Cakra Buana dan Pangeran Sabet Kelas Utama

Murai Batu Cakra Buana Gaci Styo Pamuji Kidung Sakti Berhasil Bertengger di Puncak Juara Kelas Utama

Lomba DLP CUP I – BnR Kediri

Cakra Buana dan Pangeran Sabet Kelas Utama

MEDIABnR.COM – Di penghujung akhir tahun 2018, dunia perburungan disibukkan dengan jadwal perlombaan yang padat. Hampir seluruh even organiser maupun penyedia gantangan menggelar lomba di daerah masing-masing.

Begitu pula dengan BnR Cabang Kediri. Sebagai momen penutup tahun, komunitas Love Bird dan Pleci yang tergabung di dalam tim DLP Kediri bekerjasama menggelar lomba dengan tajuk DLP Cup I, Minggu (30/12/2108) lalu.

Lapangan Yonif Mekanis 521/DY Kediri menjadi saksi rivalitas antar peserta yang hadir dari dalam maupun luar kota. Kendati lokasi sempat diguyur hujan, hal tersebut tak mengurangi antusiasme kicau mania. Bahkan panitia sukses membubuhkan 1200 kontestan dari 37 kelas yang dilombakan.

Even yang digelar dalam rangka merayakan hari jadi DLP tim yang pertama sempat dihadiri petinggi dari Yonmek 521 Kediri. Mayor Infanteri Sugeng Riyadi selaku Wakil Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 521/DY Kediri, memantau langsung jalannya perlombaan.

Beliau pun memberikan apresiasi atas gelaran semacam ini. “Ini (lomba burung) merupakan serangkaian acara untuk mengisi kegiatan akhir tahun. Kami mewadahi komunitas kicau mania untuk menyalurkan hobi,” terang pria asal Solo tersebut.

Melihat animo kicau mania yang hadir di markas perwira yang juga memiliki burung Love Bird dan Kenari. Berencana menggelar kegiatan serupa pada tahun 2019. Bila tak ada aral, usai pemilu 2019, lapangan Yonmek 521/DY Kediri akan kembali menjadi saksi perhelatan lomba burung berkicau. “Untuk mencairkan suasana pemilu, kita isi dengan kegiatan positif. Karena kegiatan semacam ini lebih berfaedah,” ujar Sugeng saat meladeni wawancara pewarta media.

Dari lapangan, sengitnya rivalitas antar burung tak mampu terelakan. Di even ini kelas utama Cucak Hijau dan Murai Batu menjadi magnet para jawara untuk meraih gelar prestisius. Seperti yang dirasakan ijo mania satu ini.

Datang dari kota Blitar, H. Novan Wijaya SF tak membuang kesempatan turun di leg kedua. Kendati datang terlambat dan terlewatkan sesi kelas Cucak Hijau B GMC. Pangeran yang diturunkan di kelas Cucak Hijau DLP, berhasil menumbangkan rivalnya.

Burung yang mengandalkan roll tembak dengan tonjolan greja, kapas tembak dan platuk beras. Mampu menyabet juara satu kelas utama. Tak mengandalkan pemandu bakat, amunisi yang sudah dimiliki sejak 2016 sudah mengoleksi juara lintas even organiser. Usai moncer di DLP Cup I, Pangeran siap membidik juara pada gelaran yang akan dilaksanakan awal tahun 2019. Satu diantaranya NZR Cup I yang akan dihelat Januari mendatang.

Begitu pula dengan sang pemegang juara kelas utama Murai Batu. Cakra Buana andalan Styo Pamuji Kidung Sakti Malang, sukses merangsek ke puncak juara. Kendati tampil kurang maxi di sesi pertama. Burung yang mengandalkan tonjolan cililin, kapas tembak dan love bird tampil trengginas kala melakoni leg kedua. Hal ini menjadi momentum kebangkitan timnya usai vakum beberapa waktu karena dua gaconya yaitu The Master dan Cakra Buana mabung.

Di kelas burung kecil, yaitu Kenari. Besutan Fandy Reza dan Mohaliso membanggakan empunya. Berhasil bertengger diposisi tiga besar. Nama Yellow Star dan Robin Hood mampu bersaing dengan gaco-gaco dari luar kota dieven DLP Cup I lalu.

Selain kelas favorit lainnya, even ini juga membuka kelas Love Bird  Balibu Max 10 Detik. Kelas yang hanya memperbolehkan burung dengan usia dibawah lima bulan. Menetapkan besutannya ngekek maksimal di detik ke-10. Lebih dari itu, juri akan mendiskualifikasi.

Namun demikian, animo peserta cukup apik. Bahkan kelas ini sukses dibuka hingga dua kelas. Adapun peserta yang sukses menjadi bintang 10 detik yaitu Love Bird Bedjan Jr besutan Wisnu Ong Batosai Team. Meski gaco dari timnya tak seluruhnya mampu membawa trophy. Torehan dikelas Balibu Max 10 Detik tersebut menjadi pelipur lara timnya. “Hari ini jadi bintangnya love bird 10 detik,” celetuk Dwi Mejenk.

Pada perebutan juara umum, panitia menobatkan Duta Blitar Fiesta Cup menjadi peraih juara umum bird club. Sedangkan juara umum single fighter, Nanang Delata Klaten menjadi peraih gelar tersebut.

Gelaran DLP Cup I pekan kemarin, panitia menerapkan aturan BnR Line. Meski ada beberapa peserta yang belum terbiasa dengan aturan tersebut. Namun hingga berakhirnya gelaran, suasana berlangsung aman dan kondusif. (stf)

BACA JUGA : Daftar Pemenang DLP CUP I – BnR Kediri (30-12-2018)


GALERY FOTO :

Agus Pia (kanan) Mendapat Cinderamata dari Panitia DLP Cup I
Cucak Hijau Pangeran Besutan H. Novan Wijaya SF Blitar Sabet Juara Satu Kelas Utama
Darto GMC Ketua Pelaksana DLP CUP I Memberikan Souvenir Kepada Mayor Inf Sugeng Riyadi
Di even DLP Cup I Batosai Team Jadi Bintang Ngekek 10 Detik
Duo MC Handal DLP CUP I Mampu Bawa Suasana Lomba Terkendali
Duta Blitar Fiesta Meraih Juara Umum BC
Kenari Yellow Star dan Robin Hood Berhasil Meraih Juara di even DLP Cup I
Lomba DLP Cup I Menerapkan Aturan BnR Line
Love bird Rem-Bezz Besutan RHN BF Salatiga Sabet Juara Satu Kelas Dewasa
Mayor Inf Sugeng riyadi (dua dari kiri) Memberikan Trophy Juara Satu Kelas Murai Batu GMC
Murai Batu Cakra Buana Gaci Styo Pamuji Kidung Sakti Berhasil Bertengger di Puncak Juara Kelas Utama
Nanang Delata Klaten Bawa Trophy Juara Umum Single Fighter
Panitia DLP CUP I Sukses Gelar Lomba di Penghujung Tahun
Tri 521 dan Adam KWK Hingga Larut Malam di Even DLP Cup I