BnR dan Kicaumania Siap Melepas Burung di Kawasan Konservasi Hutan

Kawasan Konservasi
Team Peduli Lingkungan dan Konservasi Alam
Team Peduli Lingkungan dan Konservasi Alam

MediaBnR.COM – Perhatian kicaumania Wonogiri, Jawa Tengah, terhadap alam dibuktikan dengan silaturahmi kepada Mbah Sadiman, selaku pelopor konservasi hutan dan sumber air bukit Gendol, Bulukerto, Wonogiri , Senin 31 Oktober 2016. Mbah Sadiman merupakan peraih Kalpataru 2016 dan beberapa penghargaan dari media diantaranya penghargaan dari Metro TV, SCTV, TRANS TV dll. Awak media BnR dan kicaumania Wonogiri mencoba mencari tahu keberadaan pelopor penghijaun Mbah Sadiman.

Mbah Sadiman Dukung Pelepasan Burung yang Dilaksanaka oleh BnR dan Kicaumania
Mbah Sadiman Dukung Pelepasan Burung yang Dilaksanaka oleh BnR dan Kicaumania
Piagam Kalpataru 2016
Piagam Kalpataru 2016

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mbah Sadiman Bersihkan 1250 Anak Tangga Pegunungan Bukit Gendol
Mbah Sadiman Bersihkan 1250 Anak Tangga Pegunungan Bukit Gendol

Selain silaturahmi, kicaumania yang berjumlah 7 orang ini mempunyai niat baik untuk melihat secara nyata beberapa pohon beringin yang ditanam (penghijaun) Mbah Sadiman. Tim menyatakan niat baik  mencari tempat yang sesuai untuk melepas beberapa ekor burung ke habitatnya (alam). Mbah Sadiman pun menerima kami malah mengajak menelusuri hutan dan memberi saran tempat yang pas buat pelepasan burung.

Kawasan Konservasi
Kawasan Konservasi

Tahun 2017, BnR dan komunitas pecinta burung Wonogiri akan melepas burung epidemic Jawa. Dengan adanya niat baik komunitas ini, Mbah Sadiman pun sudah siap membantu terlaksanya pelepasan burung sebagai bukti bahwa BnR dan kicaumania Wonogiri peduli terhadap alam dan menggalakkan konservasi.

Mbah Sadiman menjelaskan seputar Bukit Gendol ini. “Saya menanam pohon sudah 20 tahun baik pohon beringin maupun jenis yang lain supaya bisa jadi paru-paru dunia dan sumber air,“ terangnya.

Panut SF Telusuri Mata Air Pegunungan
Panut SF Telusuri Mata Air Pegunungan

“Sebanyak seribu lebih anak tangga saya buat dari bawah sampai puncak bukit supaya para pengunjung dapat menikmati alam,“ lanjutnya.

Tempat ini memang pas buat pelepasan burung. Selain penuh pohon-pohon di sebelah bawahnya ada sungai yang mengalir dan air nya jernih sejernih air mineral. Udaranya masih asli kaya akan oksigen. Bila para pengunjung menikmati alam ini, tidak akan capek walau jalan berkilo-kilo jauhnya. (agus farrel)