
Mediabnr – PBI Cabang Semarang menggelar Latpres burung berkicau di lokasi Pemancingan Dewandaru, Gunungpati-Semarang tepatnya di gantangan KMC BC pada hari Rabu (1/5). Meski Bp. Sandy Christanto,SH. MH (Ketua Umum) dan Bp. Hanson (Ketua 1) berhalangan hadir, gelaran yang dikawal langsung oleh Ketua 2 PBI Cabang Semarang yakni Bp. Ir. Eka Widyatmaka (Ekaliza) ini berjalan lancar hingga meraih sukses.
“ Ini gelaran latpres perdana PBI Cabang Semarang sebagai ajang pemanasan kami mempersiapkan gelaran akbar Tugu Muda Cup yang rencananya akan dilaksanakan 4 Agustus 2019 mendatang di lokasi Batalyon 400 Raider, Srondol-Semarang, tiketnya sekitar 300rb/500rb rupiah nanti, ditunggu saja brosurnya yang akan segera tayang. Selain itu ya sekalian mensosialisasikan pakem PBI untuk dapat lebih dipahami lagi oleh kicaumania lewat kinerja juri muda atau yang kami sebut Maleo PBI dari berbagai kota diantaranya Bojonegoro, Rembang, Jepara, Kulonprogo, Bantul, Sragen, Solo, Sukoharjo, Pekalongan dan Semarang sendiri yang turun bertugas di event siang ini,” papar Bp. Eka kepada media BnR.
Tak hanya kicaumania akar rumput Semarang saja yang memeriahkan tapi rekan-rekan dari berbagai kota sekitar pun turut ambil bagian dalam ajang special ini untuk memperkental atmosfir kompetisi dimasing-masing kelas yang ada. Seperti halnya tim Mr. Esnawan, SH dari Yogyakarta yang menurunkan gaco andalan bernama Capten Marvel dimana aksi terbaiknya dihadiahi koncer double winner oleh sang pengadil. Poetra Jogja BF rekan sekotanya yang mengusung bendera Dt. Pakualam juga menorehkan tinta emas diberbagai kelas yang dilakoninya.
Dari kota Kudus Mr. Paul KNP hadir menjalin tali silaturahmi menurunkan salah satu gaco koleksinya yang baru saja beres mabung bernama Cabe Rawit. Aksinya cukup mempesona dengan balutan materi mumpuni untuk dihargai sebagai runner up dikelas kacer utama PBI. “ Turun perdana hari Minggu kemarin di Piala Bupati Jepara, CR masuk juara 3. Sudah cukup lumayan lah performnya kan istirahatnya juga cuman 2 hari masih bisa bertengger di podium juara 2 hari ini,” jelasnya.
Kota Lumpia pun tak mau ketinggalan mendulang kemenangan lewat kemampuan mumpuni yang ditampilkan sederet gacoan kicaumania yang turun berlaga. Diantaranya lewat aksi pamungkas Panser besutan Decky yang siang ini dikawal oleh Fachid Nugraha, aksinya tak terbendung dikelas utama kacer PBI untuk terlahir sebagai sang jawara, mengibarkan bendera Dt. Agrobis Cup yang akan menggelar event pada tanggal 12 Mei mendatang di lokasi gantangan Graha Padma BC dengan penjurian Radjawali Indonesia.
Demikian halnya dengan H. Baim Semarang yang juga sukses menghantarkan Maridjan gaco andalannya ke podium juara 3 kelas kacer utama PBI dan juara 1 kelas kacer Maleo. Muntahan roll lagu cacahannya begitu rapat ditopang volume keras serta gaya tarung exotic yang ditampilkan. Hal ini lah yang membuat nama Maridjan disegani para kacer mania khususnya di sekitaran wilayah Blok Tengah lewat kualitas materi diatas rata-rata yang dimilikinya untuk selalu bisa menembus tahta juara.
Mas Pur punggawa MP 2 SF Semarang juga ikut andil menjadi saksi sejarah event siang ini lewat prestasi yang ditorehkan oleh gaco debutan barunya bernama Djarum. Bertipikal burung petarung sejati, Djarum yang terlihat begitu lepas mengeksplor seluruh kemampuannya sukses menduduki kasta tertinggi sebagai juara 1 dikelas utama murai batu Ring PBI dan masih bertahan menempati podium juara 2 saat laga keduanya dikelas murai batu Ring Maleo. “ Memang terhitung masih baru ditangan saya, tapi saya yakin namanya bakal meledak di kancah nasional,” tegas sang empunya.
Dikelas lovebird, nama Alfa II milik Iwan WIB dari tim History Maker SF juga nyaris meraih predikat double winner. Durasi kerja dan tembakannya begitu mempesona hingga layak dinobatkan sebagai salah satu kandidat berat untuk lovebird lover’s papan atas. “ Semoga bisa selalu stabil prestasinya untuk mewarnai kompetisi hingga kancah nasional kedepan,” ujar Aconk sang mekanik.
Demikian juga dengan tim Petewele BC yang berkolaborasi solid dengan BBQ Brother’s, keduanya dianggap konsisten sebagai kandidat pengorbit gaco-gaco lovebird berkualitas wahid. Diantaranya lewat prestasi Menizz besutan Bagas-Adhitz yang tembus juara 1 dikelas lovebird Balibu Maleo, disusul Aurel yang tembus juara 2 dan 3, kemudian juga kenari Melody yang bertengger ketat sebagi juara 4 disesi Kalitan B Lestari.
Pak Guru punggawa Omah SF dinyatakan sukses mengawal duet gacoannya dikelas kenari ini, yakni lewat aksi ngedur ngawet yang ditampilkan oleh Tweety untuk kemudian sukses mencapai podium runner up dikelas kenari All Size Maleo dan disusul aksi yang juga tak kalah hebat dipertontonkan oleh Nuna Maya untuk menyabet podium juara 3 kelas Kalitan A Lestari. “ Cuman pemula kok Om, Alhamdulillah hoki bisa dapet koncer,” candanya.
Dipenghujung gelaran Mr. Astono, SH selaku Ketua Pelaksana mewakili seluruh jajaran panitia yang bertugas menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania yang hadir dan memohon maaf atas segala kekurangan maupun kesalahan yang ada. (kiky)
https://mediabnr.com/2019/05/04/daftar-juara-pbi-cabang-semarang-1-5-2019/



















