Latpres Badar Jambi 22 Januari 2016

MediaBnR – Semakin maraknya pertumbuhan dunia kicau kota Jambi dan menjamurnya lapangan-lapangan baru yang menggelar latihan bersama dan lomba burung berkicau tidak menyurutkan semangat para kicaumania untuk berkompetisi di even Latpres Badar Jambi garapan Mr Dedek pada hari Jumat (22/1) di Lapangan Badar, Jalan Haji Badar, Pasir Putih, Kota Jambi. Membawa para jagoan-jagoan mereka untuk menunjukkan kehebatannya sekaligus sebagai ajang pemanasan menuju gelaran akbar 14 Februari mendatang yakni Road To Presiden Cup IV bersama BnR Jambi di Lapangan Non Permanen GOR Kota Baru Jambi.

Laga sengit dan menguras energi terjadi di kelas muray batu. Cakra milik Yanto bersaing maksimal dengan rival-rival yang mumpuni di kota Jambi, ya rival-rivalnya saat itu memang bukanlah burung-burung muray batu biasa. Cakra milik Yanto yang sudah lama malang-melintang di gantangan kota Jambi beraksi dengan tembakan dan isiannya. Jalak suren di lanjut dengan lovebird-an serta gereja tarung yang dahsyat membuat para juri tak melepas pandangan dari sang aktor. Sempat berjalan dengan alot karena rata-rata kualitas burung hampir sama akhirnya Cakra milik Yanto keluar sebagai juara 1 Muray Batu Bintang dan membuktikan kans-nya sebagai burung jawara muray batu.

Di sesi kedua peserta cukup ramai, 29 burung terbaik siap bersaing. Ronggeng milik Wawan Budi mampu bertahan dari gempuran isian muray batu Marques milik Ipung. Setelah mengeluarkan kemampuan maksimal akhirnya Ronggeng mampu tampil terbaik dan raih juara 1 disusul Marques burung handal milik ipung. Nagoya yang saat itu diposisi kelima mampu naik podium di kelas Muray Batu Umum, membuat bangga Ugie VH sebagai pemilik.

Laga menarik juga disajikan kelas kacer dari sesi pertama sampai dengan sesi ketiga. Tarzan, Leng-Leng, Betok dan Marques adalah beberapa burung handal yang beruntung di even ini. Tarzan milik Ocan berhasil menaklukkan lapangan Badar di kelas kacer. Ajang yang menarik cukup banyak peserta ini membuat jagoan Ocan harus bekerja ekstra karena lawan-lawan yang dihadapinya ternyata cukup tangguh. Tetapi aksi yang ciamik dari Tarzan inilah yang membuat juri terpukau hingga akhirnya jagoan Ocan didaulat raih double winner. Leng-Leng milik Mr Aleng mampu mendominasi di sesi kedua, disusul Betok milik Betok di posisi runner up dan posisi ketiga ada Marques milik Ipung yang setia di jalur jawara.


Berbeda dengan Wak Uban jagoan Pak Uban yang telah merasakan gempuran dahsyat dari jagoan-jagoan kicaumania lainnya di kelas love bird. Wak Uban kali ini harus merasakan sengitnya persaingan. Para pesaingnya merupakan burung lawas yang mempunyai rekor tersendiri di dunia perburungan. Tak pelak Wak Uban nyaris nyeri jika tak terhalang oleh Rose Blue milik Pak Andi di sesi kedua.

Suksesnya ajang kali ini tak lepas dari kerjasama panitia dan kicaumania yang menjaga ketertiban jalannya gelaran. Oleh karena itu menjelang penghujung gelaran, Mr Dedek selaku ketua panitia Badar mengucapkan terima kasih kepada kicaumania yang berpartisipasi dalam gelaran kali ini. Tidak lupa juga panitia mengajak para kicaumania untuk hadir dalam gelaran spesial garapan Theo Adhipati Jangkar yang akan dilaksanakan Minggu tanggal 24 Januari di Lapangan Adhipati Jangkar, Pasar Mama, Kota Jambi.[Rion Jambi]


