Pangkal Perjuangan Cup 4 Karawang
Mediabnr – Baru memasuki sesi ke-7 kelas Cucak Hijau Bupati, acara lomba Pangkal Perjuangan Cup 4 yang di gelar di stadion Singaperbangsa yang berlokasi di Jalan Jend. A. Yani, Nagasari, Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat di guyur hujan. Seketika itu, para peserta langsung berhamburan mencari tempat berteduh, hebatnya kompetisi tetap berjalan, seolah tak menghiraukan guyuran hujan. Kondisi hujan ini terus berlanjut, hingga memasuki sesi berikutnya dan sempat berhenti., Minggu (31/3/2019).
Semangat dan antusias peserta mendapat apresiasi dari panitia Pangkal Perjuangan Cup 4, Pasalnya demi menggantang burung gacoannya, para peserta sampai rela menunggu hujan reda, bahkan rela berhujan-hujanan demi menyalurkan hobi burung berkicaunya,”salut Guntar selaku ketua panitia. Alhasil dalam kondisi arena yang di guyur hujan, panitia masih mampu menggelar 52 kelas dari 56 kelas yang di buka di dua lapangan yang bersebelahan.
Bukan hanya panitia, peserta pun memberikan apresiasi terhadap panitia Pangkal Perjuangan Cup 4, lantaran komitmennya dalam menggelar acara hingga selesai. “Salut dengan panitia yang sudah memberikan pelayanan terbaik untuk para peserta, meski dalam kondisi apapun, lebih tepatnya pantang bubar sebelum di gantang,” terang Made salah satu peserta dari Jakarta.
Umi Kasum sebagai salah satu peserta dari jakarta pun turut merayakan kemenangan manis disesi awal kelas murai batu, tepatnya dikelas murai batu ring BnR Indonesia. Kembali menampilkan murai batu andalannya Kikibo, Umi Kasum yang hanya berniat membagikan brosur pada event tersebut, nyatanya pun juga berhasil merebut juara kedua dikelas 1 juta tersebut berkat penampilan mewah Kikibo yang seringkali menjadi kebanggan team Mr. Joss.
Murai batu Begal yang datang dari Ring Putra Karawang, berhasil memborong juara ketiga dikelas Murai Ring BnR Indonesia & Dikelas utama Murai Batu Ring Pangkal Perjuangan tiket 2 juta rupiah. Murai batu terbaik milik Aqi Rahmat yang hadir didampingi Karta Sasmita Ring Putra Karawang tersebut, masih stabil meraup prestasi disetiap event Pangkal Perjuangan Cup dengan mengandalkan penampilannya yang memiliki ciri khas bongkaran variatif seperti cililin, kapas tembak, tengkek dan cucak jenggotnya.
Paloka Team yang diketahui sebagai salah satu team terbaik dari daerah Karawang, kali ini masih menunjukkan kekompakan teamnya yang ramai datang memeriahkan gelaran lomba Pangkal Perjuangan Cup 4. Tidak hanya datang memberi kemeriahan, Paloka Team yang mendampingi H. Dede ini pun turut menyabet prestasi dikelas bergengsi. Ditampilkan dikelas utama murai batu ring Pangkal Perjuangan, Murai batu yang dinamai Brantas oleh H. Dede pun langsung menjadi pusat perhatian juri dan peserta yang datang menonton pertandingan dikelas tersebut. Aktifnya Brantas yang digantangkan pada nomor 34, tentu saja menjadi bukti nyata layaknya Brantas untuk dinobatkan sebagai juara pertama dikelas mewah tersebut. Tidak hanya aktif, Brantas yang memiliki tonjolan cililin yang dilengkapi dengan suara kenari dan lovebird tersebut, sukses menghasilkan senyuman manis kemenangan kepada sang pemilik H. Dede dari Paloka Team Karawang.
Aksi borong juara justru terjadi dikubu BBTC. Didampingi ketua BBTC Bapak H. Subarli dan Yadi CBR, Mr. Susanto yang membawa 2 amunisi terbaiknya sekaligus yaitu Rojo Langit dan Mr. Zamo, berhasil mengukirkan namanya ditangga juara kelas Murai Batu BnR Indonesia, Murai Batu Pangkal Perjuangan & Murai Batu Ring Pangkal Perjuangan. Rojo Langit yang pertama ditampilkan dikelas Murai Batu BnR Indonesia, langsung menyabet juara pertama dikelas tersebut. Setelah sukses menjadi yang terbaik, Rojo Langit yang kembali diturunkan dikelas utama Murai Batu Pangkal Perjuangan kembali menyabet juara ketiga berkat aksi memukau volume dahsyat dan materi yang terbilang cukup variatif. Sementara Mr. Zamo yang diduetkan dengan Rojo Langit dikelas yang sama, langsung merajai kelas tersebut sebagai juara pertamanya. Penampilan Mr. Zamo yang digantangakan pada gantangan nomor 21, mampu menunjukkan performa terbaiknya dengan menonjolkan volume suara lantang, durasi kerja yang sangat baik, dan materi lagi mewah serta variatif yang membuatnya layak mengoleksi poin A3 & B1 dan menempatkan sebagai yang terbaik dikelas utama tersebut setelah sebelumnya pun sukses meraih juara pada event akbar Gubernur Jabar Cup 2019 lalu.
Murai Next sang langganan juara pertama dikelas utama. Kali ini harus puas dengan raihan dua kali runner up atau juara kedua dikelas murai BnR Indonesia & dikelas Murai Batu Pangkal Perjuangan . Next yang ditampilkan Dr. Reno yang didampingi Dr. Bambang nyatanya tak kalah kualitas dari sang peringkat pertama. Terpaut point tipis, Next yang memiliki kualitas nyata durasi kerja dan materi mewah variatif tersebut harus legowo dengan raihannya kali ini dan rencananya Next akan kembali tampil pada Owen Cup pekan depan.
Beralih dikelas kenari, Ali Fathoni yang datang bersama Abib dari Hamas SF, nyaris saja mencetak hatrick dikelas kenari standart kecil. Hamas SF yang diketahui selalu menyabet prestasi disetiap event nasional maupun regional tersebut, kali ini tetap mempertahankan eksistensinya sebagai kenari mania berprestasi dengan mengandalkan kenari stabil ngedur serta memiliki cengkok dan volume mewah yang menjadi modal utama bagi Gajayana untuk membawa pulang juara pertama dikelas Bupat, Wakil Bupati & runner up dikelas BnR Karawang.
Diakhir Acara, DM Tegal yang dikomandoi oleh Faizin DM selaku ketua serta Taqim & Geva Gevi Kembar SF sebagai penggeraknya, sukses meraih juara umum pada gelaran akbar tersebut. Mengumpulan 1800 point yang disumbangkan dari kelas murai batu, pleci, lovebird jr, lovebird dewasa, kenari, dan jalak suren, DM Tegal jauh meninggalkan point lawan-lawannya dan sukses angkat piala bergengsi sebagai juara umum pada event Pangkal Perjuangan Cup 4. *Zulfikar
GALERI :
































