional.
Al hasil keinginanpun untuk memilik talenta berbahaya dan prospek sampai ke tingkat nasional berhasil diperolehnya. Kramat nama yang terbilang masih baru, di take overnya dari Harison ketua BnR Sungai Penuh dan mahar cukup lumayan tinggi. Walaupun baru, akan tetapi soal kualitas Kramat memiliki materi yang cukup lengkap, irama, lagu, speed, durasi serta variasi isian cukup lengkap. Ditunjang kinerja dilapangan cukup mewah, gaya bertanding ngeplay dan menekan ke bawah sambal mengeluarkan lagu-lagu kecil tembus. Walaupun kelemahannya belum stabil dan terbilang masih muda baru 5 tahun lebih, akan tetapi justru disitulah menurut H. Slem tantangan diperburungan, bagaimana mengoptimalkan Kramat sehingga bisa kembali kepada top form terbaiknya. Hanya faktor penangannya kurang maksimal seperti kroto yang kadang-kadang dapat atau tidak serta perawatan lain yang belum maksimal.
Rencannya H. Slam menyiapkan Kramat di even perdana Galamedia Cup. 23 Desember 2018, waktu yang cukup sempit menjadi tantangannya menjelang akhir tahun untuk dilombakan. Mampukah H. Slam dengan Kramat amunisi terbaru membuat kejutan dan bersaing dengan jagoan-jagoan murai batu papan atas nasional yang kemungkinan turun untuk memperebutkan yang terbaik. (yud)
GALERY FOTO :




