
mediaBnR.com – Lampung. Agenda yang sudah disusun sejak lama sempat tertunda dikarenakan Kalapas Lapas kelas 1 Rajabasa Lampung yang memang seorang kicau mania mendapat tugas untuk menjadi Kalapas di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. Para staff yang juga hoby kicau sempat pesimis akan terealisasinya event ini, namun angin segar datang saat Pak Giono selaku Plt Kalapas saat ini mendukung dihelatnya event yang bertajuk Kalapas Cup meskipun beliau bukan seorang kicau mania.
Halaman Lapas kelas 1 Rajabasa menjadi tempat event ini diselenggarakan dengan memainkan 26 kelas, ingin memanjakan kicau mania event ini menjual tiket pendaftaran 150 dikelas utamanya yaitu Kalapas dengan hadiah 2,5 juta. Tiket yang cukup terjangkau dan semua kelas los gantangan alhasil event yang dibuka langsung oleh Pak Giono dibanjiri peserta dengan total 893 peserta.
Sederet tokoh besar Lampung hadir mengiluti event ini dan berhasil meraih prestasi. Partidol Kacer milik H, Murisidi berhasil meraih juara 1 dua kali, LB Guffy milik usman Team juga meraih double winner disusul Rosidin milik Icshan yang jauh – jauh dari pekan baru mendominasi hampir semua kelas lovebird. Burung paruh putih miliknya selalu ada dipodium juara setelah berhasil menumbangkan lawan – lawannya dengan penampilannya yang berhasil memukau dewan juri dan para peserta lainnya.
Juara umum Bird Club masih diraih juara bertahan yang memang sepertinya sulit dikalahkan, sampai saat ini Wakwaw BC masih menjadi juara Bird Club dihampir setiap event yang ada di Lampung. Hilary SF yang dikawal Herry Arianto ketua DPW Ronggolawe Nusantara Lampung berhasil mengawal Team nya untuk meraih juara umum Single Figther.


Melihat antusias kicau mania Lampung yang besar terhadap event ini Pak Giono berjanji akan menjadikan event Kalapas Cup sebagai agenda tahunan Lapas kelas 1 Rajabasa Lampung. Selain ini adalah kegiatan positif masyarakat Lampung acara ini juga adalah bentuk Lapas Rajabasa mendukung kegiatan konservasi guna melestarikan sumberdaya alam hayati khususnya yang ada diwilayah Lampung.(Adietcahya)













