Even nasional bergengsi Piala Prabu 19 Kuningan, 18 November 2018 menjadi ajng yang tak bisa dilupakan kicaumnia yang bertanding. Lomba yang memakaki 2 lapangan mampu menyedot animo perhatian 2050 tiket terjual dan menjadi rekor selama penyelenggaraan lomba di Kuningan, termegah dn terbesar. H. Arya Lukman sebagai nahkoda lomba mampu memberikan sajian yang betul-betul memanjakan kicaumania. Mulai dari juri pilihan serta pengawas pusat, MC kondang serta crue yang bertugas dilapangan cukup banyak, serta hadiah dan door prise cukup wahh sampai motor untuk pemenang dengan poin tertinggi di BC diberikan secara Cuma-Cuma dari panitia. Biaya yang dikeluarkanpun cukup tinggi, namun bagi H. Arya sengaja ingin betul-betul memanjakan kicau mania untuk hadir di even besar yang rutin diadakan setiap lsetahun sekali.
Persiapan yang cukup matang dilakukan jauh-jauh sebelum hari dan berbulan-buln persiapan se matang mungkin. Bisa dilihat dari pakaian juri yang bertugas, belum ada selma penyelenggaraan lomba dengan pakaian adat Jawa Barat beserta sandal yang dipakai. Inilah kelebihan dari lomba Piala Prabu yang persiapannya cukup matang sekali dan bukan semata-mata cari keuntungan, melainkan ingin memuaskan kicaumania yang hadir dengan sajian yang beda dari yang lainnya.
Tak heran peserta yang hadir datang dari berbagai penjuru, kebanyakan datang dari luar Kuningan seperi Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Sumedang, Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal, Purwokerto, Semarang dll.
Murai batu menjadi arena paling krusial dan jagoan-jagoan top turun memperebutkan yang terbaik. Tak heran di semua kelas yang dimainkan dari jam 11 siang sampai jam 9 malam tetap ramai dan persaingan cukup ketat dan menarik. Belum lagi di kelas lainnya seperti kacer, love bird, cucak hijau kenari, konin, cucak jenggot sampai Branjangan membludak dan adrenalin cukup memns tingkat ersaingn cukup ketat, terlebih perebutan SF dan BC menjdi salah satu yang ditunggu-tunggu.
Persaingan ketat terjadi hampir disemua kelas terlebih gantangan banyak yang penuh menjadi salah satu partai yang menyita adrenalin. Murai batu menjadi partai neraka, kembali memunculkan jagoan teranyar yang sebelumnya kurang diperhitungkan. TM milik Agus Juragan dari Brebes menjadi kuburan bagi lawan-lawannya. Turun sekali mampu tampil luar biasa dan menyita perhatian dan layak menjadi bintangnya di kelas paling bergengsi murai batu Prabu. Penampilan luar biasa lainnya dari aksi Raja Aceh di murai batu ekor hitam milik Yadi Eka Jaya Sumedang mampu membungkam jawara-jawara lainnya di 2 kelas yang dimainkan. Hasil meykinkan lainnya diperlihatkan karebet milik H. Birly yang menang di kelaas bergengsi murai batu ring 36 gantangan seta New Misteri milik H. Iik yang menybet double winner.
Kacer menjadi salah satu tampilan bagus datang dari Tebar Pesona milik H. Tan Tan dari KMB Ban Bar yang menang di kacer Vitagrow. Kelas cucak hijau aksi dari Satria milik Ivan Syam jadi pembeda dengan keistimewaan yang dierlihatkan sulit dibendung lawan-lawannya. Kemenangan sebelumnya Satria di Presiden Cup V dan bukti konsisten serta tampil luar biasa dan menjadi daya tarik mania hijau dari aksi panggungnya dilapangan. Belum lagi di anis merah yang menjadi salah kelas paling favorit dan menjadi bintangnya dilapangan diperlihatkan Rajawali yang berhasil mencetak hat-trick. Kemenangan Rajawali semakin melengkapi rentetan juara yg sebelumnya direbut di Presiden Cup V, dilanjutkan ke even di Bali dan terakhir turun di Piala Prabu 19 Kuningan.
GALERI FOTO :













