
Hobbymerpati.com,- Penantian panjang Burhanudin SAN 313 menjadi juara di lomba reguler nasional akhirnya terwujud. Meskipun dilomba ring, namun tensi dan persaingan di lomba ring saat ini sangat bergengsi, mengingat hadiah dan bonus yang disediakan PMTI dilomba-lomba ring.
Setelah Antung juara di lapak BONTOS Pangandaran dan Vika juara di lapak GK Batujajar, kini, Antung dan Vika memiliki generasi baru yakni Doi. Ya jablay denga ring PMTI 2022 dengan ring kandang Surya Mas ini berhasil mendapatkan wisit derajat juara pertama, setelah di lomba ring naional CM naik podium.

Diempat besar ada tiga player manuver (shincan, Bawor dan Yuan), sementara itu, Doi menjadi satu satunya Jablay di persaingan itu. Di semi final, Doi pukul Bawor dengan telak, begitupun di partai final, karakter jablay Doi sangat kuat, sehingga, Doi bisa memukul Shincan hingga ngolong.
Aksi Doi di lomba ini sangat menggigit. Semua rival dipukul dengan telak. Tak ada lawan yang sanggup menandingi pukulannya depan dist. Lawannya tak berdaya. Doi selalu nutup terbang di atas lawan, sehingga lawan gak bisa berkutik.

Bila lomba utama di lanjut, aksi Doi kemungkinan akan berlanjut, soalnya di lapak ini karakter Jablay selalu jalan. Namun sayang, di babak 3 lomba utama harus dihentikan karena waktu lomba yang sudah habis : 17.15 WIB, sehingga lomba dipaksa dihentikan dan 134 burung berbagi termasuk DOI yang lansung masuk ke babak keempat.

Antung, Vika dan Doi adalah deretan player SAN 313 Kebumen yang belakangan hentakan jagat persaingan lomba-lomba PMTI. Juara DOI di lomba naional ini menjadi bukti sahih bahwa player SAN bukan atah-atah. Meskipun Doi adalah hasil takover dari team Surya Mas (SM) Kroya, namun Ekistensi DOI menjadi juara nasional berada di team SAN 313. Usai juara Doi langsung di bidik salah satu team mapan untuk pindah kandang. Namun sayang, pemilik SAN bilang : “DOI NOT FOR SALE”. (saemilan)



