
Pangandaran (MediaBnR.Com) – Sekitar 750 burung bersaing ketat di lomba BnR Pangandaran Beach Contes, di lapangan pantai timur Pantai Pangandaran. Minggu (23/8). Persaingan terjadi disetiap kelas. Semua kelas berjalan dengan lancar tanpa ada protes, karena juri-juri BnR memberikan penilaian terbaik terhadap burung-burung berkualitas.
Kelas love bird Cagar alam, Niesta milik Ari Julian Bhineka berlari kencang. Bunyi nyaring, rajin dan panjang menjadikan burung yang langganan juara ini kembali merebut tahta juara pertama. Sayangnya di kelas selanjutnya Niesta hanya tembus di kedua dan ketiga. Dikelas paling bergengsi, Fatin milik Gagay koploba tampil trengginas. Ia mengkandaskan rivalnya dengan telak. Enam bendera favorite A berada di nomor gantangannya. Koploba yang saat itu bergabung dengan Usman team juga memboyong juara pertama love bird Citumang dan kedua love bir Pangandaran lewat Nadia milik Nikev BF.
Bukan hanya itu, LBL lembang yang diwakili oleh wan kalong dan Hendy juga bersaing dikelas love bird. Citumorang dan dan Checil bersaing dipanasnya persaingan love bird dengan menggaet dua kali juara pertama di kelas Cagar alam dan Citumang. Kedua love bird ini sedang dipersiapkan di lomba besr mendatang. Sementara itu Rindu, Angga Pratama Garut juga memboyong salah satu juara pertama di salah satu kelas love bird.
Lain halnya di kelas Kacer, Black Angel, Heli Garuda team Sidareja menang nyeri. Kacer yang telah ditawar 100 juta ini kerja mewah didua kelas. Yakni kelas Batu hiu dan kacer Situmang. Sayangnya di kelas perdana Black Anggel kurang kerja, sehingga Saras milik Heri/Robby Cirebon yang menggaet juara pertama.
Hal yang sama terjadi dikelas kenari, Captain Ariga Cakrawala hampir memborong semua kelas kenari. Boleh dibilang Cakrawala SF merupakan salah satu rajanya kenari jempolan. Sehingga di setiap lomba selalu menghamparkan prestasi manis. Don Jon dua kali juara pertama dikelas kenari bebas, Pangeran kecil juara 1 dan 2, pun demikian dengan Anabel dua kali juara kedua. Kemanangan ini menjdikan Captain Ariga tak terkalahkan dikelas kenari. Sementara Baligo milik H Hilman menggoyang salah satu kelas kenari dengan menjadi juara sejati.
Persaingan anis merah terbilang ketat, maklum saja dari empat kelas yang ditandingkan juaranya berbeda. Dua milik Ronny BR Arcamanik. Berewek juara dikelas Anis Pangandaran sementara Jali-jali juara dikelas anis merah Batu Karas. Kedua burung ini akan dipersiapkan untuk even Piala Raja. Dhunhil milik Alpin Tasikmalaya juga mampu bersaing dikelas anis merah dengan menembuskan diurutan pertama.
The Kill, Muray batu milik Den Agus Garut, dinobatkan sebagai muray terbaik dilomba ini. Dua kali juara pertama dan nyaris hattrick, disandingkan oleh The Kill. Dikelas paling bergengsi, The Kill mampu kerja mewah dengan irama lagu plus tembakan kasarnya. Pun demikian dikelas Batu karas Performa The Kill tidak terkalahkan sehingga ia kembali mendapat predikat juara pertama. (Eka)
Para Jawara:












