LATPRES “DFPEDUCATION BIRD SINGING” AKAR RUMPUT
Mediabnr.com- Banjir kelas Love Bird kembali terjadi digelaran Latpres Akar Rumput, Dungus Forest Park Minggu (17/03/2019) Kec. Wungu Madiun. Latpres yang menjadwalkan 16 kelas tersebut tuntas digelar Komunitas I-AR (Indonesia Akar Rumput). Disfikualikasi diberlakukan tanpa pandang bulu untuk kontestan yang nakal.
Kelas Love Bird Dewasa, tepat berada digantangan nomor 40, kerja sangat dominan sejak awal, tetapi harus disayangkan, karena majikanya yang terlalu over semangat memberi suport jagoanya, hingga lupa kontrol. Setelah diberi 2X peringatan dari Korlap tak digubris, akirnya Disfikualikasi diberlakukan dengan tegas, oleh Kordinasi Lapangan Akar Rumput.
“Terpaksa kita ambil sikap, “terang Mr. Iwan selaku juri yang bertugas, “Sudah jelas, dilarang tepuk tangan, menyebut nomor gantangan dan membunyikan Mp3 atau alat yang lain, “lanjut Iwan. “setelah kita peringatkan 2X tidak digubris, Kami memang harus tegas, lagian, itu demi kepentingan sesama kontestan, biar selalu sportif dalam sebuah perlombaan, “tambah juri Peyek. “risiko memang, meski kerja cukup bagus, setelah kita dis, burung tetap tidak Kami beri nilai poin lagi, “pungkas Mr. Peyek.
Didi Lbf Radikal Sf, dengan besutan LB Paula kembali tampil menggila dikelas Love Bird Paud. Durasi panjang dengan volume ‘cetar membahana, tersaji lewat Show Paula, Tidak hanya moncer dijuara satu, ‘Paula juga berhasil menggondol Cindera Mata,Piagam eklusive, sebagai Love BirdPaud dengan durasi terpanjang dikelasnya.
Sedangkan piagam eklusive untuk durasi terpanjang dikelas Love Bird Dewasa, mampu disabet LB Sandor, jagoan milik Mr. Imam dari Dungus.Tidak gampang mendapatkannya, tiga burung yang tampil cukup seimbang saling berebut posisi terbaik dalam durasi, hingga diakar sesi, dan penentuan punharus melewati sistem tos keberuntungan, karena tiga burung sama-sama mampu mengeluarkan durasi istimewa terpanjang. Beruntung Mr. Imammemilih poin terkecil dalam tos dan ‘Sandor, mendapat hak atas piagam eklusive, sebagai Love Bird dengan durasi teristimewa.
Begitu juga dikelas Kenari dan Cucak Hijau, beberapa amunisi tampil sukses menjalankan setinganya dengan baik. Kenari Chikers besutan Madiun Exotis, milik Mr. Fajarsebagai juara satu. Disusul dijuara duanya‘Shuriken milik Mr. Fery masih dari Madiun Exotis.
CH Roman milik Mr. Faris Ozil dan Raja Teler milik Mr. Wisnu Aji juga tampil gemilang dan meraih juara satu dan dua, bahkan ‘Roman, mampu merebut juara satu disesi berikutnya dan berhasil doble winner. (Toto Jr)














