Irfan Putra Motor Cup 1

Mediabnr – Gelaran regional Jawa Tengah, Irfan Putra Motor Cup 1, berlangsung sukses, dan di hadiri ribuan kicaumania, dari berbagai daerah di blok tengah maupun blok timur, Minggu 27 Mei 2018 di Wahana Kicau Jasunsa , Jaten, Karanganyar. Irfan, sang tuan rumahpun, mengucapkan selamat datang dan mari kita junjung sportipitas di kalangan penghobi burung Indonesia.

Bupati Karanganyar bapak Juliatmono, berkenan hadir dan memberikan apresiasi yang tinggi akan gelaran Irfan Putra Motor Cup 1. Di sambutanya, Juliatmono mengatakan, “akan pentingnya dunia hobi di kalangan masyarakat, menurutnya, lomba burung bisa membikin yang sakit bisa sehat kembali, ini karena rasa sukannya, kekuatan hobi kesenangan sangat luar biasa, secara jasmaniah dan rohaniah, lomba burung memberikan semangat hidup, untuk meraih cita-cita”, kata orang nomer satu di Kabupaten Karanganyar tersebut.

Di kelas Murai Batu Borneo, gacoan Bottom Bit milik Hafidz Predator yang beralamat Solo Utara berhasil juara 1 di kelas Murai Batu Rush. Sebelumnya sempat nyeri juara pertama di Borobudur Cup dan Piala Kretek Kudus dan Kapolres Cup Kendal. “ Bottom Bit, kemarin ditawar dengan harga Rp 50 juta, oleh pemain Banjarmasin, Kalimantan, “ ungkap Hafidz, yang lagi asyik dengan gacoan Murai Batu Nias yang bernama Mata Dewa.

Soedjarwo Sukoharjo, kali ini merayakan kembali kemenangan dengan gacoan langanan juara Green Nyus. Cucak Hijau Green Nyus berhasil juara 2, penampilan langanan juara Solo dan sekitarnya ini, sempat mau di pinang dengan harga yang fantastis. “ Kesuksesan Green Nyus, berkat madu Plus – Plus merk Ronggeng SF, yang fungsinya, menambah stamina burung dan daya tahan burung, “ ucap Soedjarwo sambil mempromosikan Plus-Plus.

Kurniawan Putra Kurma berkenan hadir, memantau langsung jalannya lomba. Gacoan Cucak Hijau Rojo Koyo yang notabenya, punya kualitas di atas gantangan raih juara pertama di kelas Cucak Hijau Rush. “ Bos haji, hadir langsung di sambut sahabat-sahabat nya, maklum lama ngak hadir di lomba, lantaran kesibukannya mengelola usaha SPBU dan pabrik beras nya, “ ucap Yudi sang mekanik handal Putra Kurma.

Kualitas gacoan dan perawatan rutin, merupakan kunci sukses, dalam lomba burung berkicau. Seperti halnya, gacoan Anis Merah Speed Mansion milik Rudy Jago yang selalu stabil, goyang kanan kiri mirip wiper mobil. Sang pengusaha fulkaniser ban tersebut juga hadir full team Jago SF, yang kali ini mencoba gacoan kenari baru.


Di kelas Love Bird, menampilkan beberapa gacoan mapan dan segudang prestasi. Betet milik Budi Bogem, kali hadir dan raih beberapa juara di kelas yang di ikutinya, bersama Andri Bolang Ngawi, yang mau punya hajat di Bupati Cup Ngawi.


Ari Solo, yang turun dengan Love Bird Mbambung berhasil juara 2 dan 4. “ Mbambung sekarang mulai enak lagi, dulu sempat rewel, setelah pasanganya ngak ada. Setelah 12 kali ganti untul/ pasangan, dengan untul / pasangan Ijo Cemong, Mbambung mulai enak lagi, dan cukup membikin saya puas, “ curhat Ari kepada MediaBnR.


Di akhir acara, Rimba All Star mewakili panitia, mengucapkan terimakasih atas kehadiran para kicau mania dari berbagai blok. “ Cukup puas, “ kata Rimba kepada sang wartawan BnR. ( agus Mitra )


