
MediaBnR – Gelaran perdana Papburi semarang (Parang) kali ini (05/4) yang berlokasi dijalan Karang rejo Semarang ini berjalan dengan lancar, meski masih ada beberapa kendala namun semua bisa diantisipasi oleh panitia. “ Terus terang memang masih banyak kekurangan dari persiapan kepanitiaan kita, namun semua ini akan kami jadikan pijakan untuk lebih sempurna digelaran yang akan datang. Oleh karena itu kami butuh saran dan kritik yang membangun demi kemajuan Parang ini,”tegas Iwan Tatto pendiri Papburi Semarang ini.

Team Bunga Alam SF berhasil mendapatkan posisi runner up dikelas love bird setelah melalui beberapa seleksi final, sedang posisi diatasnya ada jagoan milik Untung Prambanan yang sukses mendapatkan nilai tertinggi dari para juri. “Saya puas main di Papburi Semarang ini karena burung hanya 12 yang dilombakan jadi terlihat jelas mana yang layak juara, selain itu juga system non teriak berlaku di gelaran ini sehingga kita bisa menikmati suara burung dengan sesungguhnya,” ucap Macro yang saat ini focus breeding ketimbang turun di lomba. Masih dikelas love bird juga diwarnai oleh penampilan Tiara siapa lagi kalau bukan milik Wedar prasongko yang terus mengibarkan bendera Pandawa Lima SF. “Kerja tiara luar biasa saat seleksi karena masih terang, nah saat final sudah terlalu lama nunggunya juga terlalu kesorean akhirnya kerja Tiara kurang maksimal. Tapi tidak apa saya tetap dukung gelaran semacam ini, salut buat crew om Iwan Tato semoga tambah sukses,” Ucap Wedar Prasongko yang mulai menambah koleksi ke burung ocehan.
Dikelas kenari besar berhasil dikuasai oleh Marco Photo milik Bagong Klipang, dengan memiliki durasi ngedur dari awal hingga akhir serta pola lagu yang bervariatif sering mengeluarkan senjata menjadikan marco photo mampu menempati di posisi teratas. “Alhamdulillah Marco Photo bisa juara 1 melihat lawan-lawannya juga bukan burung-burung biasa, jago saya satu ini saya percayakan kepada Iwan lamper untuk settingan hariannya maupun dilapangannya,” ucap Bagong yang baru memiliki 1 cucu. Juara dibawahnya juga dikuasai oleh Iwan lamper sendiri dengan andalkan Lontong bangsat.
“Dengan pengalaman perdana ini segala kekurangan menjadi catatan tersendiri bagi kami untuk perbaikan kedepannya, rencana gelaran Parang kami jadwalkan 1 bulan 2x tepatnya diminggu pertama dan ketiga. Mohon dukungan dan partisipasi rekan-rekan kicaumania seluruhnya,”papar Ferry sebagai ketua Papburi Semarang mengakhiri. (LamBanK)
Kumpulan Foto





