Bumi Indah Cup 3
Mediabnr – Gelaran lomba bertajuk Bumi Indah Cup 3 kembali mengulang kesuksesannya dalam menggelar lomba fairplay meriah dan berkualitas. Kepercayaan dan Antusiasme kicaumania kepada Batavia Enterprise, terbukti dengan terjualnya 1280 tiket yang tercatat laris oleh pihak panita Batavia Enterprise yang diketahui rutin menggelar event burung berkicau setiap minggunya di areal pujasera yang berlokasi di Jalan Raya Bumi Indah, Pasar Kemis, Tangerang. Minggu, 10 Februari 2019.
Tersajinya 2 kelas utama murai batu dengan harga tiket 1 juta rupiah, tentunya semakin menambah nilai prestisius lomba tersebut. Harry Tomang yang hadir bersama team Ansel Pejaten 45, sukses memborong juara dikedua kelas utama tersebut. mengandalkan gacoan utamanya murai batu yang dinamakan Kapal Keruk, amunisi terbaik pejaten 45 yang sempat menjadi runner up disesi pertama kelas BOB Batavia itupun langsung membalikan keadaan disesi kedua kelas Murai Batu BOB Radja. Kembali tampil dibawah gantangan 46, Kapal Keruk yang menunjukkan performa terbaiknya tersebut, mampu memikat perhatian juri yang bertugas dengan lantunan suara lovebird, kapas tembak, gereja, cililin, dan kenarian yang stabil dilakukan hingga akhir penjurian. Atas penampilannya tersebut, juri yang yang bertugaspun akhirnya menghadiahi Kapal Keruk dengan 5 bendera koncer A, dan 1 bendera biru yang tentu saja menempatkan Kapal Keruk diposisi pertama tangga juara kelas BOB Murai Batu Radja Company.
Sementara itu Agus PIK & Sinyo Hasan yang datang bersama Robi Uban & team, pun terlihat meraih prestasi sebagai juara kedua dikelas BOB Murai Batu Radja Company. Murai Batu Falcon yang tampil tak kalah mewah dari sang juara pertama tersebutpun lebih menonjolkan durasi kerja, volume dan variasi materi. Atas penampilannya tersebut Cialo team kembali sukses berkibar dengan raihan prestasi mewah tersebut.
Bertengger diposisi ketiga kelas BOB Murai Batu Radja Company, ada murai batu Barde yang diturunkan oleh Sarip Andi Yulian. Barde yang diketahui milik Herry IP tersebut, sukses menunjukkan persaingan keras diantara murai-murai papan atas yang turut tampil dikelas BOB Murai Batu Radja Company.
Keseruan berlanjut dikelas murai batu BnR. Murai batu Pelangi yang sebelumnya sempat kehabisan tiket dikelas BOB 1 juta rupiah tersebut, akhirnya hanya turun dikelas murai batu BnR. Sepatan Team yang hadir mengawal penampilan gacoannya tersebut pun dapat terobati rasa kekecewaannya tidak dapat mengikuti kelas BOB dengan meraih juara pertama dikelas murai batu BnR berkat penampilan Pelangi yang sangat aktif bongkar isian cililin, kapas tembak dan jangkrikan secara berulang. Mr. Yono sang pemilik Pelangi pun nampak cukup puas dengan penampilan gacoannya yang tak kalah hebat dengan peserta BOB. “Alhamdulillah, setelah sukses menjadi yang terbaik di Piala APBN, Pelangi bisa stabil meraih juara di Bumi Indah Cup sebagai yang terbaik”, ujar Mr. Yono.
Robi Marble yang datang bersama jagoannya Murai Sapu Jagad, pun tak pulang dengan tangan hampa. Tampil dikelas murai batu Radja Tangerang, Sapu Jagad yang diketahui sebagai salah satu murai batu level nasional itupun langsung menunjukkan kelasnya dengan menonjolkan volume dan durasi kerja yang sangat baik. Berkat aksinya tersebut, H. Robi pun juga pulang dengan membawa thropy exclusif Bumi Indah Cup 3.
Sementara itu dikelas Kacer, Prestasi terbaik berhasil dibawa pulang oleh team KMK. Mengandalkan Murai Batu Predator yang ditampilkan dikelas Raja Tangerang tersebut, Predator langsung unjuk gigi dengan lantunan suara lovebird, cililin dan pelatukan yang membuatnya mampu mengoleksi 3 koncer A dan 1 koncer B dan tentu saja point tersebut menempatkan Predator diposisi teratas tangga juara setelah sebelumnya juga berhasil menjadi yang terbaik digelaran latpres BnR Pasar Bersih Cengkareng.
Aksi borong juara justru terjadi dikelas lovebird balibu. Arif & Septian yang mengandalkan gacoannya Return Jr, sukses meraih gelar double winner dengan catatan dua kali juara pertama hasil tersebut tentu saja semakin membuktikan dominasi amunisi team CKT SF diwilayah Jakarta – Tangerang. *Zulfikar



























