Lomba Burung Berkicau Piala Graha Mutiara Weleri
DMA BF KUDUS EKSIS, DUET BOJA MANDIRI SF TANGGUH-ANDRY BOLANG NGAWI SF & DT. PAKUALAM NAIK TAHTA
Jl. Bahari, Ds. Karanganom, tepatnya di depan SMAN 1 Weleri, Minggu (5/5). Lomba burung berkicau Piala Graha Mutiara Weleri berjalan sukses sebagai salah satu bentuk promosi panitia komando Om Dewo Mahesa untuk memasarkan type-type hunian nyaman yang diunggulkan di lokasi strategis tersebut.
Tampak ratusan kicaumania hadir dari berbagai penjuru kota sekitaran Blok Tengah dan Blok Timur yang memeriahkan lewat gaco-gaco papan atas yang diturunkan. Alhasil, lomba yang dikawal langsung oleh Aris Berlian selaku Ketua Panitia dan Chandra BBF sebagai Ketua Pelaksananya ini begitu memikat lewat tampilan ajang yang terselenggara disetiap kelas yang ada dimana atmosfir ketatnya kompetisi di arena terpapar.
“ Terimakasih atas partisipasi serta dukungan rekan-rekan kicaumania semua, kami selaku panitia mengucapkan selamat datang di lokasi hunian masa kini Graha Mutiara Weleri dengan type-type unggulan yang tepat dan nyaman sesuai pilihan anda. Monggo, hari ini kita berlomba sembari mengekplore keunggulan lokasi perumahan yang kami suguhkan, siapa tahu berminat dan bisa langsung boking unitnya di kantor pemasaran kami,” papar Om Dewo Mahesa menyambut kicaumania di awal gelaran.
Beberapa nama kontestan yang beruntung dan sukses mengibarkan bendera kemenangan diantaranya adalah Dimas Anto punggawa DMA BF Kudus yang menurunkan duet maut andalannya Satria dan Mahameru dikelas murai batu. Beraksi disesi utama Graha Mutiara, Satria begitu mempesona lewat balutan sempurna yang ditampilkan untuk kemudian dapat menyabet podium juara 1 dan nyaris mengulang kemenangan disesi Kayu Manis untuk menempati podium juara 2. Disusul aksi yang tak kalah hebat dari Mahameru disesi lainnya untuk sukses menempati podium juara 3 dan 4. “ Alhamdulillah, duet Satria dan Mahameru kembali tampil membanggakan, semoga kedepan bisa lebih stabil lagi,” ujar pemilik penangkaran murai batu Ring DMA BF Kudus ini.
Devi Okta PJT SF juga ambil bagian dikelas ekor panjang ini lewat perform istimewa yang ditampilkan oleh Merapi debutan andalannya. Berolah vocal keras saat menyemburkan materi lagu serta senjata isiannya, Merapi sukses bertengger di podium juara 3 sesi murai batu Graha Mutiara dan juara 2 sesi Mahesa.
Demikian juga dengan Vanessa besutan Andre-Oyong Pandan Wangi SF, namanya berhasil menduduki tahta tertinggi sebagai juara 1 disesi murai batu Kayu Manis untuk mengibarkan bendera Dt. Anniversary ARBC yang akan menghelat gelaran akbar dua pekan mendatang tepatnya tanggal 19 Mei 2019 di lokasi gantangan Alas Roban BC di Halaman Kantor PTPN IX Plelen, Gringsing-Batang dengan hadiah sepeda motor dikelas utama murai batu dan cucak hijau. “ Don’t miss it, 1 unit sepeda motor untuk masing-masing juara dikelas utama, sudah aman belum tiketnya…,” pungkas Andre mensupport gelaran tersebut.
Dicky Boja Mandiri SF lagi-lagi membuktikan eksistensinya di papan atas lewat duet amunisi andalannya yang bernama Arjuno dan Rimba Sakti. Tak hanya di event kota asal, Boja Mandiri SF juga tetap bertaji di gelaran akbar kota-kota sekitaran Blok Tengah seperti siang ini dimana tim komando Mr. Kamto sukses menghantarkan Arjuno bertengger di podium juara 2 dan 3 kelas cucak hijau disusul Rimba Sakti yang nyeri runner up dikelas kacer.
Ketatnya persaingan kelas cucak hijau tak menyurutkan mental Soimah, gaco besutan Han Semarang yang notabene adalah salah satu kandidat berat yang selalu stabil prestasinya di papan atas kelas spesialis jamtrok ini. Performanya begitu sempurna dengan balutan materi unggulan yang dimilikinya hingga sukses menyabet predikat juara terbaik disesi utama Graha Mutiara dan kembali menempati podium runner up untuk nyaris double winner disesi Mahesa.
Demikian halnya dengan Joger, salah satu gaco koleksi Zidane MTC Weleri yang juga sukses mencuri satu point kemenangan sebagai juara 3 disesi cucak hijau Kayu Manis lewat tonjolan lagu isian greja tarung panjangnya. “ Alhamdulillah, meskipun dalam kondisi dorong bulu Joger masih kebagian podium dan mampu bersaing dengan cucak hijau-cucak hijau papan atas sarat prestasi lainnya,” papar Ryan Ambon sang punggawa.
Febry RGN juga tak luput mendulang prestasi di event ini lewat penampilan Syahrini, kacer besutannya yang baru saja mencuat kembali ke permukaan pasca mabung. Roll speed rapat lagu isian yang dimuntahkan keras di arena mampu mencuri perhatian tim juri untuk mengganjarnya di podium juara 3. Beton Jr sang mekanik mengaku siap kembali mengawal setiap laga Syahrini kedepan menghadapi event-event kolosal berbagai EO penyelenggara.
Bhatara besutan Ponco membuktikan eksistensinya ditengah ketatnya kompetisi lovebird papan atas. Namanya berhasil mencicipi dua kali podium runner up yang diantaranya tertulis disesi Mahesa dan sesi lovebird BA BBF. Tak ketinggalan nama Suro Grendo polesan Vian dari Junior Team Kendal yang berhasil menaklukkan persaingan disesi lovebird BBF lewat derasnya muntahan tembakan panjang andalannya.
Sedangkan dikelas lovebird balibu, Figo Xyahduu sebagai pengorbit ternama lovebird-lovebird berkualitas yang tembus hingga kancah nasional ini kembali sukses menghantarkan gaco debutan terbarunya bernama Cepot untuk mutlak unggul disesi Weleri. “ Produk terbaru dari Markas Xyahduu, tentunya hasil pengondisian dengan pakan kemasan kami Xyahduu yang makin syahdu mengalir deras di pasaran hingga pelosok Nusantara,” cetus Wahyu Xyahduu sang punggawa.
Kelas kenari pun tak kalah ramai pesertanya, dimana gaco-gaco papan atas dari berbagai penjuru kota juga ikut ambil bagian di gelaran ini. Diantaranya adalah OPM besutan Kajine NSR Team Pemalang yang membuktikan kestabilan prestasinya untuk menduduki tahta juara 2 disesi kenari umum Berlian dan juara 4 sesi BBF. “ Semakin nyus prestasi OPM, durasinya tambah oke hingga namanya selalu berhasil menghiasi tahta juara di berbagai gelaran akbar kota sekitar,” jelasnya.
Lewat perjuangan yang tidak begitu berat karena notabene sebagian besar squad amunisi yang diturunkan all out memberikan hasil optimal, Andry Bolang punggawa Ngawi SF sukses dengan telak mengungguli kandidat-kandidat lain untuk menyabet podium utama sebagai peraih juara umum Single Fighter lewat kawalan ketat Taqim Gayo yang solid mengomando crew.
Demikian juga dengan Duta Pakualam yang berhasil mengondisikan podium juara umum Bird Club lewat komando solid yang ditunjukkan oleh Dian SRG, dimana keseluruhan hasil kemenangan para gacoan mutlak mengumpulkan pundi-pundi point yang tak dapat dikejar rival. Peran Mr. Sugiyanto MA sebagai salah satu tokoh kicaumania senior kota Weleri ini juga tak kalah penting dalam mensupport kemenangan Dt. Pakualam hingga pada akhir penobatan sosoknya mendapat kehormatan menerima tropy special tersebut disaksikan crew solid kawalannya untuk ikut merayakan kemenangan.
“ Terimakasih atas support yang luar biasa ini, kami selaku panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan maupun kesalahan, semoga di event selanjutnya kami bisa lebih baik lagi dalam menjamu panjenengan semua. Bravo kicaumania,” tutup Aris Berlian mewakili seluruh jajaran panitia, crew, dan tim juri yang bertugas dipenghujung gelaran. *team
https://mediabnr.com/2019/05/07/daftar-juara-piala-graha-mutiara-weleri-05-05-2019/
GALERY FOTO :



























