
Mediabnr – Dukungan yang sangat luar biasa dari berbagai pihak begitu deras mengalir di gelaran akbar KM Jateng Cup pada hari Minggu (8/7) di Lapangan Asrama Zipur IV Kebun Polo-Ungaran. Baik dari kicaumania Nusantara yang hadir dari berbagai kota antar Blok maupun dari rekan-rekan EO lainnya yang begitu antusias mensukseskan gelaran yang diagendakan kedepan dapat terselenggara setiap tahunnya ini.

Tak ketinggalan Radja Company yang juga turut bekerjasama dalam mensupport kelas-kelas pamungkas berstandart sangkar wajib Radja dengan reward mewah, kemudian tak sedikit pula produk-produk lain yang juga menunjukkan eksistensinya lewat kemasan pakan produksinya seperti halnya Viral Bird Food yang memang sedang gencar bersosialisasi dengan kicaumania di bawah kawalan langsung Steven sang empunya ini.

“ Inti dari gelaran lomba KM Jateng Cup ini adalah media kita untuk bersilaturahim, baik untuk internal sendiri maupun temen-temen di luar KM. Saya pribadi mewakili seluruh jajaran panitia serta Silobur mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan dukungan seluruh kicaumania, InsyaAllah tahun depan dan tahun-tahun berikutnya terselenggara lagi KM Jateng Cup sebagai event tahunan. Nantikan juga gelaran-gelaran kolaborasi kami bersama temen-temen EO lain yang siap memanjakan kicaumania Nusantara,” ungkap Om Yogi selaku Penasehat sekaligus CEO Silobur kepada media.


Pastinya seru sekali persaingan di dalam arena, dimana gaco-gaco papan atas bertarung sengit memperebutkan posisi terbaik. Diantaranya dikelas murai batu yang dihuni salah satu nama besar koleksi Anto NT.BF asal kota Pati-Juwana, M16. Aksinya begitu memukau meskipun ini kali perdana turun lagi di event nasional pasca beres mabung sebulan yang lalu. Power tembus menopang muntahan roll lagu isian komplit yang dimilikinya sembari fasih menyemburkan tembakan isian pamungkas yang telak mematahkan performa rival yang saat itu sama-sama berlaga disesi murai batu KM Jateng. “ Alhamdulillah, baru sebulan ini jalan proses penjemuran sembari sesekali uji lapangan yang juga berbuah prestasi manis, siang ini M16 kembali membuktikan kualitas wahidnya di kancah nasional untuk menempati podium terbaik,” jelas pemilik penangkaran murai batu trah juara dengan Ring NT.BF ini.

Kelas utama cucak hijau Radja berhasil dimenangi oleh amunisi andalan Nunu punggawa 1945 SF dengan nama Gambang Suling, dan di moment inilah kapasitas Radja Company dapat kita saksikan yang secara langsung memberikan reward terbaik kepada pemenang yang diwakili oleh Rudi NRS. Ternyata tak hanya dikelas utama saja, Gambang Suling masih terlihat tangguh untuk stabil mempertontonkan perform optimalnya hingga kembali dinobatkan sebagai sang jawara disesi KM Jateng lewat perpaduan apik roll tembak dan gaya jamtroxnya ini.


Sedangkan disesi cucak hijau Om Kicau giliran Alpukat debutan Yudi Istana Group mengusung bendera Dolop Wonosobo yang mampu tampil dominan. Aksi jamtrox dan roll tembaknya yang begitu fasih dihadiahi bendera koncer A oleh tim juri yang bertugas. “ Semoga Alpukat bisa stabil kedepannya untuk mewarnai persaingan cucak hijau papan atas diberbagai event akbar selanjutnya,” ujar Yudi sang punggawa. Rekan seprofesinya yakni Buldozer koleksi Yudi Hoz Rembang juga tetap konsisten di podium juara untuk membayangi diposisi III & IV dikedua kelas yang dilakoninya pasca nyaris double winner dilaga sebelumnya event Piala Kapolsek Gemuh-Kendal mengibarkan bendera BBF Weleri.

Tak tanggung-tanggung penampilan Chandra BBF Weleri yang siang ini dinobatkan sebagai peraih juara umum Single Fighter, performa fightnya begitu konsisten bahkan terus stabil di podium bergengsi ini setelah berturut-turut menaklukkan diketiga laga sebelumnya yakni di Latpres Pandansari BC, Latpres Irmaga BC dan Lomba Piala Kapolsek Gemuh-Kendal. “ Alhamdulillah, kestabilan prestasi BBF hingga detik ini kami jadikan cambuk bagi kami untuk selalu ingat bahwa mempertahankan lebih berat dibandingkan meraihnya. Tetap rendah hati untuk terus mengukir prestasi kedepan,” ungkap Chandra sang punggawa.


Diakhir gelaran, berbagai macam hadiah doorprize mewah diundi untuk merefresh suasana setelah seharian kicaumania berlomba dibawah teriknya matahari. Kemudian segenap panitia yang diwakili oleh Kikit selaku Ketua Pelaksana menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania yang telah hadir berpartisipasi menyalurkan dukungannya di gelaran ini dan memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan maupun kesalahan. “ Sesuai moto kami Menjalin Kawan Menjaga Alam, tetap jalin tali silaturahmi antar sesama untuk mempersolid kicaumania,” tutup Nanu KM selaku Ketua KM Jateng. (kiky)
Baca Juga : Daftar Juara KM Jateng Cup – Ungaran (8/7/2018)











