
Mediabnr – Kesibukan yang cukup menyita waktu akhir-akhir ini harus memaksa kepanitiaan menepi dari ramainya blantika perburungan. Namun para pemuda mandiri yang tergabung dalam Ikatan Remaja Lebo Gandil dibilangan Gringsing-Batang lewat bendera IRMAGA BC ini perlahan menata strategi untuk kembali menyatukan misi mewadahi kicaumania. Hal tersebut direalisasikan oleh Max Wahyu sang punggawa untuk menggerakkan semangat rekan-rekan lainnya dan lahirlah Launching Irmaga BC Feat Radjawali Indonesia yang terselenggara pada hari Sabtu (24/8).
Tak hanya kicaumania akar rumput saja yang ikut memeriahkan, tapi kicaumania dari kota-kota sekitar pun tak mau ketinggalan ambil bagian di gelaran perdana tersebut. Seperti halnya Satrio Unique SF dan Brigade Team Semarang yang keduanya sama-sama sukses merajai arena untuk dinobatkan sebagai juara Single Fighter dan Bird Club. Prestasi luar biasa yang patut dibanggakan untuk mengiringi langkah mereka menuju event akbar Piala Pekalongan Team 2 yang digelar esok hari.
Suyatno KMN salah satu kicaumania senior dari kota Kendal juga memeriahkan gelaran hari ini mengusung koleksi gaco andalannya bernama Sabdo Langit. Meski sudah mendekati masa mabung melihat warna jubahnya yang tampak memudar, Sabdo Langit masih tangguh dalam mempertontonkan perform diatas rata-ratanya. Hasilnya pun tidak mengecewakan, tiga kelas kacer yang dibuka panitia berhasil ditaklukkan mutlak dengan raihan hattrick.
Dalam perjalanan menuju kota Bogor, Iwan Cahaya Perdana tetap menyempatkan waktu barang sebentar untuk menjalin silaturahmi di sini bersama mekanik handalnya Pancul CP dan kedua gacoannya Dewa Mabuk feat Srintil. Keduanya tampil cukup membanggakan sebagai duta Cahaya Perdana, dimana Dewa Mabuk nyaris menorehkan tinta double winner disusul Srintil yang merangsek ke podium runner up.
Prestasi senada juga disemat oleh H. Jumari punggawa Mandiri SF Kaliwungu lewat kinerja mumpuni Gildas yang nyaris meraih kemenangan nyeri dikelas cucak hijau. Variasi lagu isian yang dimuntahkan terlihat begitu dominan lewat kerasnya volume Gildas, durasi kerjanya pun tak dipertanyakan lagi, ngedur aktif nyaris tanpa jeda. Tak hanya Gildas, H. Jumari juga menurunkan Serdadu yang menusuk diposisi IV kacer diikuti Putri Halwa dikelas lovebird dengan podium yang sama.
Berbagi gelar dengan Gildas mencuat nama Wanted yang juga memiliki kualitas istimewa dalam mengexplore materi unggulannya. Bekarakter tarung jamtrok sejati dengan balutan materi isian dahsyat, sesuai namanya Wanted menjadi salah satu kandidat yang ditakuti bakal mengoyak tahta kejuaraan dibilangan Pantura.
“ Terimakasih atas partisipasi dan dukungan dari teman-teman semua yang telah hadir mengikuti gelaran sejak awal hingga usai sore hari ini. Semoga kehadiran kami kembali dapat diterima dengan baik oleh kicaumania, besar harapan kami untuk dapat berkembang dan maju bersama panjenengan semua sebagai wadah yang lebih baik. Tak lupa kami segenap panitia Irmaga BC menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan maupun kesalahan, sampai jumpa di gelaran kami selanjutnya,” tutup Max Wahyu diakhir gelaran. (kiky)
https://mediabnr.com/2019/08/27/daftar-juara-irmaga-bc-feat-ri-batang-24-8-2019/









