Pakde Karwo Cup V Surabaya

Surabaya (MediaBR.Com) – Gelaran akbar tahunan Jawa Timur, Piala Gubernur Jatim “Pakde Karwo” Cup V Surabaya akhirnya terelisasi, Minggu (18/10). Sekitar 2500an kicaumania dari berbagai daerah di tanah air tumpah ruah di lapangan parkir Ubaya, Jl. Tenggilis Mejoyo Surabaya.
Sebanyak 44 sesi kelas dibuka panitia. Menggunakan dua lap, masing-masing lap dihelat 22 kelas perlombaan. Meski pada gelaran kali ini tak dihadiri Pakde Karwo, namun sejumlah jajaran pejabat daerah Propinsi Jatim hadir dilokasi. Seperti Sekdaprop Akhmad Sukardi dan Kadisbudpar Dr. Jarianto, Msi. Bahkan Pj Walikota Surabaya Nurwiyatno turut memantau jalannya lomba.

Dalam sambutannya, Akhmad Sukardi menuturkan. Memelihara burung berkicau dapat membawa dampak positif. “Memelihara burung burung berkicau bisa menjadi hiburan bagi masyarakat. Dapat menghilangkan stress, kicau burung dapat memperlambat dari ketulian,” ujarnya.
Dari lapangan, persaingan berlangsung sengit. Kicau mania akar rumput sampai papan atas bersaing berebut juara diseluruh kelas yang ada. Bahkan hingga burung yang sedang fenomenal saat ini yaitu Love Bird Kusumo milik Sigit WMP Klaten turun digelaran tersebut. Namun kali ini tidak semua kelas mampu disapu bersih karena faktor tidak kebagian tiket. Kusumo hanya mengikuti kelas Love Bird Provinsi Hijau A, Love Bird Hari Jadi Provinsi, Love Bird Grahadi A dan Love Bird PBI Surabaya. Tapi kali ini, Kusumo harus berakhir di posisi kedua saat bersaing dikelas PBI Surabaya dan mengakui Sharon perengkuh juara satu.
Sedangkan sang peraih juara umum single fighter masih bertahan diraih Fitri BKS Samarinda. Beberapa gaconya berhasil memborong juara satu. Diantaranya, Murai Batu Pelor Mas, Kenari Tweety, Punglor Merah Brutus, Kacer Adipati dan Murai Batu Sarno. Untuk juara umum bird club, Duta Jaya Lestari menjadi peraih tunggal juara BC.

Digelaran Pakde Karwo Cup V kali ini, nyaris seluruh peraih puncak podium diisi gaco-gaco kicau mania Jawa Timur. Di Murai Batu, Super Bejo milik Ming Basket Surabaya dan Nogo Sosro gaco Tatuk Graha Sampurna mampu meraih juara satu di masing-masing kelas yang diikuti.
Sedangkan H. Rizal LBB Team Surabaya berhasil meraih double winner berkat performa Cucak Hijau Persebaya yang sedang top form di kelas Cucak Hijau Grahadi C dan Cucak Hijau Provinsi B. Begitu pula dengan Hadi Senator yang menurunkan jenis burung yang sama berhasil merangsek di kelas Cucak Hijau Grahadi B berkat penampilan maxi Senator.

Di Kacer, nama Satria Dewa masih bertaji. Hal ini dibuktikan gaco Jimmy DS Surabaya yang mampu melibas rivalnya dikelas Hari Jadi Provinsi. Tak ayal beberapa gaco lainnya harus mengakui ketangguhan SD. Diantaranya Kacer Hipnotis milik Bambang Honda yang menempel ketat di posisi runner up.
Tak hanya dilapangan perlombaan berlangsung ramai. Pada gelaran kali kelima ini, panitia harus kewalahan meladeni peserta pameran dan pedagang makanan dan minuman. Bahkan hingga hari H, masih banyak dari mereka yang ingin mendapatkan lokasi untuk menggelar barang dagangannya. “Sampai Minggu pagi, banyak yang minta tempat buat jualan. Tahun ini animonya luar biasa,” kata Jack selaku koordinator lapangan.


Kesuksesan Pakde Karwo Cup V kali ini tak bisa dilepaskan dari peran dan dukungan seluruh pihak yang terlibat. Heri Sugihono, SH,. MH selaku ketua PBI Surabaya dan Suyoko sebagai ketua panitia. Tak hentinya mengucapkan banyak terima kasih kepada kicau mania tanah air. “Tanpa adanya dukungan dari seluruh kicau mania yang hadir, gelaran ini tidak bisa berlangsung sukses,” ujarnya. (stf)


