
Yogyakarta (MediaBnR.Com) – Gelaran Kalasan Bersatu yang dimotori oleh Antok Kalasan berjalan lancar dan sukses. Meski sejak sesi awal diguyur hujan, tapi tidak menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti lomba hingga usai. Event ini dibuka langsung oleh Camat Kalasan, Dra. Tina Hastani, MM. Tampak hadir pula staf dan jajaran kecamatan Kalasan, Lurah Tirtomartani, Perwakilan dari Danramil dan Kapolsek Kalasan.
Dewi Sri milik Selaksa Jagat SF Jogja kembali tampil prima dan jadi bintang lapangan. Sehari sebelumnya nyaris nyeri di IKPBS Solo, kali ini langsung tancap gas dengan meraih kemenangan ganda, termasuk di Kelas Best of The Best Love Bird. Sebelum meraih tiket di Kelas BOB, Dewi Sri raih juara 1 di Kelas Love Bird Kalasan.
Di Kelas BOB, Dewi Sri bertemu dengan lawan-lawan tangguh yang di kelas sebelumnya juara raih 1-5. Bertarung dengan para juara tidak membuat nyali Dewi Sri ciut, bahkan semakin menjadi-jadi. Ngekek panjang-panjang dan berkali-kali. Hasilnya, koncer A terbanyak pun jatuh ke gantangan 35 miliknya. “Selamat dan sukses. Jagoan anda adalah paling istimewa dan terbaik di Kelas BOB,” ucap Antok Kalasan selaku ketua panitia seraya menyerahkan trophy juara BOB kepada Ari Selaksa Jagat yang ditemani sang putri tercinta yang juga penghobi burung berkicau khususnya love bird.
Agung Jack Semarang sukses mengantarkan Lady Gaga juara 1 di Kelas Love Bird Tirtomartani. H. Hakim Muntilan berhasil mencetak double winner di kelas murai batu lewat penampilan Sadewa. “Persiapan sebelum ke Piala Macan Wonosobo dan Soeharto Cup,” terangnya.
Sapu Rata Kenari Besar besutan baru milik Mr Agung Prasetyo, burung yang kesehariannya dirawat oleh Tri Tunggul Wulung tampil gemilang dengan meraih prestasi runner up di Kelas Std Bebas Kalasan. “Hanya kita turunkan 1 kelas saja untuk pemanasan menuju Piala Danki 403,” ujar Tri Wulung.
Profesor debutan baru Mr Yudha yang mengusung bendera Dt Valentine yang sebelumnya menorehkan prestasi di latpres PKM, kembali menunjukan kestabilannya dengan merebut gelar juara 3 d kelas Std Kecil Tirto, juara 4 kelas Std Kecil Kalasan Bersatu dan juara 5 di Kelas Std Kecil Kalasan serta di final kelas BOB yang diikuti burung-burung terbaik di kelas sebelumnya berhasil menempati posisi Runner Up. Sementara itu Putra Baron dengan gaconya yang bernama Arto Moro masih tampil stabil dengan menempati posisi 3 besar di Kelas Std Bebas Tirto dan Kalasan.
Lali Jiwo, cendet milik Johan Hantu Laut dari Cimahi penampilannya sangat prima dengan roll speed rapat serta lagu yang bervariasi didukung power yang dasyat mampu bertengger di posisi juara 1 dan Runner Up. Joko Billion yang mempunyai breeding kacer jawara dari Kota Klaten dengan membawa gacoannya bernama Guntur yang tidak lain adalah hasil breeding sendiri juga masih kebagian juara 4 di Kelas Kacer Krajan.
5758 Team feat Kurawa Team sukses mengawal penampilan Mangkubumi milik Boby Billion 5758 juara 1 di kelas utama love bird, Kelas Love Bird Kalasan Bersatu dan sekaligus memberikan kontribusi penting bagi kemenangan Duta Jogja Vaganza raih juara umum yang digawangi Brico Putranto. “Alhamdulilah Mangkubumi menang lagi setelah kemarin juga juara di Bupati Cup Purworejo,” ucap Oky Indra 5758, sang mekanik andal bagi Mangkubumi.
Rangga milik ABS Jakarta yang dikawal Doni Jogja sukses meraih juara 2 dua kali. “Ajang pemanasan sebelum pekan depan turun di Ibukota,” cetus Doni Jogja yang pekan sebelumnya sukses mengantarkan Rangga cetak double winner di Bupati Cup Purworejo (22/1) dan sekaligus mengantarkan sang pemilik sebagai juara SF.
“Setelah 4 tahun vakum, hari ini resmi dibuka lagi lomba di Kalasan. Untuk seterusnya akan kita bikin even rutin setiap bulan,” ujar Hersat Kalasan di sela-sela penyerahan trophy juara umum BC kepada Duta Valentine (Jogja Vaganza) dan juara SF kepada Cempoko Jajar.
“Terima kasih dan sampai jumpa di even Kalasan Bersatu berikutnya,” imbuh Antok Kalasan menutup lomba tersebut. [Team]
BACA JUGA: Daftar Juara Lomba Kalasan Bersatu (29/1/2017)















