
Semarang (MediaBnR.Com) – Gelaran yang bertajuk Launching Banjardowo SF (17/4) meraih sukses, hampir semua session peserta rata-rata full gantangan hingga terhitung 900-an peserta meramaikan ajang ini. “Gelaran ini saya dirikan atas kehendak kicaumania wilayah Genuk dan sekitarnya karena banyak yang ingin melatih burungnya terlalu jauh karena disekitaran Genuk belum ada gantangan, nah semoga gantangan Banjardowo SF ini mampu mewujudkan aspirasi kicaumania semua tak lupa setelah ini kita buka latberan tiap hari kamis dan minggu sore. Beruntungnya pihak developer kawasan Banjardowo BC member fasilitas tempat secara free,” ungkap Mr. Widhi owner Banjardowo SF.
Bintang Iklan cendet yang sudah berpindah tangan kebeberapa cendet mania kini berada di tangan Agus Bin mampu menang nyeri di gelaran ini, berkat torehan tangan dingin Doni Tokol Bintang Iklan menjadi ancaman berat para cendeter’s. “Ini kondisi bulu baru langsung sapu bersih disemua kelas, begitu lihat kinerja Bintang Iklan pemilik sebelumnya Doni Sardi ingin meminangnya kembali namun si Bos belum ada niatan di jual,” aku Doni Tokol yang mulai mencuatkan nama Agus Bin.
Di kelas yang bersamaan Tata Kauman Demak juga berhasil cuatkan Arjuna meski hanya memperoleh 5 besar yang dikawal oleh Icank yg juga berhasil naikkan peringkat Mustika dikelas kenari kalitan menjadi 3 besar.
Babahe Speed Gajah Semarang tak sia-sia datang digelaran ini, dengan hanya bawa Jalidin mampu kantongi prestasi yang menakjubkan. Dengan pola roll tembak menjadikan Jalidin Nampak paling menonjol sendiri saat digantang bersanding dengan puluhan lawan-lawannya, apalagi ditambah gaya ngeplaynya menambah 1point keunggulan dari Jalidin. Masih dikelas murai batu berhasil melesat dari posisi terakhir dikelas berikutnya langsut melesat berhasil berpindah ke posisi teratas yakni milik Koh Han andalkan Ballvier yang berduet dengan Fery yang juga naik satu peringkat lontarkan Avatar. Selain itu dikelas cucak hijau Fery juga masih tersenggol juara dengan andalannya Idu Geni, sedangkan diatasnya ada Ultramen yang berhasil masuk di dua kelas milik Anjar dengan kibarkan bendera Gista BC.

Predator kacer milik Niko Bunderan SF Semarang mampu porakporandakan kelas kacer dengan gaya eksotiknya full joget dengan olahan irama lagu yang bervariasi dibeberapa bait lagu yang di bawakan selalu dikeluarkan tembakan – tembakan mematikan seperti love bird, pelatuk, dan belalang menjadikan lawan di sekitarnya langsung mbagong. “Saya digelaran kali ini bawa 3 burung yang berbeda dengan pemilik yang berbeda pula namun semuanya masuk juara, diantaranya kacer Predator milik Niko Bunderan SF, murai batu Usher milik Ari Dozer, dan kenari milik Cahaya SF. Hari ini saya merasa sangat bangga dan puas bias buktikan kepada para Big Bos hasil rawatan saya bias moncer semuanya,” tutur Wawan yang mendapat julukan perawat serba bisa.
Kolaborasi Speed SF dengan Petewele SF menambah memanasnya perebutan jawara dikelas love bird, Cipluk Jr milik Andre Kls 169 dibawah naungan Speed SF menggenggam kelas utama Banjardowo B dengan durasi ngekek panjang yang diulang-ulang hingga terpantau oleh semua juri, dengan dikawal oleh team Petewele juga berhasil masuk ditiga besar kelas sejati dengan cuatkan Allcohol andalannya.
“Kami selaku team panitia mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi rekan kicaumania sehingga gelaran perdana kami berjalan lancar dan aman tanpa adanya protes yang keras, harapan kami kedepan bisa berjalan seperti ini dan kami percayakan penjurian oleh team Juri BnR Indonesia (JBI) baik gelaran lomba maupun latberannya mendatang di Banjardowo SF. Selamat kami ucapkan untuk para pemenang dan jangan putus asa bagi kicaumania yang belum beruntung, masih banyak gelaran kita kedepan yang lebih heboh dan selalu mengutamakan fair play,” ungkap Mr. Widhi mengakhiri acara. (LamBanK)
BACA JUGA: Daftar Juara Launching Banjardowo SF Semarang (17/4/2016)
GALERI:










