
Mediabnr – Piala Presiden Jokowi 2018, minggu 11 maret di areal kebun Raya Bogor menjadi moment erindah bagi kicaumania yang hadir, terlebih yang berprestasi dilomba. Lomba yang mempertemukan jawara-jawara terbaik nasional dari berbagai blok dan paling mngesankan lagi dengan kehadiran orang nomor 1 di Indonesia Joko Widodo yang untuk pertama kalinya menjadi tonggak bersejarah dalam dunia perburungan nasional. Selama lahir pameran dan lomba burung berkicau, baru saat ini presiden Republik Indonesia hadir menyemarakkan lomba dan belum pernah terjadi sebelumnya. Kehadiran orang nomor 1 di Indonesia ini, menjadikan gengsi lomba burung berkicau diakui dan menjadi agenda yang harus dipertahankan dan kalau bisa lebih ditingkatkan lagi kualitasnya.

Seperti pelaksanaan even spektakuler Piala Presiden Jokowi menjadi kesempatan untuk membutikan yang terbaik. Kebetulan dikelas pembuka yang tepat dimainkan pukul 8.30 dengan mempertandingkan 2 kelas, murai batu bertempat dilapangan A sedangkan Branjangan mengambil posisi dilapangan B. Kebetulan kehadiran presiden Jokowi sekaligus membuka acara dengan penggantungan burung di murai batu. Kebetulan Pak Jokowi sendiri membawa jagoannya yang berada digantangan 36. Walaupun begitu lomba cukup fair play, walaupun burung murai batu orang nomor 1, akan tetapi tetap bisa menjadi yang terbaik. Malah di kelas pembuka murai batu menjadi milik Kitaro yang kebetulan berada di nomor gantangan 21. Kemenangan Kitaro menjadi sorotan Jokowi yang kebetulan menyaksikan aksinya dilapangan. Moment inilah yang menjadi tonggak sejarah dunia perburungan di Indonesia, kini mulai dilirik para pejabat tinggi dan menjadikan lomba burung berkicau menjadi asset yang berharga. Aksi menawan Kitaro kembali dibuktikan lagi dikelas pamungkas murai batu Raja rebut juara ke-1 dengan kemenangan cukup mutlak.

Kelas bergengsi murai batu menjadi milik Hummer jagoan milik Herry TSI setelah come back pasca mabung dan langsung menyabet hadiah utama mobil. Aksi menonjol di murai batu dicetak Brother Hood, petarung dari Pati milik Saprol Jaza, kini menjadi lawan paling tangguh di murai batu nasional dengan aksi luar biasa dilomba.

Aksi mencuri perhatian dilcatat Bebek Sumatera di love bird kelas Oriq, jagoan Agil Bara ini mampu menghipnotis mania love bird. Betapa tidak poin yang diperoleh menjadi salah satu catatan tersendiri di BnR, angka 4100 poin yang dibekukan menjadi catatan luar biasa bagi Bebek Sumatera. “saya tidak percaya Bebek Sumatera mampu tampil prima, padahal perjalanan ditempuh cukup jauh dari Pagar alam sampai ke Jakarta” terang Agil Bara. Kelas kenari besar menjadi panggung milik Paramitha milik Hendy dari B90 yang tancap gas dengan cetak double winner.


Bintangnya lomba di Piala Presiden Jokowi 2 jagoan Sien Ronny, Asabil yang borong juara di kacer serta aksi istimewa yang dipertontonkan Semar di anis merah. Semar layak disebut di legend, aksi panggung di setiap lomba sulit ditandingi lawan-lawannya. Terbukti di 3 kelas yang dikutinya aksi Semar mampu menyapu bersih dengan kemenangan cukup mutlak. (yudi)








