
Aceh (21/04/2018) – Tidak terasa sudah hampir satu minggu lamanya gelaran Kontes Burung Berkicau BnR Aceh 2018 berlalu, namun auranya masih dapat dirasakan hingga saat ini. BnR Aceh yang saat ini diperkuat oleh 15 orang tim pengadil dilapangan berhasil memberikan warna yang berbeda khususnya untuk para kicaumania. Berkompetisi dengan cara yang baik dan benar menjadi komitmen utama BnR Aceh selama ini, bahkan menerapkan kedisiplinan, ketertiban dan keujuran menjadi modal utama dan hal ini secara tegas di kemukakan oleh Anwar selaku Ketua BnR Aceh periode 2017-2019.
Sejak berdiri pada tahun 2013 hingga saat ini BnR Aceh tetap mempertahankan eksistensinya didunia kicauan terbukti pada perhelatan ini sebanyak 930 total gantangan yang telah meramaikan sejak pagi hari hingga usai. Anwar sang Ketua BnR Aceh yang bekerja sebagai wiraswasta dan memiliki penangkaran Murai Batu ini mengemukakan bahwa begitu besarnya animo kicaumania di Aceh ini, terbukti pada gelaran minggu lalu untuk peserta dengan jenis burung Kacer, Murai Batu dan Love Bird saja gantangan terisi full sebanyak 3 sesi berturut-turut.

Untuk kegiatan rutin latihan itu sendiri bertempat di Café Lee More, Hari Sabtu pagi di Café Kulam Kopi kemudian pada hari Minggu paginya di Kuta Alam dan untuk gelaran malam harinya di Lamno Jaya Grup Lungbata. Untuk para peserta yang hadir sudah pasti dari tiap-tiap daerah dintaranya adalah Aceh Selatan, Nagan Raya, Abdya, Meulaboh, Banda Aceh, Aceh Tengah, Benar Meriah, Bireuen, Lhoksemawe hingga ke Sumatera Utara. Dan satu catatan yang paling penting bahwa perhelatan yang berlangsung Minggu lalu itu diselenggaran oleh para pengurus BnR Regional Aceh tanpa ada keterlibatan dan support dari manapun itu. Kami yakin bahwa jiwa kami 100 persen jiwa BnR yang memang betul-betul mempunyai jiwa pejuang dan bukan sebagai pecundang.

Batu sandungan sudah biasa kami lalui, dan itu semua tidak sedikitpun membuat goyah pendirian kami disini, karena dengan yakin kami ingin memberikan yang terbaik untuk kicaumania disini. Bahkan kami selalu menerapkan ketegasan atau kedisiplinan tidak saja hanya untuk kicaumania, akan tetapi kami terapkan juga didalam kepengurusannya. Perihal tim pengadil dilapangan pun mempunyai prinsip tersendiri disetiap gelarannya tanpa membeda-bedakan baik itu sesi latihan ataupun lomba, karena para juri BnR sudah pasti akan dengan tegas melaksanakan tugasnya secara jujur dan adil. Jadi mau itu boss sekalipun jangan harap bisa intervensi juri-juri kami dan secara tegas juga kami sampaikan jikalau tidak berkenan dan tidak siap dengan aturan kami silahkan saja bermain ditempat lain.

Karena BnR melakukan semua ini tidak lain untuk kemajuan dan kepuasan kicaumania. Dan tidak bisa kita pungkiri lagi bahwa secara nilai prestasi bermain bersama BnR akan terasa bedanya. Kami atas nama panitia yang bertugas mengucapkan terima kasih kepada seluruh kicaumania yang telah hadir meramaikan gelaran ini hingga usai. (RD)


