BLACK JAZZ Community & PJSI Gelar Lomba Burung Berkicau Peduli Sosial

Suasana Lomba Via Valen, Kacer Mania Solo (Foto: Dok. MediaBnR.com)

Solo (MediaBnR.Com) – Gelaran lomba yang dilaksanakan PJSI Surakarta Jawa Tengah pada (25/12) lain dari pada yang lain. Even yang yang bertempat di GOR Manahan Solo bersama Black Jazz Community itu mengelar lomba burung yang bertemakan Black Jazz Community peduli sosial. Mulai awal acara dilaksanakan penyantunan anak yatim piatu dan fakir miskin.

Panitia Black Jazz Community (Foto: Dok. MediaBnR.com)
Panitia Black Jazz Community (Foto: Dok. MediaBnR.com)

Agus Black Jazz bersama PJSI memberikan bingkisan dan tali asih kepada anak yatim piatu dan fakir miskin. ”kami mencoba menyisihkan dana buat anak yatim piatu dan fakir miskin, ini merupakan terobosan baru kami supaya ke depan BC-BC yang lain mengkuti jejak kita,” ungkap Agus Black Jazz yang ditemani A Minarso.”Dengan adannya kegiatan sosial seperti ini akan menambah rasa kepedulian sosial kita terhadap sesama,” lanjut Agus Black Jazz.

Agus Black Jazz Saat Memberikan Bingkisan Pada Anak Yatim Piatu dan Fakir Miskin (Foto: Dok. MediaBnR.com)
Agus Black Jazz Saat Memberikan Bingkisan Pada Anak Yatim Piatu dan Fakir Miskin (Foto: Dok. MediaBnR.com)

Tak kurang sekitar 700 peserta memadati GOR Manahan Solo untuk mengikuti lomba yang dilaksanakan hari ini, ada sekitar 200 pemesan tiket yang antri mengambil pesanan tiketnya. Di mulai kelas yang pertama yaitu Kelas Lovebird VIP, jagoan miliknya H Sigit WMP lovebird Kusumo berhasil mendapatkan konser A dari ke 6 dewan juri. Lovebird yang ngekek panjang dengan durasi sekitar 20 detik dan diulang-ulang itu berhasil menduduki urutan yang pertama.

Mr Kurniawan yang membawa banyak amunisi antara lain Kacer Black Zerro, Murai Munkar, dan Cucak Hijau Baret Ijo berhasil mendominasi juara di Kelas VIP. Kacer Black Zerro milik Mr Kurniawan yang tiga kali main berhasil memperoleh dua kali juara satu dan sekali runner up. Sementara Mr Dede dari Kudus juga berhasil membawa pulang trophy lewat Cendet Khayangan. Cendet yang bermaterikan lagu-lagu gereja tarung nyeret dan di variasi burung kecil berhasil menyisihkan peserta yang lain antara lain Cendet Kerispati dan Cendet Suropati yang masuk di urutan kedua dan tiga di Kelas Cendet Bintang.

Mr De De Juara1 Cendet Khayangan (Foto: Dok. MediaBnR.com)
Mr De De Juara1 Cendet Khayangan (Foto: Dok. MediaBnR.com)

Lomba burung yang dikemas tanpa teriak dan mengunakan sistem diskwalifikasi oleh PJSI memang bagus, ini terbukti dengan hampir tidak ada peserta yang berteriak menyebutkan nomer gantangan. Perjurian yang merata sesuai anutan PJSI yaitu irama lagu, volume suara, fisik/gaya dan durasi kerja burung membuat kemasan ini menjadi diminati para kicaumania.

Suasana Lomba Via Valen, Kacer Mania Solo (Foto: Dok. MediaBnR.com)
Suasana Lomba Via Valen, Kacer Mania Cantik Solo (Foto: Dok. MediaBnR.com)

Kesemua gelaran ini rata-rata full pesertannya, panitia berterimakasih banyak pada para simpatisan baik dari Biojana,Top Song dan juga pada kicaumania yang berpartisipasi di kontes ini. “Ke depan kami akan mengelar lomba Angkasa Pura Cup, Solo Kota Budaya dan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2015,” ungkap Warjo yang bertindak MC diakhir acara. (Agus/Lambank)