KMB CUP 4 Juwana

Media BnR –Juwana, KMB Juwana pimpinan H. Rudi berkolaborasi dengan PBI Cabang Rembang komando Benny AP mengemas sebuah gelaran lomba burung berkicau dengan tajuk KMB CUP 4 pada Minggu (12/06/2022) di lokasi Taman Bajomulyo-Juwana. Ajang yang dimanfaatkan oleh kicaumania sebagai pengobat rindu akan gelaran PBI yang memang sudah cukup lama dinanti khususnya di wilayah Pantura ini. Tak hanya hadir dari kota sekitaran, kicaumania dari Blok Timur dan Blok Barat juga banyak yang merapat untuk menjalin tali silaturahmi. Hal ini tentunya semakin membuat lomba KMB CUP 4 terasa lebih berkesan.

“ Ini merupakan event kedua PBI khususnya untuk wilayah Pantura, dimana yang pertama dulu kami gelar event bertajuk Andromeda Cup di kota Rembang tepatnya bulan September 2018. Ya memang cukup lama, sudah hampir sekitar 4 tahunan lah jaraknya. Semoga setelah pandemi ini bisa lebih terjadwal dan kembali konsisten lagi, tentunya tetap dengan gelaran-gelaran yang mengusung konservasi. Salam lestari PBI,” papar Benny AP ditemui mediabnr.com.

Squad amunisi yang diturunkan oleh crew Brimob SF komando Wawan CK asal kota Kudus memberi warna dimasing-masing kelas yang diikuti, bahkan tampil sukses untuk memborong predikat juara. Diantaranya lewat aksi murai batu Komandan yang tampil mempesona dengan balutan materi unggulannya untuk dapat mengantongi prestasi sebagai runner up sesi Ring Nelayan B. Disusul aksi dahsyat cucak hijau Krisna yang mampu mengimbangi kualitas rival-rival lintas Bloknya untuk finish podium juara 3 sesi Nelayan.

Menyempurnakan prestasi Brimob SF Kudus hari ini, kacer Keong Racun yang dipoles oleh tangan dingin Mon Lea begitu merepotkan kompetisi dikelas Tata Surya dan Nelayan untuk dapat menyabet predikat juara 2 dan 3. “ Alhamdulillah, semua amunisi yang kita turunkan hari ini tampil cukup maksimal. Semoga bisa kembali eksis menorehkan tinta kemenangan di event Pakualam pekan depan,” ungkap Wawan CK diamini seluruh crew Brimob SF yang bakal all out fight di Pakualam ini.

Demikian juga dengan duet amunisi dari Ekaliza Team asal kota Semarang pengusung bendera Dt. Pakualam yang juga tak kalah hebat mempertontonkan aksi terbaiknya untuk kemudian sukses menorehkan banyak prestasi. Yaitu anis merah Vlo yang mengandalkan balutan materi unggulan ditopang dominasi gaya teler buka ekornya berhasil mengoleksi tahta juara 1 sesi Nelayan B dan juara 3 sesi Nelayan A. Menyusul aksi yang begitu mencuri perhatian ditampilkan oleh murai batu Sahara untuk berhasil menyempurnakan point kemenangan sebagai juara 2 sesi utama Ring Andalas 33 dan juara 1 sesi Ring Nelayan A.

Begitu solid dan dominan dalam pengumpulan pundi-pundi point prestasi, semua support kicaumania lintas Kota lintas Blok seperti halnya Alex HK Jakarta gaco murai batu Mahameru menyabet predikat double winner dikelas utama Ring Andalas 33 dan Ring Tata Surya, Ir. H. Agus Gamping gaco murai batu Laga Sakti double winner di sesi Ring Nelayan A & B, gaco cendet Semeru nyeri di sesi Nelayan A & B, Dwi Jalu SF gaco murai batu Mahendra dan Sosro Bahu finish juara 2 dan 3, dilanjut sederet banyak nama lainnya yang tergabung dalam satu bendera Dt. Pakualam sukses dinobatkan sebagai peraih podium terhormat juara umum Bird Club. “ Kami tunggu dukungan, partisipasi, serta rawuhnya kicaumania semua di gelaran Piala Pakualam Jilid 8 di lokasi Parkir Stadion Sultan Agung, Bantul-Yogyakarta 19 Juni 2022 pekan depan,” ucap kompak seluruh crew perwakilan usai serah terima tropy juara BC.


Sama halnya dengan kekompakan crew CKM SF pimpinan Dwi Sampit, lewat sederet amunisi andalan yang diturunkan pada helatan akbar kali ini namanya sukses memuncaki posisi terhormat sebagai peraih juara umum Single Fighter. Diantaranya sumbangsih point yang disematkan oleh kacer Dewaruci sebagai pemenang double winner di sesi Tata Surya dan Nelayan, disusul aksi yang juga nyaris double winner ditorehkan oleh cucak hijau Green Boy di sesi Tata Surya dan Nelayan. “ Over all semua amunisi dapat menunjukkan perform cukup optimal hari ini. Setelah ini istirahat untuk fokus ke event berikutnya, Next project kita gas ke Piala Pakualam Jilid 8 besok Minggu,” ujar Paman Dicko didampingi Panji Wiguna dan crew CKM SF.


Serunya kompetisi dikelas lovebird juga dimeriahkan oleh gaco jebolan markas Dua Putra dengan nama Mahasura yang memang tampil begitu dominan lewat deras tembakan panjang nyaris tanpa jedanya untuk mendekati sukses mengantongi predikat prestasi sebagai double winner di sesi lovebird umum Nelayan dan Salam Lestari. (kiki)




