
“Satu bulan tidak bisa tidur nyenyak. Rebahan dikit, pikiran langsung ke lomba. Benar-benar menyita pikiran. Padahal bukan kali ini saja bikin lomba, tetapi lomba kali ini terasa beda dan menantang. Apakah lomba nanti bisa sukses, pesertanya ramai, lombanya non-teriak sesuai yang tertera dalam brosur, tertib dan tidak banyak komplain. Adalah sejumlah pertanyaan yang bergejolak di pikiran sebelum lomba,” ungkap Om Budi Jaya selaku ketua BnR Karanganyar dan sekaligus ketua panitia Lawu Award yang dihelat pekan lalu (31/1) di Karanganyar, Jawa Tengah.
“Alhamdulilah, rasanya plong, lega. Tidak hanya sukses dari peserta yang tembus 1400an, penjurian juga nyaris tak ada komplain. Tapi yang lebih membahagiakan adalah masyarakat sekitar bisa menikmati lomba burung dan juga kekompakan rekan-rekan BnR Jateng yang turut mendukung lomba. Benar-benar puas, tidak bisa digantikan dengan materi,” ucap Om Budi Jaya seraya mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada semua peserta Lawu Award dan kepada rekan-rekan BnR Solo Raya dan Jateng yang turut andil dalam menyukseskan gelaran tersebut.
“Saya berharap lomba seperti ini bisa kita laksanakan lagi di semua cabang-cabang BnR Jawa Tengah, tentu dengan kekompakan yang lebih lagi. Kita buktikan bahwa BnR Jawa Tengah tetap kompak dan solid meski banyak omongan di luar sana yang bilang BnR lagi begini dan begitu. Pokoke, BnR Jateng terus maju, pantang mundur demi kicaumania. Bravo BnR Karanganyar, selamat atas kesuksesannya menggelar lomba Lawu Award,” ungkap Iwan Sanubari selaku ketua BnR Solo Raya dan sekaligus kordinator lomba BnR di wilayah Jawa Tengah. [Kadir.Jtyk]























