Barbara Cup I Krian – Sidoarjo
Mediabnr – Kolaborasi apik disuguhkan dua elemen perburungan di dalam satu wilayah, yaitu Krian, Sidoarjo. Sinergitas ini dikemas mewah dalam satu wadah yaitu perhelatan pameran dan lomba burung berkicau. Dengan tajuk Barbara Cup 1st, Minggu (9/12/18). Gelaran ini berakhir sukses.
Komunitas hobi burung love bird yang tergabung dalam Barbara Single Fighter menjalin kerjasama dengan pengelola gantangan Krisna BC yang berlokasi di Barengkrajan, Krian. Selaku pengelola gantangan, Suheri dan kru merasa bangga karena tempatnya dipilih menjad wadahi ajang silaturahmi dan menyalurkan hobi burung berkicau.
Tak kurang dari 1200 kontestan tumpah ruah pada gelaran ini. Dihadiri dari lintas komunitas maupun penggemar burung berkicau. Panitia sukses membuka 30 kelas nyaris tanpa protes. “Secara keseluruhan gelaran berjalan sukses. Sedikit ketidakpuasan dari peserta itu hal wajar dalam perlombaan,” terang Kiki selaku korlap.
Dimulai tepat pukul 11.00 WIB, kelas Anis Merah A menjadi pembuka gelaran. Pada kelas ini, besutan Hengky Slow, Ibrahimovic berhasil bertengger di puncak juara. Usai menumbangkan dua rivalitasnya, yaitu Tembak milik Budeng, Red Indo diposisi dua dan Paman Sam gaco Kang Mas Adi, PAMS di juara ketiga.
Tiba saatnya kelas favorit digulirkan. Sesi paruh bengkok menjadi magnet pada gelaran Barbara Cup yang pertama. Nyaris dari seluruh kelas love bird, gantangan dipenuhi gaco para peserta. Love Bird E yang menjadi kelas awal, menyuguhkan persaingan sengit. Dari 10 juara, nama love bird Ronde besutan Jack Birdy mampu tampil Maxi. Alhasil, podium puncak berhasil disabetnya.
Sedangkan sesi Cucak Hijau A, Rojo Alas milik H. Jepri dari Wijaya WR 54 SF menjadi pemimpin puncak juara. Kendati tampil menonjol, tiga sesi ijomania tak melahirkan juara ganda. Masing-masing berbagi podium. Diantaranya Brajamusti gaco Oye, Panic SF yang menduduki juara satu kelas B. Dan Jabrix andalan Fajar, Pagat SF pada sesi Cucak Hijau C.
Lanjut ke sesi paling bergengsi. Kelas Murai Batu A. Gaco para kontestan tampil Trengginas. Saling jual beli tonjolan dan karakter lagu masing-masing. 60 burung bersaing sengit berebut tangga juara. Namun kali ini besutan Combat’s yaitu Murai Batu Halilintar mampu tampil stabil sejak awal hingga akhir penilaian.
Mengandalkan tonjolan kenari dan cililin, burung yang dipandu Sugeng, Watu Wong, Citra Harmoni. Pekan kemarin berhasil bertengger di puncak juara. Meneruskan tradisi juara, usai merengkuh juara satu saat tampil di gelaran Dewa 99 beberapa waktu lalu. Pasca menyabet juara di Barbara Cup, Halilintar siap melengkapi torehan prestasi di tahun 2018.
Sempat diguyur hujan deras pada pertengahan lomba, tepatnya usai sesi Murai Batu A. Namun tak berselang lama, hujan mulai reda. Kendati demikian, antusiasme peserta tak kunjung surut. Hingga berakhirnya gelaran sekitar pukul 18.00 WIB. Gelaran Barbara Cup kali ini menyisakan hasil bahagia dari panitia pelaksana dan tim Barbara Single Fighter, khususnya.
Menjadi penghujung gelaran, penentuan juara umum dihimpun panitia. Dua kandidat yang mengajukan poin juara umum mutlak menjadi kandidat tunggal. Adalah Duta King Of Mojopahit dan Iwan Krian SF, menjadi peraih penghargaan juara umum perorangan dan tim.
Selain juara umum, panitia juga menobatkan burung terbaik pada gelaran tersebut. Diantara yang meraih juara terbaik adalah Murai Batu Halilintar dan Love Bird Balibu Sok Cantik milik Combat’s. Di Love Bird Dewasa, dua nama yaitu Tajab milik Adit, BMKT TEAM dan Ronde besutan Jack Bird yang masing-masing mengumpulkan 250 dan 225 poin.
Suksesnya gelaran pekan kemarin membuat panitia terkesan dengan kerjasama yang ditunjukkan antara seluruh elemen perlombaan. H. Siwi selaku ketua tim Barbara SF, berterima kasih kepada peserta yang telah mendukung kegiatan ini. “Semoga kedepannya Barbara SF semakin solid hingga tahun berikutnya bisa melaksanakan gelaran serupa,” terangnya. (stf)
Daftar Juara Barbara Cup I – Krian Sidoarjo (9/12/2018)
GALERI :














