
Bali (MediaBnR.COM) – Panorama alam Pulau Dewata Bali, betul-betul indah, tak hayal para kicau mania dari berbagai daerah hadir di gelaran PBI Bali yang bertajuk Piala Bupati Badung Giri Prasta Cup 1 pada Minggu, 6 November 2016 di Lapangan Puspem Badung. Kabupaten Badung merupakan salah satu kabupaten terkaya di Indonesia. Terlihat dari bangunan mewah tegak berdiri di pusat pemerintahan Badung, Bali ini.
Lomba ini sangat didukung oleh Bupati Giri Prasta. Di sela-sela sambutanya dia mengatakan bahwa lomba ini harus fair play dan perjurian yang bagus. Selain itu Bupati Giri Prasta di kelas utama, Anis Merah Giri Prasta, juga menancapkan bendera koncer A bak juri yang bertugas. Di Kelas Murai Batu Bupati Giri Prasta, gantian Ketua DPRD Kab. Badung yang menancapkan bendera koncer A.
Di kelas murai batu utama yang berhasil raih juara pertama adalah murai batu Robinson milik Apank Sidoarjo, Surabaya. Murai ini sebelumnya juara di Galatama Bandung. Kelebihan Robinson punya irama lagu cililin ngesap panjang dan sesekali mbongkar lagu burung-burung kecil.
Kemenangan juga dirasakan para pemain Jawa Timur yang lain. Di antaranya love bird Mantili yang dikawal dua sahabat dari Blitar yaitu Adnan Ipunk dan Andika Mantili. Kedua sahabat ini nekat hadir dari Blitar menuju Bali dengan keyakinan penuh berhasil juarai. Selanjutnya love bird ini akan kembali diturunkan di BnR Klaten pada 20 November nanti.
Masih di kelas love bird, jagoan love bird milik H. Aan Malang, Jawa Timur, kembali raih juara 3 dan 5. Love bird ini berhasil estafet juara. Di antaranya quattrick di Jember, pentatrick di Balekambang Kumandang, hattrick di Pakde Karwo Surabaya dan lanjut juara di gelaran ini.

Pemain lokal, ada nama Nyoman pemilik hotel Suriwati di Legian yang berhasil mengantarkan murai batu Barongsai prestasi 1 dan 5. Barongsai yang dikawal Bangun dan Kempong Solo kali ini tampil prima dengan suara yang tembus murai ini menaklukkan rival-rivalnya. “Baru kali ini murai batu Barongsai jalan di Bali walau di pulau Jawa sering raih juara,“ kata Kempong Solo sang perawat.
Di lomba ini juga disemayatkan juara umum. Untuk juara umum single fighter (SF) diraih Sien Ronny yang kali ini di gawangi oleh H. Rizal Surabaya dengan dukungan tim yang solid diantaranya melalui aksi hebat kenari Huru-Hara yang dikawal Aris yang berhasil juara pertama di Kelas Bupati Giri Prasta. Penampilan Huru-Hara juara ternyata tidak hanya sekali ini. Sebelumnya, kenari ini berhasil juara di Piala Raja Jogja dan Pakde Karwo Surabaya.
Putra Kurma walau kurang beruntung namun semangatnya luar biasa. “Ini adalah edisi jalan-jalan walau kurang beruntung. Lomba ini istimewa sekali bisa berlibur ke Pulau Dewata,“ ungkap Yudi yang ditemani Ian Putra Kurma. (agus farrel)
GALERI:










