Cheser Utun Raih Predikat Terbaik,Tentara Rebut Tiket Utama

Duta PialaRaja masih terlalu tangguh untuk rebut juara Umum

BUPATI CUP LAMONGAN 2019

Mr Firman Agung MahaDewa Sumenep hantar UTUN raih podium utama empat kali

Untuk kesekian kalinya All star Lamongan menggeber gelaran dengan tajuk Bupati Cup Lamongan 2019, gelaran yang dimotori oleh Mr andre menuai sukses dengan menghadirkan 1300 kontestan dari berbagai blok di jawa timut, meski sedikit terkendala dengan adanya padamnya Lampu di area gantangan yang membuat sedikit molornya acara namun acara tetap berjalan dengan lancer.

Tepat pukul 10.00 wib acara dimulai dengan menggantangkan kelas anis merah, pada urutan kelas ketiga yakni kelas utama murai batu gantangan terlihat full, Mr Bambang Honda Surabaya bersama amunisi lawasnya Tentara mengawali langkah baik dengan merebut podium utama, amunisi yang sempat dimasukkan kandang Breeding itu bekerja maximal, dengan irama cililin dan tengkek buto serta burung kecil membuat dewan juri yang dikawal oleh Mr Bambang Dewa langsung memberikan bendera merah mutlak dilanjutkan ole Chuser amunisi milik Aba Hudan 911 Surabaya.

Pada kelas selanjutnya Tentara harus mengakui kedahsyatan Chuser yang menaklukkan 60 kontestan dengan merebut bendera merah mutlak, Chuser merupakan amunisi yang baru didapat oleh team yang memang memiliki segudang amunisi ekor panjang itu. dua podium utama dengan mudah, sekaligus mendapatkan predikat sebagai burung terbaik di gelaran Bupati Cup Lamongan 2019 menyisihkan Tentara yang juga merebut podium utama di kelas D yang terpaut 25 point.

Gelaran yang dihelat dihalaman Diknas Kabupaten Lamongan itu dihadiri oleh beberapa team dan single fighter yang namanya sudah tidak asing lagi dikalayak para kicau mania blok timur, seperti Mr Firman Mahadewa Sumenep yang menampilkan amunisi barunya si “Utun” yang beberapa minggu lalu ditake over dengan harga yang fantastis,menurut sang pemoles Agus Mhd mengatakan sang bos tidak sia sia mengeluarkan kocek yang besar untuk Utun, pasalnya lovebird dengan warna hijau stdart itu memang kwalitasnya tidak perlu diragukan, terbukti pada gelaran hari ini Utun rebut podium utama empat kali sekaligus meraih predikat terbaik.

Saat di temui disela sela acara Mr Firman mengungkapkan turunnya si Utun digelaran kali ini merupakan pembuktian sekaligus sebagai warming up menuju Piala Raja, dan pembuktiannya bahwa apapun yang berkwalitas pasti mempunyai nilai yang tinggi ungkap sang pemilik Maha Dewa Sumenep dengan muka serius.

Pada kelas cucak ijo masih didomisili team Pelet biru yang di komandani langsung oleh Mr Rohman sekaligus orang nomor satu di team spesialis cucak ijo itu, pellet biru juga menuai manisnya digelaran kali ini dengan membawa pulang trophy terbaik dengan amunisinya Excello yang sempat ditawar dengan harga yang tinggi oleh salah satu pemain besar dari Surabaya. kini team Pellet Biru seperti mempunyai keyakinan lebih pasca ditinggalkan oleh Corner yang sempat membawa team Pellet biru ke kancah Nasional ungkap sang ketua.

Sementara dikelas kacer amunisi H Denan harus puas di podium dua pada kelas A dan B, sedang dikelas cendet Mr Momon Honda puas dengan menghantar Cendana dipuncak prestasi dengan meraih yang terbaik dengan duduk dipodium utama dua kali.

Diahir acara panitia Bupati Cup Lamongan 2019 dan crew Dewa 99 mengucakan terimakasi atas semuanya dan mohon maaf atas segala kekurangan semoga di tahun depan akan lebih baik dari hari ini.

https://mediabnr.com/2019/08/01/daftar-juara-bupati-cup-lamongan-2019-28-juli-2019/

H Denan mampu buktikan NEGRO (kacer hitam) masih mampu bersaing kerasnya kacer hitam
Excello mulai kembalikan performa Arek Pelet biru menuju gelaran Nasioanal pasca raih predikat cucak ijo terbaik.
Duta PialaRaja masih terlalu tangguh untuk rebut juara Umum
Bambang Honda Surabaya kembalikan perform Tentara dengan merebut podium utama dikelas utama.
amunisi baru 911 Surabaya getarkan kelas ekor panjang dengan raih predikat terbaik…
Serdadu langsung tancap Gas pasca mabung panjang dengan duduk dipodium satu dan dua.
mr Momon Honda buktikan Cendana masih bisa bersaing dengan raih predikat terbaik dikelas cendet
Mr Dony Mrs masih bisa tersenyum dengan AYANK 86 dengan raih satu podium utama dikelas paruh bengkok