
Mediabnr – Meski cukup lama menepi dari kancah perburungan, Garuda BC komando Aris Berlian kembali turun mewarnai bidang kompetisi ini lewat manufer gelarannya yang langsung mencuri perhatian khalayak ramai, yaitu Piala Kapolsek Gemuh 2018 yang terselenggara pada hari Minggu (1/7) di Lapangan Polsek Gemuh, Jl. Gemuh, Gemuh Blanten-Kendal.

Kemasan mewah bertabur hadiah tanpa potongan dikelas utama, tropy ekslusive, serta doorprize melimpah dengan point utama 1 unit sepeda motor menjadi prioritas utama kicaumania hadir ditengah ramainya gelaran akbar yang juga terselenggara bersamaan dihari tersebut. “ Memang banyak sekali event-event besar hari ini di blok tengah, tapi Alhamdulillah kicaumania masih besar kepercayaannya untuk gelaran kami, terbukti pesanan tiket jauh-jauh hari terus mengalir deras hingga hari final kemarin sore. Terimakasih kami sampaikan atas kepercayaan ini, semoga kami amanah menjaganya, bersama-sama kita maju,” ungkap pemilik penangkaran lovebird prestasi Ring BERLIAN di wilayah Gemuh-Kendal ini menjelang dimulainya lomba yang dikawal meriah oleh MC senior Om Abenk.

Sambutan Kapolsek Gemuh Bp. AKP. Agus Tanto,SH mengawali ajang bergengsi ini dimana para kontestan telah siap bersama gaco-gaco andalannya di sudut-sudut lokasi yang terlihat sesak akan keramaian kicaumania. Salah satu sosok pesohor yang mulai kembali terjun adalah Mr. Candra punggawa BBF, dimana namanya muncul di tengah-tengah kicaumania setelah cukup lama vacum menekuni breeding murai batu di beberapa titik kediamannya. “ Penangkaran menjadi pilihan saya untuk tetap menyelami hobi ini setelah dulu lama berlomba, dan sekarang ini kok tergerak lagi untuk kumpul di lapangan sama temen-temen jadi saya putuskan main lagi, kangen rasanya,” jelas owner breeding murai batu Ring BBF & BnR Community yang salah satunya berada di rumahnya Permata Jenarsari, Gemuh-Kendal.

Tak tanggung-tanggung semua amunisi koleksinya full team turun di event ini, selain untuk bersilaturahmi beliau juga ingin menjajal kualitas gacoannya bersama seluruh crew BBF yang juga hadir memeriahkan dari berbagai kota. Hasil maksimal diraih siang hari ini untuk menyempurnakan raihan prestasi sebagai juara umum di laga percobaan beberapa event sebelumnya. Predikat juara umum Single Fighter kembali disemat setelah menaklukkan beberapa kompetitor lain yang juga naik.

Melihat jadwal main yang masih banyak serta point juara yg sudah overload, Rifki Konde sang punggawa berupaya untuk naik di Bird Club dengan nama BBF Kendal Team dan hasilnya pun berbuah manis untuk mampu mengejar point lewat kemenangan sederet gacoannya guna menyabet tahta ini. “ Persiapan sudah kami matangkan jauh-jauh hari untuk langkah ini, sapu bersih juara umum SF dan BC yang menjadi target utama kami di event ini. Alhamdulillah dapat tercapai, terimakasih all crew BBF dan seluruh rekan-rekan kicaumania atas supportnya, ” jelasnya.

Tak mau ketinggalan beberapa nama jawara yang juga berhasil menorehkan kestabilannya. Diantaranya adalah Rudal besutan Rey Gunners dari kota Salatiga yang selalu konsisten menempati podium juara dikelas murai batu dengan raihan posisi 1,2,2 untuk menyumbangkan penuh point penting ini kepada team BBF. Dikelas yang sama juga ada nama Sarjana hasil produk tangkaran Rian Bird Farm Kendal yang masih berusia muda namun sudah memiliki bakat jawara di setiap event latpres maupun Cup, siang ini pun kualitasnya kembali diakui untuk layak menempati podium 3 dikelas utama murai batu Kapolsek.

Meskipun kondisinya kurang begitu onfire, duet Obama dan Bom-Bom besutan H. Birly tetap diturunkan untuk mensupport point Sumber Raya Group dimana hasil akhir raihan prestasinya juga tidak begitu mengecewakan. Bom-Bom tangguh di podium 1,2,3 sedangkan Obama juga bertahan dan aman di posisi runner up. “ Silaturahmi yang paling penting, soal menang kalah sudah biasa,” ungkap salah satu crew Gonzo BC Pekalongan mewakili H. Birly yang tidak bisa hadir.

Lain halnya dengan duet ampuh polesan Bara yang memang disiapkan kondisi serta mentalnya dapat turun di event hari ini, yaitu Temon featuring Pianika yang berhasil meraih hasil optimal untuk memenangi total point tembakan dikelas lovebird paud. Temon dengan derasnya mengucurkan tembakan-tembakan panjang berpadu apik dengan durasi kerja super aktif yang dihadiahi tropy juara pertama dikelas lovebird paud A Binmas, disusul prestasi Pianika yang juga menempati podium dikelas lovebird paud Reskrim. “ Terimakasih tim juri yang bertugas atas kepercayaannya, produk jebolan basecamp Bara-Bere SF Semarang kembali bikin heboh gantangan,” pungkasnya.

Demikian halnya dengan Lily, ia sukses mengibarkan nama besar Alas Roban Bird Club lewat aksinya yang menawan. Bersanding dengan lovebird-lovebird nasional di ajang ini ia tetap kekeh dan bahkan lebih tangguh mentalnya untuk mampu bersaing ketat memperebutkan posisi terbaik. Ngedur dengan tembakan panjang disupport volumenya yang keras menjadi point penting untuk mengimbangi aksi rival, alhasil kerja kerasnya ini pun terbayar dengan dinobatkannya sebagai yang terbaik disesi lovebird Wakapolsek. “ Bravo Lily, lanjutkan prestasimu untuk selalu stabil membanggakan tim kita,” cetus Galang mewakili crew Alas Roban BC.

Dipenghujung gelaran panitia mengundi kesekian banyak hadiah doorprize yang diantaranya dimenangkan oleh salah satu kicaumania asal kota Semarang dengan point utama 1 unit sepeda motor. “ Sekali lagi kami sampaikan beribu-ribu terimakasih atas partisipasi serta dukungan seluruh kicaumania, sekaligus tak lupa kami menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kesalahan dan kekurangan dalam gelaran yang kami suguhkan ini, semoga kedepan kami bisa lebih baik lagi di gelaran yang akan kami selenggarakan selanjutnya. Selamat kepada para pemenang dan sampai jumpa,” tutup Aris Berlian mewakili seluruh jajaran panitia dan tim juri yang bertugas. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara Piala Kapolsek Gemuh Kendal (1/7/2018)












