
Bogor (MediaBnR.Com) – Keberhasilan Ayok KM bersama jajarannya dalam mengemas gelaran latpres burung berkicau di lapang PPBC (Parung Panjang Bird Community) yang berlokasi di Parung Panjang, Bogor, berlangsung semarak dan meriah dengan cuaca yang bersahabat, Sabtu (1/4/2017). Meski di siang hari itu banyak gelaran serupa di tempat lain, namun pihak panitia masih dapat menjual 650 lembar tiket dipelbagai kelas yang diperlombakan. Terlepas dari itu semua menandakan bahwa arena ini menjadi tempat favorite bagi rekan-rekan kicaumania seputaran Parung Panjang, Legok, Curug dan Tangerang Selatan untuk melagakan burung rawatannya dikarenakan oleh penjuriannya yang fair, sportif serta transparan.
Kicaumania Sakti BC yang dimotori oleh Santo Yayang, Dome serta Deny Saputra Tan di lawatannya kala itu berhasil mendominasi juara pada sesi paruh bengkok serta murai batu. Lovebird stabil juara milik Dome Murai yakni D-A (Dewi Anjani), hattrick pada tiga putaran lewat ngekek panjang kasar serta durasi kerja super aktif. Sementara itu sang pengorbit burung berprestasi di arena yaitu Santo Yayang kembali menggondol juara kedua sesi Kelas Murai Batu KM Elektrik bersama besutan anyarnya yaitu Raja Sumut dan love bird Sundel Bolong di peringkat lima di Kelas PPBC. Prestasi mencorong juga diraih oleh debutan Deny saputra Tan di Kelas Lovebird Bebas Aksi dan Kelas KM Elektrik bersama gacoannya yakni Setan Botak yang nangkring di podium juara ketiga dan delapan meski kondisinya yang belum pada topformnya.


Penampilan murai batu milik H. Hendrian Tangerang memukau di sesi Kelas Mega Bintang. Kinerja mumpuni dan stabil Bintang yang kala itu dikawal oleh Herry Bule sontak membuat decak kagum penonton khususnya murai mania. Itu dikarenakan oleh tonjolan suara isian yang dimuntahkannya tersusun rapih dan apik disertai oleh volume tembusnya yang tajam dan tandes sembari mempertontonkan gaya ngeplay aktraktif hingga sujud-sujud. *Arie


