DPRD Cup Jepara Mewah, Perwira Muda SF & Tregest BC Puncaki Juara Umum

-Media BnR- Minggu (27/03/2022). Dihari dan tanggal yang sama memang banyak sekali event-event besar terlaksana, tidak hanya di Blok Tengah yang tajuknya mengusung event tahunan bahkan di Blok Barat dan Timur pun banyak sekali gelaran bergengsi yang juga sarat akan prestige dengan kemasan-kemasan menarik tentunya. Salah satu diantara event-event akbar tersebut adalah DPRD CUP JEPARA yang juga tak kalah mewah menyuguhkan kemasan lomba berhadiah full tanpa potongan semua kelas, bertabur doorprize, dan berbagai keunggulan lain yang mampu menyedot perhatian kicaumania untuk terpusat memeriahkan event yang terselenggara di lokasi Wisata Pantai Kartini-Jepara ini.

Dikomando langsung oleh Khoirun Niam, sosok yang dikenal low profile apa adanya dengan sapaan Kang Niam (Ketua DPRD Jepara) selaku Ketua Panitia dan Ulil Albab selaku Ketua Pelaksana, dibantu seluruh jajaran kepanitiaan lainnya, lomba burung berkicau bertajuk DPRD CUP JEPARA sukses terselenggara sejak awal-hingga akhir dihadiri kicaumania dari berbagai wilayah kota bahkan juga lintas blok mengusung sederet koleksi amunisi gacoannya untuk fairplay berjibaku memperebutkan podium juara dengan system penjurian Rill Independent ini.

Semua kelas burung yang ada nyaris full gantangan dan pastinya menyuguhkan kompetisi ketat, dimana masing-masing kontestan harus beraksi super mewah untuk dapat meraih kemenangan. Hal tersebut mampu dibuktikan oleh Venom, amunisi cucak hijau koleksi H. Sentot punggawa RW SF Jepara yang sukses mengantongi podium nyaris double winner. Lewat tontonan aksi memukau berbalut materi lagu tembakan isian panjang-panjang, volume keras, serta gaya tarung khas jamtrok nagen satu titik, Venom berhasil mutlak mengungguli aksi rival-rivalnya di sesi utama cucak hijau DPRD dan finish runner up sesi Kartini.

Sementara disesi cucak hijau lainnya yaitu kelas NGP Sangkar dan Pariwisata giliran duet amunisi koleksi dari Soko SF Jepara yang tampil mendominasi, dimana aksi kedua jagoan ini dinyatakan mutlak terlahir sebagai yang terbaik oleh sang pengadil lapangan. Inova dengan pembawaan materi di atas rata-rata berhasil unggul disesi cucak hijau NGP Sangkar disusul aksi yang juga tak kalah dahsyat dipertontonkan oleh Mukidi disesi cucak hijau Pariwisata.

Jawara-jawara murai batu berbagai wilayah yang kumpul satu titik di sini aksinya nyaris dibungkam oleh Garage koleksi H. Niko punggawa Nart SF Jepara lewat raihan podium juara 1,1,3. Turun di sesi pamungkas kelas utama murai batu DPRD, mutlak performa garage dengan berbagai faktor keunggulan dalam hal materi irama lagu, volume, gaya tarung, dan durasi kerjanya sukses melesat terdepan. Demikian juga saat amunisi lawas sarat prestasi gelaran akbar lintas blok dengan jubah barunya ini turun disesi Pariwisata, Garage kembali tampil sebagai yang terbaik dan tetap bertahan di podium juara 3 saat laga tarung ketiganya disesi Kartini.

Menjadi pembuktian Datuk, amunisi koleksi H. Rouf dari Klambu SF Purwodadi yang turun laga perdananya pasca mabung kali ini langsung unggul mutlak disesi murai batu Kartini lewat muntahan kualitas materi yang tidak diragukan. Tak hanya Datuk, H. Rouf juga menurunkan dua amunisi burung lainnya yang juga sudah fasih mengantongi segudang prestasi wahid lintas EO lintas kota, yakni Simas yang juga masih bulu baru tetapi langsung sempurna mengeksplore kualitas terbaiknya untuk tampil unggul menduduki puncak podium disesi cendet Jepara Bersatu dan bertahan di podium juara 5 sesi Pariwisata. Disusul aksi mempesona Tuan Muda yang sukses menyempurnakan kemenangan di podium juara 3 sesi kacer Kartini.

Nama besar Java In kembali terekspose media melihat penampilannya yang selalu atraktif mengoleksi pundi-pundi prestasi. Ya, kacer polesan Adam Kudus ini memang stabil dan patut diperhitungkan oleh kacer mania Nusantara lewat paparan kualitasnya yang benar-benar di atas rata-rata, royal buka ekor dan tak malu memuntahkan cacian-cacian kasar dengan nada tinggi. Turun dikelas NGP Sangkar, Java In tak terbendung untuk sukses memuncaki podium.

Sultan debutan Kiswanto menjadi rival terberat dikelas kacer ini, dimana kucuran roll speed materi irama lagu, gaya tarung nagen ngipas ekor dan getar sayapnya begitu memikat perhatian. Tak heran ketika Sultan mengikuti ketiga sesi yang ada, namanya selalu eksis menduduki podium. Di sesi kacer Kartini Sultan mutlak tampil terbaik sebagai juara 1, demikian juga saat berlaga disesi kacer NGP Sangkar dan Pariwisata ia aktif finish di podium runner up seperti pada saat mengikuti gelaran akbar Sumber Raya Cup 2 Weleri-Kendal dua pekan lalu.

Ketatnya kompetisi dikelas lovebird juga tak kalah menarik untuk disimak, dimana jago-jago handal sekitaran juga bertaburan memenuhi gantangan untuk saling beradu kualitas. Diantaranya dimeriahkan oleh Iwil-Iwil amunisi H. Dono pimpinan Pandawa SF Semarang yang turun dua sesi dan selalu sukses menggondol kemenangan. Sesi pertama mengikuti kelas lovebird Kartini, Iwil-Iwil mengandalkan durasi panjang tembakan dan kerapatan jedanya berhasil unggul di podium juara 3 dan kembali tampil terbaik sebagai juara 1 disesi lovebird Jepara Bersatu.

Perjuangan yang cukup melelahkan dan menguras keringat diperebutan podium puncak juara umum juga kental terlihat di arena yang dimeriahkan oleh nama-nama besar kicaumania sekitar, namun ujian berat tersebut mampu dilewati dengan mulus oleh Perwira Muda SF Jepara komando Taufiq yang begitu tampil solid beserta crew dan sederet amunisi usungannya untuk konsisten mendulang pundi-pundi point kemenangan. Hasil maksimal pun diraih untuk sukses membawa pulang posisi prestige juara umum Single Fighter yang diantaranya dikibarkan oleh gaco murai batu debutannya bernama Santana.

Turun dikelas utama murai batu DPRD, Santana yang tampil aduhai memainkan gaya ngeplay happy sembari aktif memuntahkan roll irama lagu diselingi bongkaran variasi tembakan isian panjang-panjang seperti cililin, cungkok, greja tarung, lovebird, dan kenarian yang fasih diulang-ulang ini sukses membanggakan juragannya untuk mengoleksi podium runner up. “ Memang belum banyak jam terbangnya, tetapi melihat kualitas Santana kami yakin namanya bakal menjadi ancaman senior-seniornya kelak,” tandas sang mekanik.

Dan tim yang sukses mengarungi perhelatan sengit diperebutan podium juara umum Bird Club adalah Tregest BC Jepara yang juga telah bekerja ekstra keras untuk berjuang bersama koleksi amunisi-amunisi andalannya hingga raihan point menggunungnya tak mampu dikejar oleh rival lainnya. “ Tentunya tak lupa kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kolega yang sudah berkenan mensupport kemenangan Tregest BC, semoga selanjutnya tetap solid untuk kembali berjuang bersama mengukir prestasi di event-event lainnya,” ungkap punggawa Tregest BC Jepara.

Dipenghujung gelaran segenap jajaran panitia menyampaikan terimakasih kepada seluruh kicaumania, sponsorship, dan semua pihak-pihak terkait yang tidak dapat disebutkan satu persatu dari sekian banyaknya yang telah berperan aktif dalam kesuksesan lomba DPRD CUP JEPARA hari ini. “ Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam menyuguhkan gelaran dan menjamu panjenengan semua masih terdapat kekurangan ataupun kesalahan, sampai jumpa di event selanjutnya,” tutup Kang Niam didampingi Ulil Albab, jajaran panitia, dan tim juri yang bertugas. (kiky/tobil)



