
Semarang (MediaBnR.Com) – Gelaran latber Gista BC sore ini (12/9) beda dengan gelaran minggu-minggu sebelumnya, Nampak semua kelas yang dilombakan hampir full gantangan. Terutama di kelas love bird banyak yang tidak kebagian tiket hingga dibuka kembali dikelas sejati. “Antusias peserta sangat luar biasa, kini mulai terlihat gelaran mana yang di dambakan kicaumania. Disinilah tempatnya karena kita benar-benar fair play dalam penjurian, jika ada juri yang main-main langsung saya hentikan tanpa basa basi,” ucap Edy Electra sebagai Pembina gelaran Gista BC.
Dengan ketegasan panitia seperti ini, dilatber inilah banyak bermunculan pemain akar rumput seperti Dika asal Dempel Semarang yang baru merasakan juara 1 berkat kwalitas cendet andalannya Cassandra. “Saya sangat senang melatih burung disini karena benar-benar melihat kwalitas burung tanpa memandang siapa pemiliknya, disini saya merasakan kebanggaan yang luar biasa bisa mengalahkan burung-burung milik pemain senior di kota Atlas ini,” aku Dika yang awalnya enggan diekspos.

Selain itu ada team baru yang menamakan diri CBB bird farm yang mempunyai kepanjangan Conunytas Batas Berkicau yang mulai eksis namanya dan mulai stabil jagoannya dijalur jawara, terutama dikelas love bird sore ini turunkan Amelia yang masih berusia 3 bulan masuk juara. “Meski juara besar yang kita dapatkan tapi kami tetap bangga melihat lawan-lawannya lebih bagus apalagi burung yang saya bawa baru berumur 3 bulan, burung yang kita tampilkan ini hasil breeding sendiri,”ucap Alfan pengawal setia gaco milik Totok Perkasa.

“Siapkan burung jagoan anda tanggal 27 September 2015 diacara kami yang bertema “Sumber Berkat” di Kelas VIP dan Bintang kami berikan hadiah tanpa potongan, juga dihadiri oleh beliau calon Walikota Semarang bapak Sumarmo – Zuber untuk membuka acara lomba burung dengan penggantangan simbolis oleh beliau,” ungkap Ardian sebagai owner Gista BC mengakhiri. (LamBanK)


