
JAKARTA – Kadang kalau mendengar perkataan kayak judul diatas ini berpikir penilaian abu abu ini dilomba seperti ini, mengapa?.
Kita bahas burung berkualitas di sini, pahami yang dimaksud burung berkualitas itu seperti apa dulu, karena pemahaman berkualitas itu berarti burung itu sempurna dalam segala hal, baik irama lagunya saat dia tampil kesempurnaan semua lini baru bisa dikatakan burung itu berkualitas.
Sesuatu yang kualitas pasti sempurna sekarang kualitas adalah sempurna kalau sekarang burung itu posisi sempurnanya adalah berdiri tegak dengan membawakan irama lagu dengan durasi kerja fisik yang sempurna, ini yang bisa diberikan kategori burung berkualitas.
Tugas kicaumania yang berusaha untuk membentuk burung tersebut menjadi burung yang sempurna, kalau sudah seperti ini baru bisa dikatakan penilaian tidak abu-abu.
Kalau bicara cari kelemahan burung ini juga harus diluruskan dan menjadi pertanyaan, kalau burung tersebut ada kelemahan nempel di jeruji sambil bunyi atau melantai, apakah burung tersebut bisa disebut sempurna? jangan bicara kualitas dahulu.
Kita bicara aturan dalam suatu perlombaan, pasti ada aturan yang akan dibuat baru bisa menentukan siapa juara, setelah aturan itu tidak dilanggar, contoh dalam suatu olah raga saja.
Jadi suatu penilaian kalau ada kelemahannya masih menjadi juara, sebenarnya penilaian abu-abu dan juaranya abu-abu.


